Katrol Yang Memiliki Keuntungan Mekanis Sama Dengan 1 Adalah

Katrol Yang Memiliki Keuntungan Mekanis Sama Dengan 1 Adalah

Berikut contoh contoh soal dan pembahasan
Pesawat Sederhana Rumus Menghitung Keuntungan Mekanik MK, Gaya Kuasa Pengungkit Tuas, Bidang Miring, Katrol
sebagai Latihan. Soal merupakan modifikasi dari bentuk soal soal ujian agar lebih mudah dipahami dan tentu mudah untuk dihafalkan.

1). Contoh Soal Pembahasan: Menghitung Gaya Usaha Keuntungan Mekanik Katrol Tetap,

Seseorang mengangkat balok logam yang beratnya 400 North setinggi 5 m. Berapa besar gaya yang diperlukan untuk mengangkat balok logam dan usaha yang dilakukan orang tersebut…

Contoh Soal Pembahasan: Menghitung Gaya Usaha Keuntungan Mekanik Katrol Tetap,
Menghitung Gaya  Keuntungan Mekanik Katrol Tetap,

Diketahui:

W = 400 N

s = h = 5 m

Menentukan Keuntungan Mekanik Katrol Tetap,

Pada katrol tetap seperti pada gambar di atas tampak bahwa beban Due west didistribusikan pada satu tali katrol. Beban balok logam W akan diterima oleh satu tali katrol, sehingga gaya F akan sama dengan W.

Atau kalau ditulis dalam persamaan menjadi seperti berikut…

W = F

Keuntungan mekanik katrol tetap dapat dirumuskan dengan menggunakan persamaan berikut…

KM = Westward/F

KM = F/F

KM = 1

Menentukan Gaya Diperlukan Untuk Mengangkat Balok Logam Oleh Katrol Tetap,

Besarnya gaya angkat yang diperlukan pada katrol tetap dapat dinyatakan dengan rumus berikut..

KM = W/F

F = W/KM

F = 400/1

F = 400 Due north

Jadi, besar gaya yang diperlukan untuk dapat mengankat beban balok logam adalah 400 N.

Menghitung Usaha Mengangkat Beban Balok Dengan Katrol Tetap.

Besar usaha yang dilakukan pada balok logam dapat dihitung dengan menggunakan rumus berikut…

U = F . southward

U = 400 x five

U = ii.000 Joule

ii). Contoh Soal Pembahasan: Menghitung Gaya Kuasa Keuntungan Mekanik Sistem Dua Katrol,

Sebuah sistem pesawat sederhana yang tersusun dari dua buah katrol. Katrol ini digunakan oleh para tukang bangunan untuk menaikkan bahan yang akan digunakan di lantai atas.

2). Contoh Soal Pembahasan: Menghitung Gaya Kuasa Keuntungan Mekanik Sistem Dua Katrol,
Menghitung Gaya Kuasa Keuntungan Mekanik Sistem Dua Katrol,

Jika beban bahan yang diangkat beratnya 400 N, tentukanlah keuntungan mekanik yang diperoleh dan gaya kuasa yang diperlukan

Diketahui:

W = 400 N

Rumus Menentukan Keuntungan Mekanik KM Pesawat Sederhana Sistem Dua Katrol,

Dengan menggunakan dua katrol seperti pada gambar di atas, maka tampak bahwa beban W didistribusikan pada dua tali katrol.

Beban bahan West akan diterima oleh dua tali katrol. Masing masing tali menerima gaya sebesar F. Sehingga full gaya yang akan mengangkat beban West adalah 2F.

Atau dapat dinyatakan dengan persamaan seperti berikut

W = 2F

Dengan demikian dapat ditentukan nilai keuntungan mekanik seperti berikut…

KM = West/F

KM = 2F/F

KM = 2

Menentukan Gaya Kuasa Yang Diperlukan Untuk Mengangkat Bahan Dengan Sistem Dua Katrol,

Gaya yang diperlukan untuk dapat menarik beban W pada system dua katrol dapat dihitung dengan menggunakan persamaan berikut…

KM = W/F

F = W/KM

F = 400/ii

F = 200 Due north

Jadi, gaya yang diperlukan untuk dapat menarik beban adalah 200 N

3). Contoh Soal Pembahasan: Menentukan Berat Beban Yang Dapat Diangkat Dengan Gaya Katrol Bebas,

Seorang anak mengangkat batu bata dengan menggunakan katrol bergerak. Jika gaya yang digunakan sebesar 200 Northward, berapa berat beban batu bata yang dapat diangkat?

3). Contoh Soal Pembahasan: Menentukan Berat Beban Yang Dapat Diangkat Dengan Gaya Katrol Bebas,
Menentukan Berat Beban Yang Diangkat Dengan Gaya Katrol Bebas,

Diketahui:

F = 200 N

Menentukan Keuntungan Mekanik Katrol Bergerak,

Pada katrol bergerak, beban W akan ditahan oleh dua tali katrol seperti ditunjukkan pada gambar di atas, tali one dan tali ii masing masing meneirma gaya sebesar F, sehingga total gaya yang menarik beban W adalah 2F.

Dengan demikian dapat dituliskan persamaan seperti berikut…

West = 2F

Keuntungan mekanik katrol bergerak dapat dirumuskan seperti berikut

KM = W/F

KM = 2F/F

KM = 2

Menentukan Berat Beban Yang Dapat Diangkat Katrol Bergerak,

Besar beban batu bata yang dapat diangkat dengan katrol bergerak dihitung dengan menggunakan rumus berikut…

KM = W/F

W = KM. F

West = 2 x 200

Due west = 400 N

Jadi, berat beban batu bata yang dapat diangkat oleh katrol bergerak adalah 400 N

4). Contoh Soal Pembahasan: Rumus Menghitung Gaya Tarik F Pada Sistem 3 Katrol,

System tiga katrol yang digunakan untuk menarik beban ditunjukkan pada gambar berikut…

4). Contoh Soal Pembahasan: Rumus Menghitung Gaya Tarik F Pada Sistem 3 Katrol,
Rumus Menghitung Gaya Tarik F Pada Sistem three Katrol,

Tentukan besar gaya F yang diperlukan untuk menarik baban sebesar 450 N..

Diketahui

W = 450 N

Cara Menentukan Keuntungan Mekanik Sistem Tiga iii Katrol,

Beban West pada system tiga katrol akan didristribusikan terhadap tiga tali katrol seperti yang tampak pada gambar di atas. Setiap tali akan menerima gaya sebesar F, sehingga full ada 3F yang nilainya sama dengan beban Due west.

Dengan demikian

Due west = 3F

Keuntungan mekanik pada system tiga katrol dapat dirumuskan seperti berikut

KM = W/F

KM = 3F/F

KM = iii

Rumus Menghitung Gaya Tarik Yang Diperlukan Pada Sistem 3 Katrol,

Besar gaya tarik yang diperlukan pada organization katrol dapat ditentukan dengan rumus berikut…

KM = Due west/F

F = West/KM

F = 450/iii

F = 150 Northward

Jadi Gaya Tarik yang dibutuhkan adalah 150 N

5). Contoh Soal Pembahasan: Rumus Menentukan Keuntungan Mekanik Gaya Kuasa Sebuah Takal iv Katrol,

Sebuah takal (sistem katrol) digunakan untuk mengangkat beban West berupa batu seberat 800 N. Jika takal itu tersusun dari iv katrol, berapakah keuntungan mekanik takal; gaya tarik yang diperlukan untuk mengangkat batu

5). Contoh Soal Pembahasan: Rumus Menentukan Keuntungan Mekanik Gaya Kuasa Sebuah Takal 4 Katrol,
Menentukan Keuntungan Mekanik Gaya Kuasa Sebuah Takal 4 Katrol,

Diketahui

W = 800 N

Rumus Cara Menentukan Keuntungan Mekanik Takal 4 Katrol,

Beban W akan ditahan oleh empat tali katrol seperti ditunjukkan pada gambar di atas. Masing masing tali menerima gaya sebesar F sehingga full gaya yang menahan beban W adalah 4F.

Atau kalau disederhanakan menjadi seperti berikut…

West = 4F

Rumus Keuntungan Mekanik Untuk Takal 4 Katrol,

Keuntungan mekanik takal four katrol dapat dirumuskan dengan persamaan berikut…

KM = W/F

KM = 4F/F

KM = iv

Rumus Cara Menghitung Gaya Tarik Takal Empat 4 Katrol,

Besarnya gaya yang diperlukan untuk menarik baban Due west pada system empat katrol dapat dinyatakan dengan rumus berikut…

KM = W/F

F = W/KM

F = 800/iv

F = 200 North

half dozen). Contoh Soal Pembahasan: Menghitung Jarak TitiK Tumpu Ke Titik Kuasa Keseimbangan Pengungkit Tuas,

Perhatikan papan tuas yang membentuk arrangement kerja pesawat sederhana pada gambar berikut…

6). Contoh Soal Pembahasan: Menghitung Jarak TitiK Tumpu Ke Titik Kuasa Keseimbangan Pengungkit Tuas,
Menghitung Jarak TitiK Tumpu Ke Titik Kuasa Keseimbangan Pengungkit Tuas,

Jika Panjang AB = 30 cm, maka Panjang BC agar papan tuas dalam kesetimbangan adalah..

Diketahui

W = 300 N

Lb
= AB

Lb
= thirty cm = 0,30 m

F = 100 N

Lk
= BC

Menentukan Panjang Tuas Jarak Titik Tumpu Titil Kuasa,

Jarak antara titik tumpu dan titik kuasa atau Panjang tuas BC agar setimbang dapat dihitung dengan menggunakan rumus seperti berikut..

W.Lb
= F. Lthousand

50chiliad
= (W.Lb)/F

Lm
= (300 x 30)/100

Lk
= 90 cm.

Jadi, jarak antara titik tumpu ke titik kuasa adalah 90 cm = 0,90 meter.

Rumus Menentukan Keuntungan Mekanik Tuas Pengungkit

Besar keuntungan mekanis yang ketika menggunakan pengungkit tuas dapat dinyatakan dengan rumus berikut;

KM = Westward/F

KM = 300/100

KM = 3

7). Contoh Soal Pembahasan: Rumus Cara Menghitung Beban Pada Tuas Agar Seimbang,

Perhatikan tuas yang menunjukkan organization pesawat sederhana berikut…

7). Contoh Soal Pembahasan: Rumus Cara Menghitung Beban Pada Tuas Agar Seimbang,
Rumus Cara Menghitung Beban Pada Tuas Agar Seimbang,

Agar tuas dalam keadaan seimbang, berapa  massa beban Due west jika dalam system tersebut percepatan gravitasi adalah 10 k/s2

Diketahui:

F = 100 N

Lk
= 3 m

Lb
= two m

g = 10 m/due southii

Rumus Menghitung Berat Beban Pada Tuas Seimbang,

Berat beban yang diangkat pada tuas agar keadaan menjadi seimbang dapat dihitung dengan rumus seperti berikut…

W.Lb
= F.50chiliad

Westward = (F. 501000)/ Lb

Westward = (100 ten 3)/ii

Westward = 150 N

Rumus Menghitung Massa Beban Pada Tuas Seimbang,

Massa beban dapat dihitung dengan rumus berikut…

West = m . g

m = W/g

k = 150/ten

m = 15 kg

Jadi, Massa beban W dapat diangkat adalah 15 kg,

8). Contoh Soal Pembahasan: Menghitung Panjang Tongkat Tuas Untuk Pikul,

Seseorang memikul dua benda, masing-masing beratnya 200 N dan 300 Due north. Kedua benda tersebut dipikul dengan sebuah tongkat. Benda yang beratnya 200 Northward terletak pada jarak 150 cm dari titik tumpu pada salah satu ujung tongkat.

Berapa panjang tongkat minimal yang diperlukan agar kedua benda yang dipikul tersebut dalam keadaan setimbang.

Diketahui:

Wane
= 100 North

W2
= 150 N

L1
= 75 cm = 0,75 thousand

Menentukan Panjang Tongkat Tuas Agar Keadaan Setimbang,

Agar Panjang tongkat atau tuas setimbang, maka harus dicari dahulu Panjang lengan yang satunya yang digunakan untuk beban kedua Wtwo
yaitu L2
dengan rumus berikut…

Westane
501
= West2
Fifty2

502
= (Due west1. L1
)/Due west2

L2
= (100 10 0,75)/150

Ltwo
= 0,5 1000

Dengan demikian Panjang tongkat adalah…

Fifty = L1
+ Fifty2

50 = 0,75 + 0,5 = ane,25

Jadi Panjang tongkat minimal adalah one,25 meter.

9). Contoh Soal Pembahasan: Menghitung Panjang Tuas Lengan Kuasa Jarak Titik Tumpu Ke Titik Kuasa Keadaan Seimbang,

Perhatikan system pesawat sederhana berikut…

9). Contoh Soal Pembahasan: Menghitung Panjang Tuas Lengan Kuasa Jarak Titik Tumpu Ke Titik Kuasa Keadaan Seimbang,
Menghitung Panjang Tuas Lengan Kuasa Jarak Titik Tumpu Ke Titik Kuasa Keadaan Seimbang,

Jika Beban W yang akan diangkat adalah 250 N dan gaya angkatnya F adalah 100 N, hitung Panjang tuas antara titik tumpu dan titik kuasa agar arrangement menjadi seimbang.

Diketahui

Westward = 250 N

Lb
= 4 m

F = 100 Due north

50one thousand
= jarark titik tumpu ke titik kuasa

Rumus Cara Menghitung Jarak Titik Tumpu Dan Titik Kuasa Atau Lengan Kuasa Tuas Seimbang,

Jarak titik tumpu ke titik kuasa atau Panjang lengan kuasa dapat ditentukan dengan menggunakan rumus persamaan berikut…

Due west.50b
= F.Lgrand

Lyard
= (W.50b)/F

50k
= (250 x 4)/100

Lgrand
= 10 m

Jadi Jarak titik tumpu ke titik kuasa adalah ten meter.

10). Contoh Soal Pembahasan: Menghitung Gaya Untuk Menarik Balok Pada Bidang Miring,

Sebuah balok dengan berat 200 Due north diletakan pada bidang miring licin seperti pada gambar.

10). Contoh Soal Pembahasan: Menghitung Gaya Untuk Menarik Balok Pada Bidang Miring,
Menghitung Gaya Untuk Menarik Balok Pada Bidang Miring,

Hitung berapa gaya yang diperlukan untuk menarik balik tersebutdari titik A ke titik B tersebut.

Diketahui:

Due west = 200 Due north

s = 10 m

h = vi grand

Menghitung Gaya Untuk Tarik Balok Pada Bidang Miring,

Besarnya gaya yang dibutuhkan untuk menarik balik pada bidang miring dapat dinyatakan dengan menggunakan rumus berikut..

F = (West.h)/s

F = (200×6)/10

F = 120 Northward

11). Contoh Soal Pembahasan: Gaya Untuk Mendorong Kotak Ke Atas Truk

Seorang sopir akan mendorong kotak seberat 600 N ke atas truk dengan menggunakan papan bidang miring seperti ditunjukkan pada gambar berikut…

11). Contoh Soal Pembahasan: Gaya Untuk Mendorong Kotak Ke Atas Truk
Gaya Untuk Mendorong Kotak Ke Atas Truk

Jika tinggi truk adalah 1,five meter, hitung gaya yang diperlukan sopir untuk mendorong kotak tersebut…

Diketahui

W = 600 Northward

h = 1,v m

due south = half dozen one thousand

Rumus Cara Menghitung Gaya Dorong Pada Bidang Miring Ke Truk,

Besarnya gaya dorong yang dibutuhkan oleh sopir untuk memindahkan kotak ke atas truk dapat dihitung dengan rumus berikut…

F = (Westward.h)/s

F = (600 x 1,v)/six

F = 150 N

Jadi, besar gaya dorong yang dibutuhkan adalah 150 N

Rumus Menentukan Keuntungan Mekanik Bidang Miring,

Keuntungan mekanik yang diperoleh jika menggunakan bidang miring dapat ditentukan dengan rumus berikut:

KM = s/h

KM = vi/i,5

KM = four

Jadi keuntungan mekanik pada bidang miring adalah 4.

12). Contoh Soal Pembahasan: Menentukan Keuntungan Mekanik Bidang Miring,

Seseorang kondektur menaikkan drum berisi minyak ke atas truk dengan menggunakan bidang miring yang panjangnya four,five meter. Jika tinggi bak truk 150 cm, berapa keuntungan mekanik bidang miring yang digunakan?

Jika berat pulsate 3000 North, berapa besar gaya yang harus dikeluarkan oleh kondekur untuk menaikkan pulsate tersebut?

Diketahui:

s = 3 m

h = 150 cm = 1,5 m

W = 2400 N

Cara Menghitung Keuntungan Mekanik Bidang Miring,

Keuntungan mekanik bidang miring dapat ditentukan dengan menggunakan rumus berikut:

KM = s/h

KM = 4,5/one,5

KM = 3

Cara Menentukan Gaya Yang Dibutuhkan Pada Bidang Miring,

Gaya yang dibutuhkan untuk menaikkan drum dengan bidang miring dapat dihitung dengan persamaan berikut:

KM = W/F

F = W/KM

F = 3000/iii

F = 1000 Due north

Jadi, keuntungan mekanik bidang miring yang digunakan untuk menaikkan pulsate ke atas bak truk adalah 3, sehingga gaya gaya yang dibutuhkan adalah 1000 atau sepertiganya dari beban drum.

13). Contoh Soal Pembahasan: Gaya Minimal Untuk Dorong Benda Pada Bidang Miring,

Perhatikan benda yang massanya 80 kg berada pada bidang miring seperti tampak dalam gambar berikut…

13). Contoh Soal Pembahasan: Gaya Minimal Untuk Dorong Benda Pada Bidang Miring,
Gaya Minimal Untuk Dorong Benda Pada Bidang Miring,

Jika percepatan gravitasi adalah ten m/southwardtwo, berapa gaya minimal untuk dapat mendorong benda tersebut agar dapat mencapai ketinggian 3 yard,

Diketahui
1000 = 80 kg

Westward = 80 10 10 = 800 Northward

chiliad = 10 m/s2

h = 3 1000

s = 12 1000

Menghitung Gaya Minimal Dorong Benda Pada Bidang Miring,

Besarnya gaya dorong minimal yang harus diberikan agar benda dapat mencapai ketinggian pada bidang miring dapat dihitung dengan menggunakan rumus berikut…

F = (W.h)/southward

F = (800 x 3)/12

F = 200 Northward

Jadi, gaya dorong minimal adalah 200 N

Rumus Mencari Keuntungan Mekanik Pada Bidang Miring

Besarnya keuntungan mekanik jika menggunakan bidang miring dapat ditentukan dengan menggunakan rumus berikut

KM = s/h

KM = 12/3

KM = four

14). Contoh Soal Pembahasan: Menentukan Gaya Kuasa Agar Tuas Seimbang,

Perhatikan system pesawat sederhana tuas berikut…

14). Contoh Soal Pembahasan: Menentukan Gaya Kuasa Agar Tuas Seimbang,
Menentukan Gaya Kuasa Agar Tuas Seimbang,

Jika jarak AB = BC = CD = DE, berapa besar gaya kuasa yang harus diberikan agar tuas dalam keadaan seimbang

Diketahui:

W = 600 Due north

Fiftyb
= one bagian

Lk
= iii bagian

Menentukan Besar Gaya Tuas Agar Seimbang,

Besar gaya tuas yang harus diberikan dapat ditentukan dengan menggunakan rumus berikut

W.Fiftyb
= F.L1000

F = (W.Fiftyb)/Fiftyyard

F = (600 10 1) iii

F = 200 Northward

Cara Menghitung Keuntungan Mekanik Tuas,

Keuntungan mekanik tuas dapat dihitung dengan rumus berikut

KM = W/F

KM = 600/200

KM = 3

fifteen). Contoh Soal Pembahasan: Menghitung Gaya Kuasa Ketika Titik Tumpu Bergeser Ke Arah Beban,

Perhatikan bahwa tuas pengungkit dalam keadaan seimbang seperti ditunjukkan pada gambar berikut…

15). Contoh Soal Pembahasan: Menghitung Gaya Kuasa Ketika Titik Tumpu Bergeser Ke Arah Beban,
Menghitung Gaya Kuasa Ketika Titik Tumpu Bergeser Ke Arah Beban,

Jika titik tumpu bergeser 20 cm ke arah mendekati beban, agar tuas tetap dalam keadaan seimbang, maka berapa gaya tuas harus diberikan…

Menghitung Lengan Kuasa Jarak Titik Tumpu Ke Titik Gaya Kuasa Kondisi Seimbang Pertama,

Jarak titik tumpu ke titik gaya kuasa dapat dihitung dengan menggunakan rumus berikut:

W.50b
= F.Lm

Lk
= (W.50b)F

50k
= (300 x 60)/100

Lyard
= 180 cm

Keseimbangan terjadi ketika lengan kuasa 180 cm

Menghtiung Keuntungan Mekanik Sebelum Titik Tumpu Tuas Geser

Keuntungan mekanis sebelum titik tumpu tuas bergeser dapat dinyatakan dengan menggunakan rumus seperti berikut

KM1
= W/F

KMane
= 300/100

KM1
= 3

Rumus Cara Menghitung Gaya Kuasa Ketika Titik Tumpu Bergeser Ke Arah Beban,

Titik tumpu bergeser ke arah beban sejauh xx cm, maka Lb
dan Lk
berubah menjadi 50b2
dan Lk2
seperti berikut…

Lb2
= Lb
– 20

Lb2
= 60 – 20 = 40 cm

Lk2
= Lk
+ 10

Lk2
= 180 + xx = 200 cm

Pada  kasus ini posisi gaya tetap, maka besar gaya kuasanya agar terjadi kesimbangan adalah…

W.50b2
= Fii.Lk2

F2.= (W.Lb2)/ Fiftyk2

Fii.= (300 x 40)/200

Fii.= 60 N

Menghitung Keuntungan Mekanik Setelah Titik Tumpu Tuas Bergeser,

Keuntungan mekanis setelah titik tumpu tuas bergeser dapat dinyatakan dengan menggunakan rumus seperti berikut…

KM2= Westward/F2

KM2= 300/60

KMii
= 5

16). Contoh Soal Pembahasan: Menghitung Perubahan Jarak Titik Tumpu Dan Anak Main Sirkus,

Sebuah permainan sirkus antara bapak dan anak dengan menggunakan papan tuas ditunjukkan seperti pada gambar berikut…

16). Contoh Soal Pembahasan: Menghitung Perubahan Jarak Titik Tumpu Dan Anak Main Sirkus,
Menghitung Perubahan Jarak Titik Tumpu Dan Anak Principal Sirkus,

Berat bapak 900 N berdiri pada jarak one meter dari ujung papan A dan anak beratnya 450 N berada pada posisi seperti pada gambar (pada lengan kuasa) antara titik tumpu B dan titik C.

Jika bapak berjalan sampai titik A, dan papan tuas tetap dalam keadaan keseimbangan, maka posisi anak harus bergeser, Tentukan posisi anak dari titik tumpunya,

Diketahui

Westward = 900 N (bapak)

F = 450 North (anak)

Lb1
= 1 one thousand

Menghitung Jarak Titik Tumpu Ke Anak Keadaan Papan Tuas Seimbang Sebelum Bapak Bergeser Posisi,

Jarak titik tumpu ke anak sebagai gaya kuasa dapat dihitung dengan rumus berikut

W.Lb
= F.Lk

50k
= (W.Fiftyb)/F

Lk
= (900 x ane)/450

Lk
= 2 meter

Menghitung Jarak Titik Tumpu Ke Anak Keadaan Papan Tuas Seimbang Setelah Bapak Bergeser Ke Ujung,

Jarak titik tumpu ke anak sebagai gaya kuasa setelah beban (bapak) bergeser dapat dihitung dengan rumus berikut..

yang berubah adalah lengan beban (posisi bapak dari titik tumpu) menjadi ii meter ke titik tumpu..

Lb2
= two grand

West.Fiftyb2
= F.Lk2

Lk2
= (W.Lb2)/F

Lk2
= (900 x 2)/450

Fiftyk2
= 4 meter

Jadi jarak anak (gaya kuasa) dari titik tumpu adalah 4 meter, bergeser 2 meter dari posisi keseimbangan pertama.

17). Contoh Soal Pembahasan: Menghitung Gaya Kuasa Keuntungan Mekanik Pengungkit Tuas Batu,

Sebuah pengungkit tuas dengan panjang 6 chiliad digunakan untuk mengangkat batu yang beratnya four.000 Northward. Jika panjang lengan kuasa adalah 5 m, hitunglah: gaya kuasa yang harus diberikan untuk mengangkat batu dan hitung keuntungan mekanik tuas tersebut.

Diketahui:

Fifty= 6 m

Fiftyb
= (6m – five yard) = 1 m

W = iv.000 Due north

Lk
= 5 m

Rumus Menghitung Gaya Kuasa Untuk Angkat Batu Dengan Pengungkit Tuas,

Gaya angkat kuasa pada pengungkit tuas dapat dinyatakan dengan rumus berikut..

W Lb
= F . Lk

F = (W Lb)/50yard

F = (4000 x i)/5

F = 800 Northward

Rumus Menentukan Keuntungan Mekanik Pengungkit Tuas,

Keuntungan mekanis dari pesawat sederhana tuas dapat dinyatakan dengan menggunakan rumus seperti berikut

KM = Due west/F

KM = 4000/800

KM = 5

Jadi: keuntungan mekanik KM pengungkit tuas adalah v.

xviii). Contoh Soal Pembahasan: Menghitung Gaya Kuasa Tuas Angkat Batu,

Untuk memindahkan batu seberat 2.000 Due north digunakan tuas dari kayu. Batu ditempatkan 0,five m dari titik tumpu dan kuasa berada 2 m dari titik tumpu. Tentukan: besar kuasanya, dan  keuntungan mekanik dari pengungkit tuas ini.

Diketahui:

West = two.000 N

Lm
 = 2 g

Lb = 0,v thousand

Cara Mencari Gaya Kuasa Untuk Angkat Batu Pakai Pengungkit Tuas,

Gaya kuasa yang diperlukan untuk angkat batu dengan tuas dapat dihitung dengan menggunakan rumus berikut..

W Lb
= F. 50k

F = (Due west Lb
)/ Lk

F = (2000 x 0,5)/2

F = 500 Northward

Cara Menentukan Keuntungan Mekanik Pengungkit Tuas,

Besar keuntungan mekanik tuas yang digunakan untuk angkat batu dapat dinyatakan dengan rumus berikut..

KM = Westward/F

KM = 2000/500

KM = 4

Jadi, keuntungan mekanis tuas ketika digunakan untuk mengangkat batu adalah iv.

  • Proses Termodinamika: Pengertian Isobaric Isothermal Isokorik Adiabatic Contoh Soal Rumus Perhitungan 10
  • Hukum Pergeseran Wien: Pengertian Panjang Gelombang Intensitas Radiasi Maksimum Konstanta Rumus Contoh Soal Perhitungan 5
  • Gelombang Jenis dan Sifat-sifatnya
  • Gelombang Elektromagnetik: Pengertian Bukti Hipotesis Maxwell Percobaan Hertz Jenis Contoh Soal Penggunaan Rumus Perhitungan Spektrum 12
  • Hukum Kekekalan Energi Momentum Impul: Pengertian Restitusi Tumbukan Tidak Lenting Elastis Sempurna, Contoh Soal Perhitungan 14
  • 20+ Contoh Soal: Tuas Bidang Miring Katrol Rumus Menghitung Keuntungan Mekanik Gaya Kuasa
  • Tegangan Permukaan Gejala Kapilaritas: Pengertian Rumus Pipa Kapiler Kawat U Kohesi Adhesi Contoh Perhitungan Zat Cair seven
  • Listrik Dinamis: Hambatan Jenis, Hukum Ohm, Hukum I + II Kirchhoff, Rangkaian Listrik, Energi Daya Listrik,
  • Reaksi Inti Nuklir: Pengertian Reaksi Fisi Fusi Termonuklir Rumus Contoh Soal Perhitungan five
  • 10+ Contoh Soal: Periode Revolusi Kecepatan Orbit Jarak Satelit Planet Jupiter Bumi Bulan Matahari
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
  • six
  • 7
  • >>


Katrol Yang Memiliki Keuntungan Mekanis Sama Dengan 1 Adalah

Source: https://ardra.biz/topik/rumus-keuntungan-mekanik-katrol/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *