Laporan Penelitian Kacang Hijau Terhadap Cahaya

Laporan Penelitian Kacang Hijau Terhadap Cahaya


LAPORAN PENELITIAN


“PENGARUH CAHAYA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN KECAMBAH KACANG HIJAU”






Disusun oleh :


1.


Anya Shafa Putrika
( 04 / XII MIPA 8 )


ii.


Dian Pratiwi Darmastuti
( 05 / XII MIPA 8 )


3.


Imam Fahrijal
( x / XII MIPA 8 )


4.


Wiryaningtyas Setya W.
( xix / XII MIPA 8 )


SMA N 1 KARANGANOM

TAHUN PELAJARAN

2018 / 2019


KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena atas rahmat, taufik, dan hidayah-Nya sehingga kami dapat menyelesaikan Makalah Biologi  mengenai “Pengaruh Cahaya terhadap Pertumbuhan dan Perkembangan Kecambah Kacang Hijau”.

Pada kesempatan kali ini, kami mengucapkan terima kasih kepada pihak yang telah meluangkan waktunya untuk membantu kami dalam menyelesaikan makalah ini :

  1. Ibu Sri Suwarni, Due south.Pd. selaku guru dalam mapel tersebut.
  2. Kedua orangtua yang selalu memberi motivasi baik moril maupun materiil.
  3. Teman-teman atas kerja samanya dalam penyusunan portofolio ini.

Kami menyadari bahwa dalam penyusunan makalah ini, tentu masih terdapat beberapa kesalahan dan masih jauh dari yang diharapkan. Maka dari itu, kami membutuhkan kritik dan saran yang bersifat membangun, agar kedepannya dapat mencapai kesempurnaan.

Akhir kata, semoga Makalah ini dapat digunakan dan dimanfaatkan bagi kita semua. Aamiin.

Karanganom, xxx Agustus  2018

Penulis


BAB I


PENDAHULUAN


ane.1 Latar Belakang Masalah

Salah satu ciri makhluk hidup adalah tumbuh dan berkembang. Pertumbuhan merupakan bertambahnya jumlah dan besarnya sel di seluruh bagian tubuh yang secara kuantitatif
dapat diukur atau suatu peningkatan dalam berat atau ukuran dari seluruh / sebagian dari organisme, sedangkan perkembangan merupakan bertambahnya fungsi alat tubuh yang dapat dicapai melalui tumbuh, kematangan dan belajar atau peningkatan kemahiran dalam penggunaan tubuh.

Pertumbuhan dan perkembangan merupakan proses yang saling berhubungan. Ada banyak faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan. Faktor-faktor tersebut dikelompokan menjadi 2, yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal
merupakan faktor yang meliputi faktor genetis (hereditas) dan faktor fisiologis, sedangkan faktor eksternal atau faktor lingkungan merupakan faktor yang berasal dari luar tubuh tumbuhan tersebut yaitu dari lingkungan atau ekosistem. Salah satu faktor eksternal yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan adalah cahaya matahari.

Cahaya matahari merupakan sumber kehidupan karena cahaya dapat memberikan kita banyak manfaat. Cahaya matahari sangat dibutuhkan oleh tumbuhan hijau karena cahayanya dapat menghambat pertumbuhan dan juga cahaya dapat menguraikan auksin (suatu hormone pada tumbuhan). Hal ini dapat kita lihat pada tumbuhan yang berada di tempat gelap akan lebih cepat tinggi dan daunnya tidak terlalu hijau dari pada tumbuhan di tempat terang. Pertumbuhan yang cepat di tempat gelap disebut etiolasi.

Cahaya yang dibutuhkan tumbuhan tidak selalu sama pada setiap tanaman. Ada jenis-jenis tumbuhan yang memerlukan cahaya penuh dan ada pula yang memerlukan remang-remang untuk pertumbuhannya. Banyak sekali teori yang menjelaskan tentang pengaruh cahaya terhadap pertumbuhan tumbuhan. Namun teori tersebut belum sepenuhnya dapat dipelajari jika kita belum mengetahui kebenarannya pada lingkungan kita. Selain itu, masing banyak siswa dan siswi yang belum dapat menjelaskan pengaruh cahaya terhadap pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan.

Untuk itu, kami mengadakan penelitian
untuk lebih mengetahui dan membuktikan kebenaran teori tersebut. Dengan berlandaskan teori tersebut, di dalam penelitian ini, kami akan mengamati pertumbuhan dan perkembangan biji kacang hijau.


one.2 Rumusan Masalah

Dari latar belakang masalah yang telah dijelaskan sebelumnya, dapat dirumuskan suatu masalah sebagai berikut:


·


Bagaimana pengaruh cahaya terhadap pertumbuhan kacang hijau?


ane.3 Tujuan Penelitian

Tujuan dari penelitian sebagai berikut:


·


Mengetahui adanya pengaruh cahaya terhadap pertumbuhan tanaman kacang hijau.


·


Mengetahui bagaimana pengaruh cahaya terhadap pertumbuhan tanaman kacang hijau.


i.four Manfaat Penelitian

Hasil dari penelitiaan ini diharapkan dapat memberikan informasi kepada masyarakat mengenai pengaruh cahaya terhadap pertumbuhan tanaman, terutama kacang hijau agar tanaman yang dihasilkan mendapatkan kualitas yang baik sehingga tanaman tersebut dapat memberikan keuntungan.


BAB 2


TINJAUAN PUSTAKA


2.i Review Literatur


A. Pertumbuhan

Pertumbuhan merupakan proses kenaikan volume sel yang bersifat Irreversibel (tidak kembali pada keadaan semula), terjadi karena adanya pertambahan dan pembelahan sel secara mitosis dan pembesaran sel karena adanya penambahan substansi. Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal (dari dalam) meliputi gen dan hormon, sedangkan faktor eksternal (dari luar) meliputi nutrisi, suhu, cahaya, kelembaban.

Pada proses pertumbuhan selau terjadi peningkatan volume dan bobot tubuh peningkatan jumlah sel dan protoplasma. Untuk mengukur pertumbuhan tanaman digunakan alat yang disebut busur tumbuh atau
auksanometer. Berbeda dengan pertumbuhan, perkembangan bukan merupakan besaran sehingga tidak dapat diukur. Perkembangan pada tumbuhan diawalai sejak terjadi fertilisasi. Calon tumbuhan akan berubah bentuk dari sebuah telur yang dibuahi menjadi zigot, embrio, dan akhirnya menjadi sebatang pohon yang kokoh atau rumput yang mudah digoyangkan oleh angina. Nama lain proses perkembangan adalah morfogenesis.

B. Perkecambahan

Perkecambahan adalah proses pertumbuhan embrio dan komponen-komponen biji yang memiliki kemampuan untuk tumbuh secara normal menjadi tumbuhan baru. Komponen biji tersebut adalah bagian kecambah yang terdapat didalam biji, misalnya radikula dan plumula.

B.1 Tahapan Perkecambahan

Perkembangan biji berhubungan dengan aspek kimiawi. Proses tersebut meliputi beberapa tahapan, antara lain imbibisi, sekresi hormon dan enzim, hidrolisis cadangan makanan, pengiriman bahan makanan terlarut dan hormon ke daerah titik tumbuh atau daerah lainnya, serta asimilasi (fotosintetis).


Proses penyerapan cairan pada biji (imbibisi) terjadi melalui mikropil. Air yang masuk kedalam kotiledon membengkak. Pembengkakan tersebut pada akhirnya menyebabkan pecahnya testa.

Awal perkembangan disahului aktifnya enzim hidrolase (protease, lipase, dan karbohidrase) dan hormone pada kotiledon atau endosperma oleh adanya air. Enzim protease segera bekerja mengubah molekul protein menjadi asam amino. Asam amino digunakan untuk membuat molekul protein baru bagi membrane sel dan sitoplasma. Timbunan pati di uraikan menjadi maltosa kemudian menjadi glukosa. Sebagian glukosa akan diubah menjadi selulosa, yaitu bahan untuk membuat dinding sel bagi sel – sel yang baru. Bahan makanan terlarut berupa maltosa dan asam amino akan berdifusi ke embrio.

Semua proses tersebut memerlukan energi. Biji memperoleh energi melalui pemecahan glukosa saat proses respirasi. Pemecahan glukosa yang berasal dari timbunan pati menyebabkan biji kehilangan bobotnya. Setelah beberapa hari, plumula tumbuh di atas permukaan tanah. Daun pertama membuka dan mulai melakukan fotosintesis.

B.2 Macam perkecambahan


·


Perkecambahan Epigeal

Perkecambahan epigeal adalah apabila terjadi pembentangan ruas batang di bawah daun lembaga atau hipokotil sehingga mengakibatkan daun lembaga dan kotiledon terangkat keatas tanah, misalnya pada kacang hijau. Perkecambahan ini umumnya terjadi pada biji tanaman Dicotyledoneae (kecuali kacang kapri), contoh: kacang hijau, kacang kedelai, kapas.


·


Perkecambahan Hipogeal

Perkecambahan hipogeal adalah apabila terjadi pembentangan ruas batang teratas (epikotil) sehinga daun lembaga ikut tertarik keatas tanah, tetapi kotiledon tetap di dalam tanah. Umumnya terjadi pada biji monocotyleddoneae, contoh: Jagung, padi. dan Dicotyledoneae yaitu hanya kacang kapri.

C. Cahaya Matahari

Cahaya matahari merupakan sinar/cahaya yang berasal dari matahari, yang digunakan oleh tanaman hijau untuk fotosintesis dan membuat makanan. Tanpa cahaya matahari, tidak akan ada kehidupan di bumi. Sinar matahari bisa berakibat baik maupun buruk kepada organisme. Misalnya, suatu tanaman memerlukan cahaya matahari untuk tumbuh hijau. Dengan air tanpa cahaya matahari, tanaman akan tumbuh tinggi dengan cepat, namun akan terlihat kuning dan kekurangan air meskipun daunnya terasa amat basah.

Pertumbuhan dan perkembangan dipengaruhi oleh beberapa faktor eksternal dan internal, salah satu faktor eksternal adalah cahaya. Tumbuhan memerlukan cahaya. Banyaknya cahaya yang diperlukan tidak selalu sama pada setiap tumbuhan. Umumnya,
cahaya menghambat pertumbuhan meninggi karena cahaya dapat menguraikan auksin (suatu hormone pertumbuhan). Pertumbuhan yang cepat di tempat gelap disebut etiolasi.

D. Klasifikasi Tanaman Kacang Hijau



Kingdom
: Plantae atau tumbuhan



Sub Kingdom
: Tracheobionta atau tumbuhan berpembuluh



Divisi
: Spermatophyta atau tumbuhan berbiji



Sub Divisi
: Magnoliophyta atau tumbuhan berbunga



Kelas
: Magnoliopsida atau tumbuhan berkeping dua



Sub Kelas
: Rosidae



Ordo
: Fabales



Famili

: Fabaceae atau suku polong-polongan



Genus
: Phaseolus



Spesies
:
Phaseolus radiatus L


2.two Hipotesis


·


Intensitas cahaya berpengaruh terhadap cepat atau lambatnya pertumbuhan yang dialami oleh tanaman kacang hijau.


BAB 3


METODE PENELITIAN


3.1 Metode Penelitian

Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen. Metode eksperimen adalah metode yang dilakukan dengan mengadakan manipulasi terhadap objek penelitian serta adanya kontrol (Nazir,2003).


iii.2 Populasi dan Sampel







Populasi
: Biji kacang hijau

Sampel
: 15 biji kacang hijau





5 biji pada tempat tertutup,





5 biji pada tempat sedikit cahaya,





5 biji pada tempat terbuka


3.3 Variabel Penelitian


·


Variabel Bebas

: Cahaya Matahari


·


Variabel Terikat

: Kacang hijau


·


Variabel Kontrol

: Kapas, Air, dan Suhu


3.4 Perencanaan Penelitian



three.4.1 Tempat dan Waktu Penelitian


·


Tempat Penelitian

: Karangwetan, Gergunung, Klaten Utara, Klaten


·


Waktu Penelitian


: Minggu, 12 Agustus 2018 – Selasa, 21 Agustus 2018

3.4.ii Alat dan Bahan





Gelas plastik (3 buah)





Biji kacang hijau

3.iv.3 Cara Kerja


1.


Menyiapkan 3 buah gelas air mineral bekas sebagai tempat untuk menanam biji kacang hijau.


ii.


Memasukkan kapas yang sudah dibasahi terlebih dahulu ke dalam masing-masing gelas sebagai media tanamnya.


3.


Memasukkan masing-masing five biji kacang hijau ke setiap gelas yang tersedia.


4.


Memberi label pada masing-masing gelas tersebut dengan label “Gelap” , “Redup”, dan “Terang”.


5.


Meletakkan gelas yang sudah diisi dengan kacang hijau tersebut pada lingkungan yang berbeda, yaitu gelas dengan label “Terang” ditempatkan pada tempat yang terkena sinar matahari penuh, gelas dengan label “Redup” ditempatkan pada kardus yang sudah dilubangi, sedangkan gelas dengan characterization “Gelap” ditempatkan pada kardus yang tidak dilubangi.


6.


Mengukur panjang pertumbuhan masing-masing tanaman saat tubuh tanaman tersebut mulai tumbuh di atas permukaan kapas. Pengukuran panjang pertumbuhan tanaman dilakukan selama 7 kali.


BAB IV


HASIL DAN PEMBAHASAN


four.one Hasil Penelitian


TEMPAT


TANAMAN KE-


TINGGI (cm) /



HARI


1


ii


iii


iv


five


6


7


“TERANG”


1

0,8

ane,9

3

v,5

6,7

8

10,3


2

0,7

one,3

two,7

three,ane

6

seven,6

9


iii

0,5

1

2,2

3

iv,5

6,three

8


four

0,75

i,four

1,nine

2,five

4

half-dozen,ane

viii,5


5

0,6

1,6

2

2,7

three,9

seven,4

8,7


RATA-RATA


0,67


one,44


two,36


iii,36


5,02


7,08


8,9


KARDUS BERLUBANG / “REDUP”


one

0,7

i,9

3,i

seven

10,8

14

17,two


ii

0,v

1,5

ii,7

5,7

7

x

13,2


3

0,4

one,one

3

half dozen,four

9,ii

11,2

fourteen,4


iv

0,55

1

2,three

v,iii

eight,i

10,7

13,v


5

0,6

1,v

2

4,v

seven,7

12

xv


RATA-RATA


0,55


1,4


2,62


5,78


8,56


11,58


14,66


KARDUS TERTUTUP / “GELAP”


1

1

two,one

3,5

7,3

xi

14,iv

xviii


2

0,nine

1,8

2,5

5

9,4

12,viii

16,5


3

0,75

one,3

3

6,ii

8,viii

xi,ii

14


4

0,5

1

1,9

4,two

7

11

15,ii


5

0,viii

1,2

2

three,8

6,8

x,2

13,8


RATA-RATA


0,79


1,48


2,58


five,3


8,6


eleven,92


xv,5







iv.2 Pembahasan





Tanaman di tempat terbuka ( terang ) awalnya tumbuh normal, sama dengan lainnya, tapi lama kelamaan saat yang lain bertambah tinggi dengan cepat, tanaman tersebut mulai mengalami pertumbuhan dengan lambat dan memiliki daun hijau namun menggulung.

Tanaman di kardus berlubang / terkena cahaya sedikit ( redup ) tumbuh normal, berdaun hijau segar.



Tanaman di kardus tertutup rapat ( gelap ) tumbuh normal seperti tanaman di kardus berlubang, namun memiliki daun berwarna kuning dan sedikit menggulung.


BAB V


PENUTUP


v.1 Kesimpulan

Pada penelitian yang telah kami lakukan, dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut:





Hipotesis kami yang menyatakan bahwa ada pengaruh cahaya terhadap pertumbuhan yang dialami tanaman kacang hijau adalah benar.





Hipotesis kami yang menyatakan bahwa intensitas cahaya berpengaruh terhadap cepat atau lambatnya pertumbuhan yang dialami oleh tanaman kacang hijau adalah benar. Hal itu terlihat dari kacang hijau yang ditanam di tempat gelap / kardus mempunyai pertumbuhan yang lebih cepat dibandingkan dengan tanaman kacang hijau yang ditempatkan pada tempat yang terang dan kardus berlubang. Hal ini disebabkan karena hormon auksin sangat cepat berkembang di tempat gelap, begitu pula sebaliknya, hormon auksin lambat berkembangdi tempat yang terkena cahaya.


5.2 Saran













Dalam melakukan suatu percobaan, lebih baik melakukan percobaan di
tempat yang sekiranya tidak ada sesuatu yang mengganggu seperti hama tanaman, hewan, sehingga percobaan akan aman dan berhasil.





Dalam mengukur tinggi kecambah, harus dilakukan secara teliti.





Dalam melakukan percobaan, hendaknya memperhatikan kualitas kacang hijau yang akan ditanam dan memperhatikan kondisi lingkungan yang sesuai dengan apa yang ingin diteliti sehingga hasil percobaan itu baik dan valid.


DAFTAR PUSTAKA

Irnaningtyas.2013.Buku Paket Biologi SMA.Jakarta:Erlangga


LAMPIRAN

















































Laporan Penelitian Kacang Hijau Terhadap Cahaya

Source: https://nyanyadaily.blogspot.com/2019/09/laporan-penelitian-pengaruh-cahaya.html

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *