Yang Dimaksud Dengan Warna Primer Primary Color Adalah

Yang Dimaksud Dengan Warna Primer Primary Color Adalah

Saat mempelajari teori warna pasti akan berurusan sama lingkaran warna atau color wheel. Dan colour bike ini terbagi dalam tiga bagian yakni warna primer, sekunder dan tersier.

Dan tiga istilah di atas muncul dari fakta bahwa mayoritas warna berasal dari campuran tiga warna dasar yakni merah, biru dan kuning yang disebut warna primer.

Campuran dari dua warna primer akan menghasilkan warna lain, yang kelak disebut dengan warna sekunder.

Sementara, warna tersier didapatkan dengan mencampur antara satu warna primer dan juga satu warna sekunder dalam takaran yang sama.

Hanya saja, dalam hirarkinya, warna tidak saja terbagi dalam tiga kategori. Nah warna yang tidak masuk dari hirarki primer, sekunder dan tersier disebut warna netral.

Tapi, apa sih yang dimaksud dengan warna primer? Apa pengertian warna sekunder? Apa definisi warna tersier? Serta arti dari warna Netral?

Dan apa perbedaan dari empat warna diatas? Jika penasaran jawabannya apa, simak artikel dibawah ini sampai habis.

1. Apa itu Warna Primer?

Perbedaan Warna Primer, Sekunder, Tersier dan Netral Serta Contohnya
Gambar via designiscope.com

Primary colors
atau warna primer adalah jenis warna yang ketika dicampur akan menghasilkan atau membentuk warna lain.

Hanya saja, karena merupakan warna utama, warna primer tidak bisa dibuat dari warna lain, sekunder atau tersier misalnya.

Saat ini, ada tiga jenis warna yang dianggap sebagai warna primer yakni warna merah, hijau dan juga biru.

Dan warna tersebut, bagi beberapa orang, disebut sebagai warna yang strukturnya diatas yang lain.

Hal ini karena secara teoritis, warna primer adalah akar dari semua warna yang ada. Dan anda bisa menghasilkan ribuan jenis warna lain hanya dengan mencampur tiga warna tersebut.

Meski pada dasarnya tidak semudah itu. Karena ada beberapa varian warna yang tidak sesuai ekspektasi saat dicampurkan.

Contoh kecilnya saat anda mencampur
cadmium red
dan
biru ultramarine
malah yang muncul bukan warna violet atau ungu tapi justru agak kecoklatan.

Intinya, warna primer adalah warna pokok yang ketika dicampur akan menghasilkan warna lain, yang disebut warna sekunder dan tersier.

Karena itu, dalam beberapa kasus, ia disebut warna utama, sumber dari warna lain, warna pokok, warna induk dan istilah terkait lainnya.

ii. Apa itu Warna Sekunder?

Perbedaan Warna Primer, Sekunder, Tersier dan Netral Serta Contohnya
Gambar via designiscope.com

Secondary colors atau warna sekunder adalah warna yang dibuat dengan mencampur dua warna primer yang ada sehingga menghasilkan tiga warna lain yakni hijau, orange dan ungu.

Agar lebih mudah, anggap saja warna sekunder ini adalah anak-anak dari warna primer diatas. Mengapa demikian?

Karena saat anda mempelajari teori warna, maka warna sekunderlah yang secara umum dipelajari karena berasal dari warna utama diatas.

Misalnya, jika anda mencampur warna kuning + merah maka akan muncul warna orange, biru dan merah akan muncul warna ungu dan biru dan kuning akan muncul warna hijau.

Baca Juga:

  • Perbedaan Warna Monokromatik dan Polikromatik Serta Contohnya
  • Perbedaan Hue, Value dan Chroma Pada Warna Serta Contohnya
  • v+ Cara Menghapus Background Foto Online Gratis Dalam 5 Detik

Dalam roda warna, warna sekunder ini disebut warna kedua atau warna yang lahir saat menggabungkan warna pokok atau warna utama diatas.

Perlu diketahui juga, dalam praktiknya, warna sekunder tidak saja merujuk pada tiga jenis warna diatas melainkan pada semua warna dalam kategori tersebut.

Artinya, ini bergantung sama nilai campuran warna tersebut. Artinya, jika campur warna merah dan kuning pada level ane+1 maka akan muncul warna orange dalam skala 1.

Bagaimana jika levelnya dicampur dengan skala 1:2, iii:1 dan seterusnya? Tentu intensitasnya akan berbeda. Tapi, ia tetap disebut warna sekunder.

Artinya, warna sekunder ini ada banyak, yang bergantung penuh sama intensitas campuran dari warna primer tersebut. Kelak, jenis-jenis ini disebut sebagai jenis-jenis dari warna merah, kuning dan biru.

iii. Apa itu Warna tersier?

Perbedaan Warna Primer, Sekunder, Tersier dan Netral Serta Contohnya
Gambar via designiscope.com

Jika anda simak artikel diatas, maka anda akan muncul tiga warna primer dan tiga warna sekunder yang ketika dijumlahkan akan menjadi enam warna.

Dalam teori warna kan dikenal ada 12 warna, nah sisa dari 12 warna tersebut dikenal dengan nama warna sekunder dan netral.

Tapi apa sih
tertiary colors
atau warna tersier itu ? Warna tersier adalah pencampuran dari satu warna primer dan satu warna sekunder.

Misalnya, saat anda mencampur warna kuning dan oranye maka akan muncul warna kuning gabungan antara keduanya.

Dengan demikian, jika warna primer adalah warna pertama dan warna sekunder adalah warna kedua maka warna tersier merujuk pada warna ketiga.

Secara teknis, warna tersier adalah warna campuran dari posisi berbeda dalam color wheel ala Brewster dan bukannya yang berlebihan.

Contoh sederhana adalah saat anda mencampur warna merah dan hijau maka akan menghasilkan warna coklat, agak kemerahan.

Atau mungkin saat anda campur warna kuning dan ungu yang juga akan menghasilkan warna coklat, tapi agak kekuningan.

Warna coklat juga bisa didapatkan dengan mencampur warna biru dan oranye, tapi cokelat yang dihasilkannya terlihat sedikit kebiruan.

Dari sinilah bisa diketahui kalau warna tersier hanya merujuk pada tiga warna hasil pencampuran yang sudah disebutkan diatas cokelat kebiruan, coklat kemerahan dan cokelat kekuningan.

Oh iya, varian warna juga akan berbeda saat anda mencampur dalam intensitas yang berbeda. Jadi, prinsipnya sama seperti takaran untuk menghasilkan warna sekunder diatas.

4. Apa itu Warna Netral?

Perbedaan Warna Primer, Sekunder, Tersier dan Netral Serta Contohnya
Gambar via audreyalamode.com

Neutral colors
atau Warna netral lahir karena pandangan mata manusia terhadap warna itu sendiri, yang selalu subjektif.

Artinya, semua orang melihat warna dengan cara yang unik dan berbeda satu dengan lain sehingga membuat klasifikasi warna jadi lebih rumit.

Dan apabila anda berbicara soal warna netral, maka secara tidak langsung akan berbicara soal rona yang tidak memiliki warna.

Warna yang dianggap sebagai warna netral murni adalah hitam, coklat, abu-abu dan putih yang terlihat tidak ada noda.

Dalam ilmu desain, netral berarti tanpa warna, yang bisa digunakan untuk mencocokan atau mengkombinasikan dengan warna lain.

Secara teori, warna netral adalah warna yang dihasilkan dari campuran tiga warna primer diatas yakni biru, merah dan kuning dalam intensitas yang sama.

Artinya, jika anda mencampur dalam skala 1:i:1 maka akan menghasilkan warna lain. Dalam hal ini, akan muncul warna hitam.

Hanya saja, karena sifat subjektif dari warna tersebut dan kualitasnya, maka sulit untuk mendapatkan nilai hitam sebagaimana yang dikenal sekarang ini.

Contoh sederhana saat tiga warna di atas dicampur bukan hitam yang muncul melainkan cokelat. Jadi, agar bisa dapat warna yang sesuai, ada beberapa aspek yang diperhatikan.

Pertama, soal kualitas warna, kedua soal pigmen warna dan yang ketiga adalah campuran antara keduanya. Dan kasus ini umumnya berlaku untuk cat saja.

Artinya, tidak berlaku untuk warna dalam cahaya. Karena itu, warna primer atau utama sering dianggap sebagai warna cahaya, untuk merujuk pada tingkat kemurnian dari warna itu sendiri.

Dengan demikian, saat anda campur cat warna merah, kuning dan biru akan menghasilkan warna hitam tapi saat tiga cahaya yang berwarna merah, kuning dan biru dicampur justru akan menghasilkan warna putih.

Sisa dari varian warna tersebut seperti abu-abu atau krem, merupakan bagian dari intensitas campuran entah itu pigmen atau cahaya.

Perbedaan Warna Primer, Sekunder, Tersier dan Netral Serta Contohnya

Lantas, apa sih perbedaan warna primer, warna sekunder, warna tersier dan juga warna netral? Pasti penasaran, kan? Jika iya, simak tabel dibawah ini:

Perbedaan Warna Primer (Primary colors) Warna Sekunder (Secondary colors) Warna Tersier (Tertiary colors) Warna Netral (Neutral Colors)
Pengertian Warna primer adalah warna pokok yang bukan berasal dari pencampuran warna lain Warna sekunder adalah warna yang terbentuk saat mencampur dua warna primer diatas Warna tersier adalah jenis warna yang merupakan hasil pencampuran dari warna primer dan warna sekunder dalam intensitas i:1 Warna netral adalah campuran dari tiga warna primer
Campuran Bukan berasal dari campuran warna lain Berasal dari campuran dua warna primer Campuran dari dua warna yakni primer dan sekunder Berasal dari tiga campuran warna primer
Contoh warna Merah, biru dan kuning Merah + kuning = Jingga, biru + kuning = Hijau dan biru + merah = ungu Merah + hijau = coklat kemerahan, kuning + ungu = coklat kekuningan dan biru + orangish = coklat kebiruan Warna netral pigmen (merah + kuning + biru = Coklat), warna netral cahaya (Merah + kuning + biru = putih)

Sebenarnya, dari tabel diatas sudah diketahui dimana letak perbedaan tiap warna di atas mulai dari pengertian, campuran dan contoh warna.

Perbedaan paling mencolok berasal dari sumber warna itu sendiri. Misalnya, warna primer akan menghasilkan warna sekunder.

Sementara, perkawinan antara warna primer dan sekunder akan menghasilkan warna tersier. Kasus yang lebih rumit mungkin ditemui pada warna netral.

Hal ini karena sifat warna itu sendiri yang subjektif sehingga, saat anda mencampur tiga warna primer dalam skema RGB akan membentuk warna putih.

Dan bertolak belakang saat anda mencampur warna untuk cat, dimana yang muncul bukanlah putih melainkan warna hitam.

Bukan hitam pekat sih, tapi agak sedikit kecoklatan. Jadi, anggap saja asosiasi dari warna hitam karena dalam teorinya, tidak ada warna yang benar-benar dianggap sebagai warna hitam asli.

Penutup

Warna dapat membangitkan emosi, memicu respon tertentu atau mengkomunikasikan pesan secara subliminal.

Dan ini bisa diterapkan dalam desain atau mungkin saat memilih cat rumah yang sesuai. Dan dalam prakteknya, saat memilih warna, banyak desainer yang menggunakan roda warna.

Dalam roda warna ini ada beberapa jenis warna yang dilihat, yang bisa dikelompokan dalam tiga bagian sebagaimana yang sudah dijelaskan diatas.

Bagian lainnya adalah warna netral, yang merujuk pada pencampuran tiga jenis warna, dalam intensitas yang berbeda, hasil yang berbeda. Inilah yang kemudian menjadi dasar pendapat mengapa warna itu sangat subjektif.

Demikian artikel tentang perbedaan warna primer, warna sekunder, warna tersier dan warna netral. Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk anda. ***

Yang Dimaksud Dengan Warna Primer Primary Color Adalah

Source: https://bungkul.com/pengertian-warna-primer-sekunder-tersier-dan-netral/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *