Menyanyikan Lagu Dengan Cara Disambung Disebut

Menyanyikan Lagu Dengan Cara Disambung Disebut

Komptensi Dasar :

1.1
Menerima, menanggapi, dan menghargai keragaman dan keunikan karya seni musik sebagai bentuk rasa syukur terhadap anugerah Tuhan

2.1. Menunjukkan sikap menghargai , jujur, disiplin, melalui aktivitas berkesenian

ii.2. Menunjukkan sikap bertangungjawab, peduli, dan santun terhadap karya seni rupa dan pembuatnya

ii.three. Menunjukkan sikap percaya diri, motivasi internal, kepedulian terhadap lingkungan dalam berkarya seni

3.2. Memahami dasar bernyanyi dengan dua suara atau lebih secara berkelompok

4.2. Menyanyikan lagu dengan dua suara atau lebih dalam bentuk kelompok vokal

Indikator :

1.
Mengidentifikasi bentuk-bentuk vokal group

two.
Mendeskripsikan bentuk-bentuk vokal grouping

3.
Menampilkan lagu-lagu dalam bentuk vokal group

4.
Mengkomunikasikan penampilan vokal group secara lisan dan tulisan

RINGKASAN MATERI

A.
TEKNIK BERNYANYI

Bernyanyi adalah melantunkan suara dengan nix-zero yang beraturan baik diriingi dengan alat musik  maupun tidak. Seseorang yang menggunakan suara bernada dengan lagu yang diiringi musik maupun tidak diriingi musik disebut Penyanyi. Untuk menjadi penyanyi, diperlukan beberapa teknik dasar bernyanyi. Teknik bernyanyi memiliki peran yang penting karena akan menentukan kualitas suara dan penampilan. Adapun beberapa teknik dasar dalam bernyanyi adalah sebagai berikut :

1.
Intonasi

Intonasi adalah tinggi rendahnya suatu nada yang harus dijangkau dengan tepat. Teknik ini merupakan salah satu latihan dasar yang penting bagi seorang penyanyi karena ketepatan bunyi pada setiap nothing sangat menentukan dalam pembenahan nada. Tanpa pembenahan intonasi yang benar akan dapat menghasilkan suara sumbang atau  tidak merdu.

Cara melatih intonasi yang baik dapat dilakukan dengan berlatih kelenturan suara dengan menyanyikan nada-goose egg dengan teknik staccato dan legato. Staccato adalah  teknik bernyanyi dengan cara  patah- patah sedangkan legato menyanyikan lagu dengan cara disambung.

2.
Artikulasi

Artikulasi adalah cara pengucapan kata demi kata yang baik dan benar, agar pesan lagu dapat dimengerti dan dipahami oleh pendengar. Faktor- faktor yang perlu diperhatikan untuk mendapatkan artikulasi yang baik, antar lain sikap badan yang tegap, posisi mulut yang benar, latihan vokalisasi, pembentukan bunyi vocal, dan pembentukan bunyi konsonan.

iii.
Resonansi

Resonansi adalah suatu gejala bunyi yang dikembalikan dari suatu ruangan, semacam gema yang timbul karena adanya ruangan berdinding keras sehingga sanggup memantulkan suara. Tanpa ruangan resonansi, pita suara hanya menimbulkan bunyi yang lemah karena panjangnya hanya 1,5 – ii cm. Dengan adanya resonansi suara manusia menjasi keras, indah, dan gemilang.

four.
Pernapasan

Pernapasan adalah keluar masuknya udara melalui paru-paru . Udara yang digunakan saat bernyanyi lebih banyak dibandingkan persediaan pernapasan untuk sehari-hari. Oleh karena itu, diusahakan agar mengisi paru-paru sebanyak mungkin pada saat bernyanyi. Teknik pernapasan dalam bernyanyi  dikelompokkan menjadi 3  macam,  yaitu :

a.
Pernapasan Dada

Pernapasan dada dilakukan dengan cara mengisi udara dalam paru- paru bagian atas. Pernapasan ini sangat pendek dan tidak cocok digunakan dalam teknik bernyanyi. Bagian tubuh yang mengembang adalah dada sehingga biasa dipakai untuk menghasilkan nada-nada rendah. Dan kelemahan bagi seorang penyanyi akan kehabisan nafas.

b.
Pernapasan Perut

Dilakukan dengan cara membuat perut berongga besar sehingga udara luar dapat masuk. Pernaasan ini kurang efektif untuk bernyanyi karena udara dengan cepat dapat keluar sehingga paru-paru akan menjadi lemah cepat letih. Jenis pernapasan ini dapat menghasilkan suara sangat keras. Namun demikian pernapasan ini juga tidak baik digunakan dalam bernyanyi.

c.
Pernapasan Diafragma

Dilakukan pada saat diafragma menegang atau lurus, rongga dada dan rongga perut menjadi longgar dan book menjadi bertambah. Volume yang bertambah mengakibatkan berkurang sehingga udara dari luar dapat masuk ke paru- paru dan nafas yang dikeluakan dapat diatur secara sadar oleh diafagma dan otot-otot bagian kiri. Pernapasan ini paling cocok digunakan dalam bernyanyi karena dapat mengambil nafas sebanyak-banyaknya dan mengeluarkan secara perlahan-lahan dan teratur. Pernapasan ini memungkinkan dapat menghasilkan suara murni dengan nafas yang panjang.

v.
Pembawaan

Pembawan lagu adalah  isi dari sebuah lagu. Apakah lagu itu bersifat riang, sentimental, atau biasa- biasa saja sehingga lagu  tersebut tercapai ketika orang mendengarkan lagu tersebut.Pembawaan biasanya berhubungan dengan interprestasi suatu lagu . Interpretasi adalah cara seseorang pembawa lagu atau orang yang mendengarkan lagu, terimajinasi atau terhipnotis oleh allurement- bait lagu sehingga menimbulkan efek suka , sedih, atau gembira.

B.
BERNYANYI LEBIH DARI SATU SUARA

1.
Pengertian Bernyanyi Banyak Suara

Bernyanyi banyak suara adalah menyanyikan lagu secara bersama-sama lebih dari satu satu suara.  Adapula yang mengatakan bernyanyi banyak suara merupakan gabungan  dari beberapa suara yang digabung menjadi satu seperti vokal group. Vokal grouping adalah kumpulan beberapa penyanyi yang tergabung dan menyanyikan lagu dengan suara yang berbeda, antara lain sopran, alto,bass, tenor. Sopran dan alto merupakan jenis suara untuk wanita. Sedangkan bass dan tenor merupakan jenis suara pada laki-laki. Pada praktiknya menyanyi dengan vokal grup dapat dilakukan secara bergantian antar anggota vokal grup. Vokal group biasanya terdiri dari three sampai dengan 12 orang yang menyanyikan lebih dari satu suara. Kunci keberhasilan menyanyi dalam bentuk vokal group tidak hanya ditentukan oleh suara yang baik tetapi juga diperlukan rasa tanggung jawab, kerjasama, santun serta peduli terhadap anggota kelompok.

Paduan suara atau biasa disebut koor berasal dari kata suara yang terpadu yang terdiri dari paduan suara besar atau kecil. Dengan demikian paduan suara adalah bernyanyi secara serentak, terpadu dengan keselarasan volume yang baik dan terkontrol, mengikuti keselarasan harmoni.

ii.
Jenis-jenis Bernyanyi Banyak Suara

a.
Berdasarkan jumlah suara

berdasarkan jumlah suaranya bernyanyi banyak suara dibagi sebagai berikut :


Duet

: bernyanyi yang terdiri dari ii orang


Trio


: bernyanyi yang terdiri dari three orang


Kuartet
: bernyanyi yang terdiri dari four orang


Kuintet
: bernyanyi yang terdiri dari five orang


Sektet
: bernyanyi yang terdiri dari 6 orang


Septet

: bernyanyi yang terdiri dari vii orang


Oktet
: bernyanyi yang terdiri dari 8 orang


Paduan Suara
: bernyanyi lebih dari 12 orang

b.
Berdasarkan komposisi Lagu

Berdasarkan komposisi lagu bernyanyi banyak suara dibedakan menjadi 5 jenis, yaitu :

1)
Accapella adalah bentuk vokal grouping gaya kapel dan tanpa alat musik pengiring.

2)
Catechism adalah lagu yang dinyanyikan oleh oleh dua atau lebih kelompok penyanyi dinyanyikan dengan melodi saling kejar – mengejar.

3)
Nasyid berasal dari bahasa Arab ansyda yunsyidu yang artinya bersenandung.

4)
Vokal group biasanya terdiri dari 3 – 12 orang yang menyanyikan lebih dari satu suara. Kemudian ada paduan suara kecil yang anggotanya 12 – 28 orang dan paduan suara lebih dari eight orang.

5)
Paduan Suara adalah penyanjian music vokal yang terdiri dari beberapa suara yang memadukan berbagai warna menjadi satu kesatuan yang utuh dan dapat menampakkan jiwa lagu yang dibawakan . Adapun jenis- jenis paduan suara terdiri dari :

a)
Paduan Suara Unisono yaitu paduan suara dengan menggunakan satu suara.

b)
Paduan Suara Sejenis yaitu paduan suara yang menggunakan 2 suara manusia yang sejenis. Contoh : suara sejenis wanita, suara sejenis pria, suara sejenis anak- anak.

c)
Paduan Suara 3 sejenis S – S – A , yaitu paduan suara sejenis dengan menggunakan Suara Sopran i , Sopran 2, dan Alto.

d)
Paduan Suara iii suara campuran  S – A – B, yaitu paduan suara yang menggunakan iii suara campuran . Contoh : Sopran, Alto, dan Bas

e)
Paduan Suara three Sejenis  T – T – B, paduan suara 3 suara sejenis pria dengan suara Tenor 1, Tenor 2, dan Bas

f)
Paduan Suara 4 Suara Campuran  South – A – T – B , yaitu  paduan suara yang mengunakan suara campuran pria dan wanita. Contoh: Sopran, Alto, Tenor, dan Bas

Paduan suara biasanya dipimpin oleh seorang dirigen atau choirmaster. Untuk menjadi seorang  dirigen diperlukan beberapa sayarat . Syarat – syarat menjadi dirigen yang baik adalah :

1.
Memiliki sifat kepemimpinan

2.
Memilki ketahanan jasmani yang tangguh

3.
Sehat jasmani dan rohani

4.
Simpatik

5.
Menguasai cara latihan yang efektif

vi.
Memiliki daya imajinasi yang baik

seven.
Memiliki pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan bermain musik

C.
VOCAL GRUP DAN PADUAN SUARA

Paduan suara maupun vokal group selalu tidak lepas dari teknik vocal tentang bagaimana cara  bernyanyi dengan bagus, tidak asal keluar suara saja. Untuk itu teknik vocal merupakan poin penting agar dapat memproduksi suara yang baik dan benar, sehingga suara yang keluar terdengar jelas, indah, merdu, dan nyaring.

Meskipun vokal group dan paduan suara sama-sama dinyanyikan secara kelompok namun ada hal-hal yang berbeda dari dua jenis kelompok musik ini. Antara Vokal grouping dan paduan suara memiliki beberapa perbedaan yaitu:

Vokal Grouping :

ane.
Mempunyai jumlah anggota yang lebih sedikit dari Paduan Suara. Vokal group beranggotakan 3 sampai 12 orang dengan pemusik,

2.
Suara dibagi menjadi suara ane, 2 dan suara three sesuai dengan kecocokan suara masing-masing

three.
Tidak dipimpin oleh dirigen maupun pelatih.

four.
Aransemen lagu bebas.

5.
Biasanya alat music yang digunakan berupa akustik dan atau elektrik.

Paduan Suara :

1.
Mempunyai jumlah anggota yang lebih banyak dari Vocal Grup. Paduan suara beranggotakan bisa lebih dari 12 orang.

2.
Suara dibagi menjadi 3 atau 4 suara berdasarkan frekuensi suara penyanyi atau satu suara saja (unisono)

iii.
Paduan suara dipimpin oleh dirigen

4.
Ada yang tidak diiringi alat music seperti Acapella, namun ada juga yang menggunakan alat music pengiring,  misalnya dengan alat musik pianoforte

D.
BERLATIH BERNYANYI BANYAK SUARA

Berlatih kelenturan suara dapat dilakukan dengan cara menyanyikan nada-nothing dengan teknik staccato dan legato. Staccato adalah menyanyikan lagu dengan cara patah-patah. Legato adalah menyanyikan lagu dengan cara disambung. Adapun langkah-langkah berlatih kelenturan adalah sebagai berikut:


Tahap pertama, nada dinyanyikan dengan tempo lambat, lalu lebih cepat.


Tahap kedua, nix dinyanyikan dengan tempo bervariasi.


Tahap ketiga, menyanyikan interval yang bervariasi dimulai nada bawah ke nada tinggi dengan artikulasi na, ka, la, dan ra. Contohnya: na na ka ka la la ra ra


Tahap keempat, menyanyikan nix-cypher kromatis. Contoh: la la la la la la la la la la la la la


Tahap kelima, menyanyikan lagu yang sesuai tahap-tahap latihan.

Selain hal tersebut kita juga melatih teknik pernapasan, karena pernapasan yang baik mutlak diperlukan dalam bernyanyi. Pernapasan Diafragma adalah pernapasan yang paling cocok digunakan untuk menyanyi, karena udara yang digunakan akan mudah diatur pemakaiannya, mempunyai power dan stabilitas vokal yang baik.

1.
Berlatih Lagu Kanon

Lagu bentuk kanon dinyanyikan secara susul menyusul dan dapat dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama dimulai dengan baris pertama, sedangkan kelompok yang lain atau kelompok kedua memulai setelah kelompok pertama telah menyelesaikan baris pertama. Sehingga terjadi susul menyusul sampai selesai.

Contoh lagu bentuk kanon adalah sebagai berikut :

Bapak Yakob ( Lagu Are You lot Sleeping)


Bapak Yakob Bapak Yakob bangunlah,  bangunlah


Hari sudah siang, Hari sudah siang, bangunlah, bangunlah


Bapak Yakob Bapak Yakob bangunlah, bangunlah


Lonceng sudah bunyi Lonceng sudah bunyi


Ding Dong Ding…   Ding Dong Ding…

2.
Berlatih Vokal Group dan Paduan Suara

a.
Latihan Lagu Dua Suara

Latihan lagu dua suara dapat dilakukan dalam dua kelompok. Kelompok pertama menyanyikan melodi suara pertama dan kelompok kedua menyanyikan melodi suara kedua. Kelompok pertama adalah kelompok perempuan.dan kelompok kedua adalah laki laki. Suara kedua merupakan vocal harmoni, artinya ada melodi utama lalu ada suara lagi di  bawahnya yang berfungsi untuk mendampingi melodi utama yaitu suara dua.  Cara yang sederhana dan paling mudah untuk suara dua adalah dengan meniru suara satu dengan jarak nada terts/kwart dibawahnya

Nah, mari kita berlatih dengan lagu-lagu di bawah ini :

b.
Latihan Lagu Tiga Suara

Pengertian menyanyi lagu dengan tiga suara adalah menyanyi dengan tiga komposisi zip yang berbeda namun dipadukan menjadi satu sehinga menjadi indah. Penyanyi menyanyikan lagu dengan nada yang berbeda sesuai dengan suara mereka, yaitu menyanyikan suara satu , suara dua dan suara tiga. Pada latihan menyanyikan lagu dengan tiga suara tekniknya tidak jauh beda dengan latihan menyayikan lagu dua suara. Melodi suara pertama dinyanyikan oleh kelompok perempuan dengan suara tinggi(sopran), kelompok kedua oleh kelompok perempuan dengan suara rendah(alto), kelompok ketiga oleh laki-laki. Bila siswa perempuan sedikit, melodi suara satu dinyanyikan oleh kelompok perempuan, suara kedua oleh laki-laki dengan suara tinggi(tenor), kelompok tiga oleh laki-laki dengan suara rendah(bas). Contoh lagu-lagu  dengan iii suara sebagai berikut :

c.
Latihan Paduan Empat Suara

Latihan lagu dengan 4 suara dinyanyikan dalam empat kelompok. Biasanya dilakukan secara campuran antara perempuan dan laki-laki yang sudah dewasa yang terdiri dari kelompok pertama dinyanyikan oleh suara perempuan bersuara tinggi, kelompok dua dinyanyika oleh perempuan bersuara rendah, suara tiga dinyanyikan oleh laki-laki bersuara tinggi, dan suara empat dinyanyikan oleh laki-laki bersuara rendah. Contoh lagu yang dinyanyikan dengan suara 4 adalah sebagai berikut :

LEMBAR TUGAS SISWA

1.
Jelaskan pengertian dari istilah kata berikut ini :

a.
Intonasi
: …………………………………………………………………………………………………………………………………………….

b.
Artikulasi  :    …………………………………………………………………………………………………………………………………………….

c.
Resonansi  : …………………………………………………………………………………………………………………………………………….

d.
Pembawaan  : …………………………………………………………………………………………………………………………………………….

e.
Pernapasan diafragma  : …………………………………………………………………………………………………………………………………………….

Menyanyikan Lagu Dengan Cara Disambung Disebut

Source: https://www.guruspensaka.com/2021/01/menyanyi-dengan-lebih-satu-suara-bab-3.html

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.