Kapasitas Kalor Pada Volume Tetap Untuk Gas Monoatomik Adalah

Kapasitas Kalor Pada Volume Tetap Untuk Gas Monoatomik Adalah

You lot’re Reading a Gratis Preview

Pages

6

to

12

are not shown in this preview.

Kapasitas kalor pada volume tetap untuk gas monoatomik adalah

Jawaban pendek: Kapasitas kalor pada volume tetap sejumlah gas monoatomik tertentu pada suhu rendah adlaah 49,8 joule/Grand.




Pengertian Kapasitas Kalor Gas



Kapasitas kalor C suatu zat menyatakan “banyaknya kalor Q yang diperlukan untuk menaikkan suhu zat sebesar 1 kelvin”. Pernyataan ini dapat dituliskan secara matematis sebagai




C = Q/ΔT atau Q = CΔT\






keterangan:


C= Kapasitas Kalor


Q = Qalor


∆T = Kenaikan Suhu


Kapasitas gas kalor
adalah kalor yang diberikan kepada gas untuk menaikan suhunya dapat dilakukan pada tekanan tetap (proses isobarik) atau volum tetap (proses isokhorik). Karena itu, ada dua jenis kapasitas gas kalor yaitu:

1. Kapasitas kalor gas pada tekanan tetap

2. Kapasitas kalor pada volum tetap.



Uraikan Konsep Kapasitas kalor Gas



Kapasitas kalor gas diperoleh dari fungsi empirik temperatur, dan biasanya dalam bentuk yang sama. Kapasitas kalor gas sangat dipengaruhi oleh tekanan, namun pengaruh tekanan pada sifat termodinamika tidak digunakan dalam. Karena gas pada tekanan rendah biasanya mendekati ideal, kapasitas kalor gas ideal bisa digunakan untuk hampir semua perhitungan gas real pada tekanan atmosfir.



1. kapasitas kalor gas pada tekanan tetap (Cp)

Kapasitas kalor gas adalah kalor yang diperlukan untuk menaikan suhu suatu zat satu Kelvin pada tekanan tetap. tekanan arrangement dijaga selalu konstan. Karena yang konstan adalah tekanan, maka perubahan energi dalam, kalor, dan kerja pada proses ini tidak ada yang bernilai nol.

Maka secara matematis :


Cp = Q/ΔT = ((5/2PΔV)/(ΔT)) = ((v/2nRΔV)/(ΔT)


Cp = 5/2nR



2. Kapasitas kalor gas pada volum tetap (Cv)

Kapasitas kalor pada volum tetap artinya kalor yang diperlukan untuk menaikan suhu suatu zat satu kelvin pada volum tetap. Artinya kalor yang diberikan dijaga selalu konstan.

Baca :   Kegiatan Mengolah Bahan Mentah Menjadi Barang Jadi Disebut

 Karena volume system selalu konstan, maka system tidak bisa melakukan kerja pada lingkungan. Demikian juga sebaliknya, lingkungan tidak bisa melakukan kerja pada arrangement. Jadi kalor yang ditambahkan pada system digunakan untuk menaikan energi dalam sistem.

Maka secara matematis :


Cv = Q/ΔT = (3/2nRΔT)/ΔT


Cv = 3/2nR

Berdasarkan persamaan di atas dapat diperoleh bahwa:


Cp – Cv = five/2nR – 3/2nR


Cp – Cv = nR

Kapasitas yang diperoleh pada persamaan tersebut adalah untuk gas monoatomik. Sedangkan untuk gas diatomik dan poliatomik tergantung pada derajat kebebasan gas. Dapat digunakan pembagian suhu sebagai berikut:

  • Pada suhu rendah(± 250 Thou): Cv = 3/2nR dan Cp = 5/2nR

  • Pada suhu sedang(± 500 K): Cv = 5/2nR dan Cp = 7/2nR

  • Pada suhu tinggi (± 1000 Grand): Cv = seven/2nR dan Cp = 9/2nR

Oleh karena itu, konstanta Laplace γ dapat dihitung secara teoretis sesuai persamaan sebagai berikut:

  • Gas monoatomik: γ =Cp/Cv = ((v/2nR)/(3/2nR)) = five/3 = i,67

  • Gas diatomik pada suhu kamar: γ= Cp/Cv = ((7/2nR)/(5/2nR)) = vii/5 = 1,4

Dengan memasukan nilai Qp danQc sertqa West diperoleh :


C p∆T – Cv∆T

= p∆V


(C p – Cv )

= p∆5


C p – Cv


= p∆V / ∆T

Akhirnya kita mendapatkan rumus lengkap usaha yang dilakukan oleh gas seperti dibawah ini :

·
West = p∆V = p (V2- V1)

·
W = nR∆V = nR(T2- T1)

·
W = Qp – Qv = (Cp – Cv)∆T


Gas monoatomik
adalah gas yag tersusun atas atom-cantlet tunggal (monoatom). Lihat Gambar 131.1. Contoh gas ini adalah helium, neon, dan xenon. Untuk gas monoatomik, energi dalam gas memenuhi

\( U = {3 \over two} n R T \)

Dengan demikian, kapasitas kalor pada volum tetap adalah

\( C_v = {{\Delta U} \over {\Delta T}} = {3 \over ii} nR \)

Kapasitas kalor pada tekanan tetap adalah

Baca :   Apa Yang Dimaksud Dengan Alat Musik Chordophone

\( C_p = C_v + nR = {five \over two} nR \)

Kapasitas kalor pada volume tetap untuk gas monoatomik adalah

Gambar 131.1 Partikel monoatomik dan diatomik

Gas diatomik
adalah gas yang disusun oleh molekul-molekul yang mengandung dua tom saja (Gambar 131.1). Contoh has ini adalah gas H2, gas O2, gas CO, dan lain-lain. Energi dalam gas berbeda-beda, tergantung pada suhu gas.

Pada suhu rendah
maka energi dalam sama dengan energi dalam gas monoatomik, yaitu

\( U = {iii \over 2} due north R T \)

sehingga

\( C_v = {three \over ii} nR \)

dan

\( C_p ={5 \over 2} nR \)

Pada suhu menengah
energi dalam memenuhi persamaan

\( U = {5 \over 2} n R T \)

sehingga

\( C_v = {5 \over 2} nR \)

dan

\( C_p ={7 \over two} nR \)

Pada suhu tinggi
energi dalam memenuhi persamaan

\( U = {7 \over 2} north R T \)

sehingga

\( C_v = {7 \over two} nR \)

dan

\( C_p ={nine \over 2} nR \)

Sumber gambar fitur: wikipedia & 123RF

Jika merasa bermanfaat, silakan share dan like:

Kapasitas kalor pada volume tetap untuk gas monoatomik adalah

Kapasitas kalor pada volume tetap untuk gas monoatomik adalah

Pada gas monoatomik, kapasitas kalor pada tekanan tetap adalah

Kapasitas kalor pada volume tetap untuk gas monoatomik adalah

  

Sementara nilai kapasitas kalor pada volume tetap adalah

Subtitusikan pers(i) ke pers(two)

Jadi, jawaban yang benar adalah E.

Kapasitas Kalor Pada Volume Tetap Untuk Gas Monoatomik Adalah

Source: https://idkuu.com/kapasitas-kalor-pada-volume-tetap-untuk-gas-monoatomik-adalah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.