Sebutkan 5 Komite Bidang Ekonomi Asean Dalam Struktur Organisasi Asean

Sebutkan 5 Komite Bidang Ekonomi Asean Dalam Struktur Organisasi Asean

Berdirinya Asean telah melatarbelakangi banyak kerjasama regional. Berbagai isu global, mulai dari ekonomi, sosial budaya, dan masalah keamanan seperti terorisme, separatisme, perampokan, serta kejahatan lintas negara menjadi polemik yang harus diselesaikan bersama. Nah, salah satu yang penting dalam kerjasama antar negara di Asia Tenggara tersebut adalah kerjasama ekonomi.

Dengan kerjasama ekonomi Association of southeast asian nations, diharapkan masalah terkait perekonomian dapat diselesaikan bersama sehingga antara negara dalam satu kawasan tersebut bisa berkembang bersama. Persoalan di bidang ekonomi masih menjadi fokus utama dalam kerjasama Asean. Pasalnya, bidang masalah ini terbilang komplikatif. Pengangguran yang tinggi, pendidikan rendah, produktivitas/tingkat produksi dan daya beli yang rendah menjadi beberapa diantaranya. Untuk lebih jelasnya inilah beberapa kerjasama ekonomi Asean.

Kerjasama Ekonomi Asean dan Contoh-contohnya

one. Kerja sama di sektor industri melalui Asean Industrial Cooperation (AICO)

Kerja sama di sektor industri melalui ASEAN Industrial Cooperation (AICO) (Foto: Shutterstock)
Kerja sama di sektor industri melalui Asean Industrial Cooperation (AICO) (Foto: Shutterstock)

Untuk sektor Industri, kerja sama dibangun melalui Asean Industrial Cooperation (AICO). Proyek industri ini meliputi beberapa sentra industri, seperti pupuk, tembaga, produksi vaksin dan abu soda. Kerja sama tersebut tersebar di beberapa kawasan seperti:

> Association of southeast asian nations Aceh Fertilizer Projection, yaitu pabrik pupuk yang terletak di Provinsi Daerah Istimewa Aceh, Republic of indonesia.

> ASEAN Urea Projection, pabrik pupuk di Malaysia.

> ASEAN Copper Fabrication Project, pabrik industri tembaga di Filipina.

> ASEAN Vaccine Projection, produsen vaksin di Singapura.

> Rock Salt Soda Ash Projection, produsen abu soda di Thailand.

Baca Juga: Mengenal Masyarakat Ekonomi Association of southeast asian nations (MEA), Harapan Baru Asia Tenggara.

ii. Kerja sama di sektor cadangan pangan

 Kerja sama di sektor cadangan pangan (Foto: Shutterstock)
 Kerja sama di sektor cadangan pangan (Foto: Shutterstock)

Di antara negara ASEAN lainnya, Thailand dan Vietnam memang dikenal sebagai lumbung padi Association of southeast asian nations. Komitmen kedua negara sebagai penyediaan cadangan pangan bagi negara-negara anggota ASEAN masih berlaku hingga kini.

Tidak hanya keduanya, beberapa negara seperti Indonesia, Malaysia, Filipina,Thailand, dan Singapura juga berperan sebagai penyedia cadangan pangan dalam keadaan darurat.

3. Kerja sama melalui kawasan perdagangan bebas, Asean Free Trade Expanse (AFTA)

Kerja sama melalui kawasan perdagangan bebas, ASEAN Free Trade Area (AFTA) (Foto: Shutterstock)
Kerja sama melalui kawasan perdagangan bebas, ASEAN Costless Trade Area (AFTA) (Foto: Shutterstock)

ASEAN Free Trade Surface area
(AFTA) atau Kawasan Perdagangan Bebas ASEAN merupakan salah satu bentuk kerja sama yang membantu para produsen di sektor produksi lokal mendapat fasilitas khusus.

Misalnya, tarif efektif bersama (mutual effective preferential tariff) yang hanya 5-10 persen per produk baik ekspor maupun impor. Kerja sama ini tentu bisa menghilangkan kendala perdagangan di antara sesama anggota negara-negara Association of southeast asian nations. Secara tidak langsung, AFTA juga membantu meningkatkan daya saing produk-produk lokal dari masing-masing negara di pasar ASEAN.

Sektor kerja sama ini tidak hanya berfokus pada produk komoditas saja, tapi juga jasa. Sektor jasa yang berlaku cukup variatif, seperti transportasi dan telekomunikasi, pariwisata, dan keuangan.

Baca Juga: Pengertian Kawasan Ekonomi Khusus dan Daftar Kawasan Ekonomi Khusus di Indonesia.

iv. Kerja sama di bidang ekonomi pariwisata

 Kerja sama di bidang ekonomi pariwisata (Foto: Shutterstock)
 Kerja sama di bidang ekonomi pariwisata (Foto: Shutterstock)

Bagi Republic of indonesia, kerja sama di sektor pariwisata mungkin menjadi fokus utama. Selain banyak menyerap tenaga kerja, pariwisata juga menjadi penopang ekonomi terbesar baik bagi Indonesia maupun beberapa negara Asean lainnya.

Kerja sama di sektor ini bisa memajukan budaya dari masing-masing negara, mengingat budaya merupakan daya tarik tersendiri bagi turis dan sektor pariwisata itu sendiri.

Rencana strategis di sektor ini sebenarnya sudah berjalan dan dimulai pada 2016-2025. Programme ini tidak hanya sebatas memperkenalkan saja, tapi juga memperdalam pola pikir serta menjembatani dialog antar budaya di antara masing-masing negara anggota.

Diharapkan, kerja sama ini bisa memfasilitasi diskusi antara pembuat kebijakan, profesional, praktisi, serta lembaga seni dan budaya sehingga bisa memajukan budaya sekaligus pariwisata itu sendiri.

Di luar sektor pariwisata, ajang pagelaran olahraga juga bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi para turis. Sektor kerja sama di bidang ini bisa dibilang sebagai salah satu program yang paling menarik perhatian.

Salah satunya yaitu melalui pergelaran Southeast Asian Games atau Bounding main Games yang menjadi perayaan olahraga dua tahun sekali bagi para negara anggota Asean.

5. Dibentuknya pusat promosi Asean

Dibentuknya pusat promosi ASEAN (Foto: Shutterstock)
Dibentuknya pusat promosi Association of southeast asian nations (Foto: Shutterstock)

Meskipun Asean sudah cukup dikenal oleh negara-negara luar, namun eksistensi dan pasar ASEAN tetap harus dipromosikan. Promosi ini bisa berkaitan dengan beberapa sektor strategis seperti perdagangan, pariwisata, dan investasi.

Saat itu, pembukaan pusat promosi ASEAN dilakukan di Jepang. Diharapkan, negara yang mempunyai pertumbuhan cepat hampir di berbagai sektor ini bisa membantu peningkatan kegiatan ekspor dari negara-negara Association of southeast asian nations ke negara tersebut. Di sisi lain, promosi ini juga bisa menjadi daya tarik untuk investor Jepang yang ingin berekspansi ke negara-negara ASEAN.

Baca Juga: Sistem Ekonomi Indonesia dan Masalah yang Dihadapinya.

Nah, itulah lima kerja sama Asean di bidang ekonomi dan beberapa contohnya. Kedepannya, pasti akan banyak plan dan kerja sama lainnya yang terjalin antar sesama anggota Asean.

Pasalnya, bidang ekonomi yang terus tumbuh dan berkembang pasti tidak hanya memunculkan isu-isu positif saja. Sejalan dengan itu, tantangan baru pastinya akan muncul beriringan. Tidak hanya dari sesama anggota saja, tantangan dari negara luar ASEAN pun pastinya akan muncul bersamaan dengan itu.

(Siti Kamilla)

Sebutkan 5 Komite Bidang Ekonomi Asean Dalam Struktur Organisasi Asean

Source: https://review.bukalapak.com/finance/kerja-sama-asean-di-bidang-ekonomi-112136

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *