Dalam Koding Visual Basic Perintah Untuk Menampilkan Sebuah Pesan Adalah

Dalam Koding Visual Basic Perintah Untuk Menampilkan Sebuah Pesan Adalah







MODUL I

Tujuan :

Agar mahasiswa dapat menggunakan :

  1. Label, Text Box, Control Button
  2. property Name, Explanation, Text,
  3. result Load, Change, Click, Lostfocus, dan Gotfocus
  4. fungsi UCase, LCase

Persiapan :

Menjalankan plan Visual Bones, mengikuti Percobaan yang diberikan sesuai dengan urutannya.
Mengerjakan Latihan-latihan yang diberikan.

Pekerjaan :

Membuat sebuah Form, merubah holding, dan mengetikkan sedikit program

Hasil :

Sebuah program sederhana, untuk melakukan Login.

Pre Examination

  1. Apakah saudara telah mengenal Visual Basic
  2. Apakah Saudara telah mengetahui Komponen yang ada di Visual Basic
  3. Apakah saudara mengetahui kegunaan dari Belongings
  4. apakah saudara mengetahui tentang Effect

Teori

Dalam membuat programme Visual Bones, menggambar tampilan merupakan suatu hal yang perlu untuk diketahui.
Untuk dapat menggambar tampilan diperlukan pengetahuan tentang penggunaan komponen-komponen.

Pada pertemuan kali ini, komponen yang akan digunakan adalah Characterization, Text Box, dan Command Push.
Untuk memasukkan komponen, (atau lebih tepatnya menggambar class dengan komponen) dapat dilakukan dengan 2 cara : klik dua kali pada komponen di windows toolbox (gambar 1.i a), atau dengan satu klik kemudian menggambar pada form.

Setiap komponen yang ada pada Visual Basic memiliki holding. Property adalah sifat dari sebuah komponen. Property untuk setiap komponen akan berbeda dengan komponen jenis lainnya. Walaupun ada beberapa property yang sama. Tidak semua holding akan digunakan, hanya property yang dibutuhkan saja.
Cara untuk merubah property sebuah komponen adalah dengan memilih komponen yang akan dirubah pada form, kemudian pilih property yang akan dirubah pada window holding (gambar ane.one b) dan kemudian pilih atau rubah isi dari holding tersebut.

Cara kedua untuk merubah property adalah dengan menggunakan perintah Visual Basic, pada bagian windows Lawmaking.
Caranya pilih outcome tempat plan, kemudian tuliskan nama objek (komponen) diikuti “.”, dan nama propertynya. Untuk contoh dapat dilihat pada bagian latihan

Visual Basic merupakan bahasa pemrograman yang bersifat event-driven.
Maksudnya perintah (statement program) akan dijalankan sesuai dengan event yang terjadi. Setiap komponen memiliki outcome yang jumlahnya tidak sedikit, dan mungkin berbeda-beda. Akan tetapi tidak semua issue akan digunakan. Oleh karena itu pada pertemuan kali ini akan dikenalkan tentang penggunaan outcome Load, Clik, Lostfocus, dan juga Gotfocus.



Result Load terjadi pada saat komponen akan diletakkan di memory.



Issue Click terjadi pada saat sebuah komponen di klik, baik menggunakan keyboard ( biasanya tombol spacebar ), atau menggunakan tombol kiri mouse (tergantung setting mouse).



Event Alter terjadi saat tulisan yang ada dirubah.



Event Lostfocus terjadi pada saat focus object meninggalkan sebuah komponen.



Event Gotfocus terjadi pada saat focus object memasukki sebuah komponen.

Untuk menambahkan fungsionalitas dari sebuah program maka harus diketahui pula tentang struktur kontrol.
Ada dua struktur kontrol pada teknik pemrograman, yaitu Kondisi dan perulangan.
Pada pertemuan ini akan dikenalkan perintah kondisi sederhana, “IF”.

Gambar one.1 Beberapa window pada Visual Basic

Percobaan

  1. Buat sebuah projection Standard Exe baru
  2. Masukkan beberapa komponen kedalam Form yang ada, sehingga grade akan berbentuk seperti gambar one.2

Gambar 1.two

  1. Rubah holding untuk masing-masing komponen sesuai tabel berikut :

Komponen

Belongings

Isi

Label1

Name

lblNama

Caption

User ID

Label2

Name

lblPassword

Caption

Password

Text1

Name

txtUserID

Text

(kosong)

Text2

Name

txtPassword

Text

(kosong)

Command1

Proper name

cmdOk

Explanation

&Ok

Perubahan yang dilakukan terhadap belongings (Text dan Caption) akan menyebabkan berubahnya tulisan pada form.
Sedangkan property Name akan memberikan nama untuk setiap komponen yang ada. Perhatikan pada window property.

  1. Klik dua kali pada Form (bukan pada komponen), sehingga dapat dilihat tampilan seperti gambar 1.1 c. Kemudian tambahkan perintah pada bagian tersebut sehingga terdapat plan sebagai berikut :

Individual Sub Form_Load()


Msgbox (“Selamat Datang”)

Cease Sub

Program diatas akan menampilkan tulisan “Selamat Datang” pada sebuah message box.

  1. Kemudian pada window Code, pilih object (komponen) cmdOk, dan juga pilih outcome Click.
    Sehingga dapat dituliskan perintah sebagai berikut :

Private Sub cmdOk_Click()


End

Finish Sub


Apabila tombol (command push) ditekan maka program akan diakhir.

  1. Pada event Change untuk txtUserID, tambahkan perintah berikut :

Private Sub txtUserID_Change()


txtUserID.Text = UCase(txtUserID.Text)

End Sub

Dengan adanya plan tersebut, maka setiap huruf yang diisikan akan dirubah menjadi huruf besar.

  1. Effect Lostfocus dan GotFocus akan digunakan pada komponen txtUserID.
    Belongings text dari Komponen dengan nama txtUserID akan dikosongi setiap kali GotFocus, dan akan ditampilkan pesan “Harus diisi” apabila isi Property Text dari komponen tersebut kosong. Untuk itu tambahkan perintah berikut :

Private Sub txtUserID_GotFocus()


txtUserID.Text = “”

End Sub

Private Sub txtUserID_LostFocus()


If txtUserID.Text = “” Then


MsgBox “Harus diisi”


Stop If

End Sub

Latihan

  1. Rubahlah belongings – property yang ada sehingga tampilannya menjadi lebih berwarna, dan bentuk tulisan (font) beraneka ragam.
  2. Rubahlah property untuk txtPassword agar karakter yang diisikan tidak terlihat (PasswordChar)
  3. Tambahkan program untuk menampilkan pesan “Harus diisi” apabila txtPassword tidak diisi. Dan kosongi txtPassword setiap kali password akan diisikan.
  4. Rubahlah tulisan pada form dari tulisan “Form1” menjadi tulisan “Login”
  5. Tambahkan program sehingga semua password yang diisikan akan dirubah menjadi huruf kecil sewaktu Focus meninggalkan txtPassword.
  6. Tambahkan program
    sehingga sewaktu tombol “Ok” di tekan akan menampilkan message box yang bertuliskan User ID dan Password yang ditampilkan.
  7. Rubahlah urutan tabindex sehingga nomer tabindex akan urut mulai dari lblNama, txtUserID, lblPassword, txtPassword dan terakhir cmdOk.

Laporan

  1. Tuliskan kegunaan dari property tabindex
  2. Tambahkan programme sehingga dapat menampilkan pesan bahwa Nama dan Countersign benar, sewaktu command push button ditekan.
    Catatan Nama yang benar adalah “VB” dan Password yang benar adalah “Visual Basic”.
  3. Sebutkan perbedaan antara Choice Grouping dan Cheque Box.
  4. Sebutkan fungsi dari belongings enabled dan visible
  5. Cari diinternet kegunaan dari property keypreview pada Grade.
  6. Buatlah summary untuk percobaan dan latihan yang telah dilakukan.
  7. Buat kesimpulan untuk praktikum kali ini.

MODUL II

Tujuan :

  1. menggunakan selection group, bank check box
  2. menggunakan property enabled, visible
  3. menggunakan
    keypress, keypreview pada form,
  4. menggunakan method setfocus
  5. menggunakan kondisi

Persiapan :

Menjalankan program Visual Basic, mengikuti Percobaan yang diberikan sesuai dengan urutannya.
Mengerjakan Latihan-latihan yang diberikan.

Pekerjaan :

Membuat program dengan menggunakan komponen option group dan check box, serta menggunakan property dari komponen dan result pada form.

Hasil :

Sebuah program sederhana, dengan menggunakan komponen option group dan check box.

Pre Examination

  1. Apakah saudara telah mengenal komponen yang ada di Visual Bones.
  2. Apakah saudara pernah menggunakan option group dan check box.
  3. Apakah saudara pernah menggunakan event dari komponen atau form.

Percobaan

  1. Buat sebuah project Standard Exe baru
  2. Buat form seperti yang dibawah

Penjelasan :



*



Buat 2 Label

yang
explanation-nya diberi nama
NRP
dan
Nama.



*



Buat iii Textbox

yang
name
diberi nama
txtnrp,
txtnama, dan
txthasil.



*



Buat 2 Frame

yang
caption
diberi nama menjadi
Jenis Kelamin
dan
Hobby



*



Buat 2 Option Push button

diberi nama
caption
nya
laki
dan
perempuan, kemudian ganti
name
nya menjadi
optlaki
dan
optperempuan.



*



Buat 4 Check box

diberi nama
caption berenang,
tidur, makan, music, kemudian ganti
name
nya menjadi
chk1,chk2,chk3, dan chk4.



*




Txthasil
untuk property nya diganti Multiline = True dan ScrollBars = 2

  1. Membuat Objek aktif dengan property setfocus dan menggunakan result keypress bila menekan tombol
    Enter.


Individual Sub txtnrp_KeyPress(KeyAscii As Integer)

If KeyAscii = vbKeyReturn And so



txtnama.SetFocus

Else


End Sub

  1. Membuat tulisan txtnama huruf besar semua.


Private Sub txtnama_KeyPress(KeyAscii As Integer)







KeyAscii = Asc(UCase$(Chr$(KeyAscii)))


End Sub

  1. Hasil dari program bila di tekan tombol
    Ok.


Private Sub cmdok_Click()

Dim jk Equally String, hobby Every bit String

If optlaki.Value = Truthful Then



jk = “Laki-laki”

Else



jk = “Perempuan”

Finish If

If chk1.Value = 1 So



hobby = “Berenang”

End If

If chk2.Value = 1 And so



hobby = hobby & ” Tidur”

Cease If

If chk3.Value = one Then



hobby = hobby & ” Makan”

Terminate If

If chk4.Value = i So



hobby = hobby & ” Music”

End If

txthasil.Text = “NRP
: ” & txtnrp.Text & vbNewLine & _



“Nama : ” & txtnama.Text & vbNewLine & _



“Jenis Kelamin : ” & jk & vbNewLine & _




“Hobby : ” & hobby


Finish Sub

Penjelasan :

    1. Dim jk Equally Cord, hobby Every bit String” merupakan variable cord
    2. vbNewline” adalah function untuk mengganti baris baru
    3. & _” untuk mempermudahkan pengkodingan agar bisa di lanjutkan digaris baru.
  1. Bila anda mau menghilangkan Check Box “Berenang” pada saat programme dijalankan


Private Sub Form_Load()







chk1.Visible = False


Finish Sub

  1. Menggunakan outcome keypress dengan menggunakan tombol
    Escape
    pada form untuk keluar dari program. Anda harus mengganti property di form
    Keypreview = true.


Private Sub Form_KeyPress(KeyAscii As Integer)







If KeyAscii = vbKeyEscape Then



End



End If


End Sub

Latihan

  1. Sempurnakan program diatas,.tambahkan property setfocus agar bisa pindah objek dengan menggunakan tombol
    Enter
    di tiap objek.
  2. Tambahkan issue keypress pada txtnrp agar bisa diisi angka saja.
  3. Tambahkan koding bila di tekan tombol Ok, Bank check Box yang tidak kepilih otomatis visible nya menjadi false.

Laporan

  1. Tuliskan kegunaan dari event Keypress, KeyPreview
  2. Sebutkan perbedaan antara combo box dan
    listing box
  3. Sebutkan fungsi dari property listindex, list dan articulate
  4. Tuliskan kegunaan dari method additem dan removeitem
  5. Cari di cyberspace kegunaan dari event mouse down, mouse upwards, mouse move
  6. Buatlah summary untuk percobaan dan latihan yang telah dilakukan.
  7. Buat kesimpulan untuk praktikum kali ini.

MODUL 3

Tujuan :

Agar mahasiswa dapat menggunakan :

  1. combo box, list box
  2. holding listindex, list,clear
  3. method additem, removeitem
  4. effect mouse down, mouse upward, mouse movement
  5. perulangan

Persiapan :

Menjalankan plan Visual Bones, mengikuti Percobaan yang diberikan sesuai dengan urutannya.
Mengerjakan Latihan-latihan yang diberikan.

Pekerjaan :

Membuat sebuah Form, merubah property, dan mengetikkan sedikit programme

Hasil :

Sebuah program sederhana, untuk mencatat information diri.

Pre Test

  1. Apakah saudara pernah menggunakan komponen ComboBox dan ListBox
  2. Apakah Saudara telah mengetahui jenis perulangan yang ada di Visual Basic
  3. Apakah saudara mengetahui mengambil jam dari sistem
  4. Apakah saudara mengetahui
    event
    Mouse Down, Mouse Up dan Mouse Move

Teori

Pada pertemuan kali ini, komponen yang akan digunakan adalah ComboBox dan ListBox namun masih tetap menggunakan komponen lainnya seperti Label, TextBox, dan CommandButton.

Komponen ComboBox dan ListBox memiliki beberapa method yang sama untuk mengatur isi (particular) di dalamnya,

yaitu :

  1. AddItem
    – method ini akan menambah isi sesuai dengan argument yang diberikan berupa tulisan.Setiap kali ada isi yang ditambahkan akan diberikan nomer index secara otomatis dimulai dari 0 (nol).
  2. RemoveItem
    – method ini akan menghapus isi sesuai dengan argument yang diberikan berupa nomer index dari isi yang dipilih. Setiap kali ada isi yang dihapus maka nomer alphabetize akan disusun ulang secara otomatis. Bila isinya tidak ada (kosong) nomer index-nya adalah one.
  3. Listing
    – method ini akan menunjukkan text pada alphabetize yang akan dituju sesuai dengan argument yang diberikan berupa nomer index.
  4. ListIndex
    – method ini akan menunjukkan index yang ada pada objek list.
  5. Clear
    – method ini akan menghapus semua isi (tidak membutuhkan argument).

Contoh :

“Umar” adalah argument sebagai isi yang akan ditambahkan ke dalam object Combo1.

“Paijo” adalah argument sebagai isi yang akan ditambahkan ke dalam object List1.

List1.List (0) = “Super Bejo”

Merubah isi dari objek listing yang mempunyai nomor index 0 dengan “Super Bejo” .

Property 0 adalah argument sebagai nomer index isi yang akan dihapus.

Semua isi object List1 akan dihapus.

Kali ini kita juga akan menambahkan beberapa
event
lagi seperti Mouse Down, Mouse Up dan Mouse Motion.



Event MouseDown terjadi pada saat mouse ditekan pada sebuah objek.



Result MouseUp kebalikan dari MouseDown yaitu saat mouse diangkat dari sebuah objek.



Result MouseMove terjadi pada saat komponen dilewati oleh mouse.

Perulangan.


Dalam Visual Bones kita mengenal beberapa jenis perulangan, kali ini akan dibahas beberapa jenis perulangan yang terdapat dalam Visual Bones seperti
For … Next
,
Practise While … Loop,
Do Loop … Until

dan
While … Wend.

Cara penulisan :


·





For … Next



For


[parameter]=[nilai awal]

to

[nilai akhir]|[step][range]

<argument>



Side by side



[parameter]


·





Do While … Loop



Do While




[kondisi]



<statement>



Loop







·





Do Loop … Until



Do Loop







<satement>



Until



[kondisi]


·





While … Wend



While



[kondisi]



<statement>



Wend

Percobaan

  1. Buat sebuah project Standard Exe baru
  2. Masukkan beberapa komponen kedalam Class yang ada, sehingga course akan berbentuk seperti gambar 3.1

Gambar 3.i

  1. Rubah holding untuk masing-masing komponen sesuai tabel berikut :

Komponen

Property

Isi

Form1

Name

FrmHobby

List1

Proper noun

LstHobby

Command1

Name

CmdOk

Explanation

&OK

Command2

Name

CmdTambah

Caption

&Tambah

Command3

Name

CmdHapus

Caption

&Hapus

Command3

Name

CmdBersih

Caption

&Bersih

Command4

Proper noun

CmdExit

Caption

&Go out

  1. Tambahkan perintah pada Event Form_Load sehingga terdapat program sebagai berikut :

Private Sub Form_Load()



LstHobby.AddItem “Mancig”



LstHobby.AddItem “Membaca”



LstHobby.AddItem “Jalan-jalan”



LstHobby.AddItem “Lari-lari”



LstHobby.AddItem “Tidur”

End Sub

  1. Kemudian pada CommandButton (CmdOK, CmdTambah, CmdHapus, CmdBersih, CmdExit) tambahkan juga code program seperti berikut :

Private Sub CmdOK_Click()



MsgBox LstHobby.Text, vbOKOnly, “Hobby”

End Sub

Private Sub CmdTambah_Click()

LstHobby.AddItem InputBox(“Masukkan Nama Hobby”, “Tambah Hobby
“)

End Sub

Private Sub CmdHapus_Click()



LstHobby.RemoveItem (LstHobby.ListIndex)

Cease Sub

Private Sub CmdBersih_Click()



LstHobby.Clear

End Sub

Individual Sub CmdExit_Click()



Unload Me

End Sub

Latihan 3.1

  1. Buat sebuah project Standard Exe baru
  2. Masukkan beberapa komponen kedalam Form yang ada, sehingga form akan berbentuk seperti gambar 3.2



















Gambar iii.ii

  1. Rubah holding untuk masing-masing komponen sesuai tabel berikut :

Komponen

Property

Isi

Combo1

Proper noun

CmbTim

Text1

Proper noun

TxtPelatih

Text

(kosong)

Appearance

0 – Flat

Image1

Name

ImgFoto

Appearance

0 – Flat

Stretch

True

Command1

Name

CmdTampil

Explanation

&Tampilkan Gambar

Command2

Name

CmdOk

Caption

&Ok

Command3

Name

CmdExit

Caption

&Exit

Label1

Proper noun

LblInformasi

Caption

(kosong)

Appearance

0 – Flat

BorderStyle

1 –Stock-still Single

  1. Isi daftar nama Tim (CmbTim) minimal sebanyak 5 nama.
  2. Pada TextBox (TxtPelatih) data sebagai Inputan.
  3. Jika tombol Tampil (CmdTampil) diclick maka tampilkan objek foto tsb pada kotaknya, anda dapat mangambil objek gambar dengan format Bmp, Jpg, Gif dll.
  4. Jika tombol OK (CmdOk) diclick maka memo informasi (LblInformasi) akan tampil informasi nama Tim dan nama pelatih seperti tampak pada gambar 3.2.
  5. Tombol Leave jika diclick program dihentikan.

Latihan 3.ii

  1. Buatlah sebuah Form sehingga tampak seperti gambar three.iii.























Gambar 3.3

  1. Rubah belongings untuk masing-masing komponen sesuai tabel berikut :

Komponen

Property

Isi

List1

Name

LstSumber

List2

Name

LstPilih

Command1

Name

CmdAddKiri

Caption

>

Command2

Name

CmdAddKanan

Caption

<

Command3

Proper name

CmdAllKiri

Caption

>>

Command4

Proper name

CmdAllKanan

Caption

<<

Command5

Name

CmdAdd

Caption

&Add

Text1

Proper noun

TxtJml

Text

(kosong)

Combo1

Name

CmbItem

  1. Isi daftar nama pada data sumber (LstKiri) miniman 5.
  2. Jika tombol “>” (CmdAddKiri) ditekan maka item yang diplih pada data sumber akan dipindahkan ke information pilihan (LstPilih).
  3. Jika tombol “<” (CmdAddKanan) ditekan maka particular yang diplih pada data pilihan akan dipindahkan kembali ke data sumber.
  4. Jika tombol “>>” (CmdAllKiri) ditekan maka semua item pada data sumber akan dipindahkan ke data pilihan.
  5. Jika tombol “<<” (CmdAllKanan) ditekan maka semua item pada information pilihan akan dipindahkan kembali ke data sumber.
  6. Jumlah item pada TxtJml merupakan inputan (berupa angka), jika jumlah item telah terisi dan tombol Add together (CmdAdd) ditekan maka akan muncul InputBox seperti tampak pada gambar 3.4 untuk menambahkan item pada ComboBox (CmbItem).



gunakan fungsi InputBox dengan perulangan sesuai dengan jumlah item yang diinputkan.

Gambar 3.4

  1. Jika mouse didekatkan / berada di atas tombol Add (CmdAdd) maka warna Background pada tombol Add together akan berubah warna, dan jika dijauhkan dari tombol Add maka warna Background pada tombol Add together akan kembali seperti semula (gunakan effect MouseMove).
  2. Atur class sedemikian rupa sehingga tampak rapi.

Latihan 3.3

ane.

Buatlah Form seperti tampak pada gambar 3.5

two.

Isi daftar nama font minimal 5 pada list font, begitu juga dengan font mode (yaitu Reguler, Italic, Bold & Bold Italic) dan font size, seperti tampak pada gambar iii.v

3.

Jika List pada Format Font (FontName, FontStyle, FontSize) dipilih maka akan tampil pada label sample sesuai dengan pilihan format font, begitu juga outcome yang dipilih (pada CheckBox) yaitu Underline dan Strikeout akan memberikan effect pada label sample seperti tampak pada Gambar iii.5

four.

Jika tombol OK ditekan maka akan tampil MessageBox dengan tampilan sesuai dengan label sample (gunakan form baru untuk membuat MessageBox) seperti tampak pada gambar iii.six

five.

Jika tombol Abolish ditekan maka program akan dihentikan.



















Gambar 3.5

Gambar 3.6

Laporan

  1. Buatlah Class seperti tampak pada gambar three.7



Nama dan alamat merupakan inputan.



Jika tombol Cetak ditekan maka akan menampilkan information diri pada memo hasil sesuai dengan data yang ada pada frame Input Data, seperti yang tampak pada gambar 3.seven.



Nama hobby yang ditampilkan pada memo hasil sesuai dengan semua hobby yang dipilih pada list Hobby (pilihan bisa lebih dari satu)



Pada Frame jenis kelamin menggunakan OptionButton.



Pada tombol Tambah (ComboBox Pendidikan, Pekerjaan dan ListBox Hobby) jika ditekan maka akan muncul InputBox untuk menambahkan Item pada ComboBox (Pendidikan dan Pekerjaan) atau ListBox (Hobby).



Jika tombol Articulate ditekan maka akan mengosongkan form inputan (Nama, Alamat) dan Item yang dicentang pada listing Hobby kembali kembali kosong.



Tanggal dan Jam akan tampil secara ostosmatis saat program dijalankan sesuai dengan tanggal dan jam sistem.



Jika tombol Get out ditekan maka program akan dihentikan.

Gambar three.vii

2.

Sebutkan kegunaan fungsi operasi string (left, right, mid,len,ucase,lcase)

iii.

Buatlah summary untuk percobaan dan latihan yang telah dilakukan.

4.

Buat kesimpulan untuk praktikum kali ini.

MODUL 4

Tujuan :

Agar mahasiswa dapat menggunakan :

  1. Operasi string (Left, Right, Mid,Len,UCase,LCase)
  2. Operasi tanggal (DateDiff,DateAdd,Format,Date,Now,Day,Month,Year)

Persiapan :

Menjalankan plan Visual Bones, mengikuti percobaan yang diberikan sesuai dengan urutannya.
Mengerjakan latihan-latihan yang diberikan.

Pekerjaan :

Membuat sebuah
form
dan mengetikkan
coding
program

Hasil :

Sebuah programme sederhana untuk mengetahui angkatan dan program studi

Pre Test

  1. Apakah saudara telah mengenal variabel ?
  2. Apakah saudara dapat mendeklarasikan variabel ?
  3. Apakah saudara telah mengenal
    statement
    percabangan dalam Visual Basic?

Teori

Dalam membuat suatu programme Visual Basic, operasi string dan tanggal memang tidak terlalu memegang peranan penting, tetapi hal ini tidak membuat pengenalan atau bahkan penguasaan operasi string dan tanggal menjadi tidak penting. Untuk beberapa kasus, pengerjaan akan lebih mudah dengan menggunakan operasi cord dan tanggal.

Pada pertemuan kali ini akan dibahas tentang operasi string yang diantaranya adalah
left, correct, mid, len, ucase, lcase, serta operasi tanggal yang diantaranya
datediff, dateadd, format, date, at present, solar day, month, year. Pembahasan akan meliputi penjelasan singkat mengenai fungsi operasi cord dan tanggal, struktur penulisan serta contoh aplikasinya.

Berikut adalah struktur penulisan untuk beberapa operasi string :


·



Left

Fungsi

:

Mengambil sejumlah karakter dari sisi kiri sebuah string

Penulisan

:

Left(string_characters,jumlah_char)


·



Right

Fungsi

:

Mengambil sejumlah karakter dari sisi kanan sebuah string

Penulisan

:

Right(string_characters,jumlah_char)


·



Mid

Fungsi

:

Mengambil karakter sebuah string dari posisi tertentu dan jumlah tertentu pula

Penulisan

:

Mid(string_characters, start_char, jumlah_char)


·



Len

Fungsi

:

Menghitung jumlah karakter dari sebuah string

Penulisan

:

Len(characters)


·



UCase

Fungsi

:

Merubah string alfabet menjadi huruf kapital

Penulisan

:

UCase(characters)


·



LCase

Fungsi

:

Merubah string alfabet menjadi huruf kecil

Penulisan

:

LCase(characters)

Berikut adalah struktur penulisan untuk beberapa operasi tanggal :


·



DateDiff

Fungsi

:

Mengetahui selisih antara 2 tanggal

Penulisan

:

Return_value = DateDiff(“interval_string”,Date1,Date2)

Terdapat beberapa interval cord yang digunakan dalam fungsi DateDiff:

Interval string

Keterangan

h

:

Hour

d

:

Day

thousand

:

Month

n

:

Minute

q

:

Quarter

due south

:

2d

y

:

Twenty-four hours of year

due west

:

Weekday

ww

:

Week

yyyy

:

year


·



DateAdd

Fungsi

:

Menambahkan tanggal dengan sejumlah hari,tahun,dsb.

Penulisan

:

Return_value=DateAdd(“Interval_string”,Number,Appointment)


·



Format

Fungsi

:

Mengatur susunan atau format angka seperti tanggal, desimal, dsb.

Penulisan

:

Return_value = Format(Return_value,[format yang diinginkan])


·



Date

Fungsi

:

Mengetahui tanggal sekarang

Penulisan

:

Return_value = Date


·



At present

Fungsi

:

Mengetahui tanggal dan jam sekarang

Penulisan

:

Return_value = Now


·



24-hour interval

Fungsi

:

Mengetahui hari dari
tanggal yang ditentukan dalam bentuk numerik antara 1-31

Penulisan

:

Return_value=Day(Appointment)


·



Month

Fungsi

:

Mengetahui bulan dari tanggal yang ditentukan dalam bentuk numerik antara 1-12

Penulisan

:

Return_value=Month(Engagement)


·



Yr

Fungsi

:

Mengetahui tahun dari tanggal yang ditentukan

Penulisan

:

Return_value=Year(Date)

Percobaan

  1. Buat sebuah
    Project Standard Exe
    baru.
  2. Masukkan beberapa komponen kedalam
    form
    yang ada, sehingga
    form
    akan berbentuk seperti gambar 1.1



Gambar ane.1

  1. Rubah properti untuk masing-masing komponen sesuai tabel berikut :


Komponen


Properti


Isi

Form1

Name

frmNRP

Explanation

Form NRP-KU

Label1

Proper name

lblNama

Caption

Nama

Label2

Name

lblNRP

Caption

NRP

Text1

Name

txtNama

Text

(kosong)

Text2

Proper noun

txtNRP

Text

(kosong)

Command1

Name

cmdOk

Caption

&Ok

Command2

Name

cmdExit

Caption

E&xit

  1. Klik dua kali pada
    Form. Untuk membuat program sederhana ini, kita membutuhkan beberapa variabel yang akan dideklarasikan pada bagian
    Full general

    yang terletak pada bagian paling atas
    Window Code. Kemudian tambahkan perintah pada bagian tersebut sebagai berikut :

Dim nrp As Cord

Dim hasil As String

Dim ps Equally Cord

  1. Klik dua kali pada cmdExit. Ini merupakan cara cepat untuk mendapatkan
    event Click. Kemudian ketik perintah sebagai berikut :

Individual Sub cmdExit_Click()



Unload Me

End Sub

Perintah diatas akan mengakhiri programme. Ini adalah alternatif perintah mengakhiri program selain mengetikkan
End. Coba jalankan dengan menekan F5 dan lihat apakah programme berakhir ketika anda klik tombol (control button) Exit

  1. Kembali ke
    course, klik dua kali pada cmdOk.
    Kemudian tuliskan perintah sebagai berikut :

Private Sub cmdOK_Click()



hasil = “Halo ” + UCase(txtNama.Text) + “, kalau tidak salah anda adalah :” + vbCr



nrp = Left(txtNRP.Text, 2)



hasil = hasil + “Mahasiswa angkatan ” + nrp + vbCr



nrp = Mid(txtNRP.Text, iii, 1)



If nrp = 1 Then



ps = “S1”



ElseIf nrp = three Then



ps = “D3”



Else



ps = “anda tidak jelas”



End If



hasil = hasil + “Plan studi ” + ps + vbCr



nrp = Right(txtNRP.Text, 5)



hasil = hasil + “Dan anda adalah mahasiswa ke ” + nrp + ” di STIKI” + vbCr



hasil = hasil + “Benar kan?”



MsgBox hasil, vbOKOnly+vbInformation, “:: Message NRP ::”

Terminate Sub

  1. Penjelasan :

Pada baris perintah berikut :

Individual Sub cmdOK_Click()



hasil = “Halo ” + UCase(txtNama.Text) + “, kalau tidak salah anda adalah :” + vbCr



Variabel hasil menampung string “Halo ”, nama yang diinputkan pada txtNama dan cord “, kalau tidak…”. Fungsi vbCr sama dengan enter, yaitu membuat baris baru.

Pada baris perintah berikut :

nrp = Left(txtNRP.Text, 2)

hasil = hasil + “Mahasiswa angkatan ” + nrp + vbCr

Fungsi
Left
diatas mengambil 2 karakter dari kiri NRP yang diinputkan pada txtNRP. 2 karakter tersebut ditampung pada variabel
nrp. Sekarang variabel
hasil
selain menyimpan string dari baris perintah pertama, kini juga menyimpan string “Mahasiswa…”, isi variabel
nrp
dan
vbCr.

Pada baris perintah berikut:



nrp = Mid(txtNRP.Text, 3, 1)



If nrp = “1” Then



ps = “S1”



ElseIf nrp = “three” Then



ps = “D3”



Else




ps = “anda tidak jelas”



Terminate If



hasil = hasil + “Plan studi ” + ps + vbCr

Fungsi
Mid
diatas mengambil karakter NRP yang diinputkan ke-three dari kiri sebanyak 1 karakter, dan disimpan di variabel
nrp.

Jika isi variabel
nrp
adalah 1, maka variabel
ps
akan menyimpan S1, jika isi variabel
nrp
adalah three, maka variabel
ps
menyimpan D3, dan jika tidak kedua-duanya, variabel
ps
menyimpan “anda…”.

Isi variabel
hasil
akan ditambahkan dengan string “Program…”, isi variabel
ps
dan
vbCr.

Pada baris perintah berikut:



hasil = hasil + “Benar kan?”



MsgBox hasil, vbOKOnly+vbInformation, “:: Message NRP ::”

Finish Sub

Isi variabel
hasil
akan ditambahkan dengan string “Benar kan?”. String tersebut akan terletak pada baris terakhir. Seluruh isi variabel
hasil
akan ditampilkan dalam
Message Box. Perintah
vbOKOnly+vbInformation
adalah agar terdapat tombol OK saja dan terdapat
icon Information
pada
Bulletin Box. Perintah “:: Message NRP ::” adalah untuk memberi
title
pada
Message Box.

Latihan

  1. Buat
    project Standard Exe
    baru. Tambahkan komponen yang diperlukan sehingga tampak seperti gambar i.2 dibawah. Pada gambar tersebut hanya terdapat ii
    TextBox
    dan 2
    CommandButton. Sisanya adalah
    label. Untuk membuat
    label
    tampak 3 dimensi, ubah properti
    BorderStyle
    menjadi
    one-FixedSingle.



Gambar 1.2



Jalannya program untuk form diatas adalah sebagai berikut:


a.



Inputkan tanggal lahir dan tanggal sekarang pada
TextBox. Ketika
button Tampilkan
di-klik, maka usia akan muncul di seluruh
label 3D
yang kosong.


b.



Ketika
button Kosongi
di-klik maka seluruh
characterization 3D
dan
TextBox
akan kosong seperti gambar 1.2, dan kursor berada di
TextBox
tanggal lahir.

Laporan

  1. Pada frmNRP, tambahkan
    coding
    (tanpa merubah
    properties), agar txtNama hanya bisa disi huruf dan txtNRP hanya bisa diisi angka. Input untuk txtNama maksimal twenty karakter dan txtNRP maksimal eight karakter.
  2. Tambahkan coding (tanpa merubah backdrop), agar ketika pertama kali dijalankan frmNRP tampil tepat berada di tengah monitor dan hanya memiliki button close, tanpa button minimize dan restore di pojok kanan atas.
  3. Untuk mem-format susunan angka, diantaranya terdapat 0 (nol) dan #. Sebutkan perbedaan keduanya.
  4. Tuliskan beberapa sintaks format untuk tanggal dan jam.
  5. Buatlah summary untuk percobaan dan latihan yang telah dilakukan.
  6. Buat kesimpulan untuk praktikum kali ini.

MODUL V

Tujuan :

Agar mahasiswa dapat :

  1. menggunakan msFlexGrid
  2. menggunakan method additem,removeitem,clear
  3. property textarray, textmatrix,cols,rows,col,row

Persiapan :

Menjalankan program Visual Basic, mengikuti Percobaan yang diberikan sesuai dengan urutannya.
Mengerjakan Latihan-latihan yang diberikan.

Pekerjaan :

Membuat sebuah Form, menambahkan control (Microsoft Hierarchical Flex Grid Control 6.0) , merubah property, dan mengetikkan sedikit programme

Hasil :

Sebuah plan sederhana, yang menggunakan msFlexgrid untuk menampilkan data.

Pre Exam

  1. Apakah saudara tahu cara menambahkan Control tambahan pada toolbar
  2. Apakah saudara tahu tentang component Grid (DataGrid,FlexGrid)
  3. Apakah saudara tahu cara memasukkan data kedalam Filigree

Teori

Module pada Visual Bones

Visual Basic menyediakan module yang dapat digunakan untuk memuat fungsi, subrutin, konstanta, variabel dan ciptaan yang akan disediakan bagi seluruh project.

Deklarasi Variabel pada Module

Pada module anda dapat mendeklarasikan variabel dengan awalan
DIM, PRIVATE,
maupun
PUBLIC, dimana awalan
DIM
dan
PRIVATE
anda membentuk variabel Module Level (Hanya berlaku didalam pemakaian module bersangkutan), sedangkan awalan
PUBLIC
akan menghasilkan variabel Global yang akan berfungsi bagi keseluruhan Programme.

Contoh :

Dim A equally Integer
‘Variabel A adalah modul level

Private B as Integer
‘Variabel B adalah modul level

Public C as Integer
‘Variabel C dapat digunakan program


‘keseluruhan

Deklarasi Fungsi dan Sub

Sub dan part yang dideklarasikan dalam suatu module bersifat global bagi keseluruhan programme, kecuali kalau diawali dengan awalan
PRIVATE.

Contoh :

Sub Tengah(x)




10.top = (Screen.Tiptop – ten.pinnacle) / 2

End Sub

Mengenal Procedure

Procedure digunakan untuk memadatkan tugas-tugas berulang ataupun proses yang digunakan bersama, seperti perhitungan yang sering dilakukan, text dan manipulasi kontrol, serta operasi database.

Ada beberapa jenis procedure yang digunakan dalam Visual Basic

1.

Sub Procedure yang tidak mengembalikan nilai

2.

Function Process yang mengembalikan nilai

3.

Belongings Procedure yang dapat mengembalikan nilai dan diisi nilai yang mengacu pada suatu objek.

Sub Process

Syntax penulisan Sub Process

[Private|Public][Static] Sub
nama_procedure(argumen)



Pernyataan-pernyataan

Terminate Sub

Setiap kali procedure dipanggil, maka pernyataan-pernyataan yang berada di antara Sub dan Stop Sub akan dijalankan.

Argumen pada procedure adalah nilai yang akan dilewatkan saat pemanggilan procedure.

Contoh :

Sub Tengah(x)




x.Pinnacle = (Screen.Height – 10.superlative) / 2


x.Left = (Screen.Width – x.Width) / two

End Sub

Individual Sub Form_Load()




Phone call Tengah(Me)

End Sub

Part Process

Pada Visual Basic telah tersedia berbagai fungsi bawaan seperti Sqr, Cos, dan Chr, tetapi fungsi-fungsi yang tersedia tersebut bersifat umum dan kadang-kadang
tidak memenuhi
kebutuhan programmer, untuk keperluan tersebut anda dapat menciptakan fungsi-fungsi sendiri yang dikenal dengan Function Procedure.

Syntax penulisan Function Procedure

[Private|Public][Static] Function
nama_procedure(argumen) [As blazon]



Pernyataan-pernyataan

End Function

Ada tiga perbedaan antara function dan procedure

1.

Umumnya anda dapat memanggil suatu office dengan mengikut nama part sisi kanan dari argument atau ekspresi.

2.

Office memiliki type data seperti suatu variabel. Ini menentukan type yang dari nilai yang di kembalikan

3.

Nilai kembali dimasukkan ke nama function itu sendirinya, dan suatu function dapat menjadi bagian dari suatu ekspresi
yang panjang.

Contoh :

Function Bulan(x as Date) every bit string

Dim bln equally string


Select Case Month(x)




Case 1: bln = “Januari”




Case 2: bln = “Februari”




Example 3: bln = “Maret”




Case four: bln = “April”




Case 5: bln = “Mei”




Case 6: bln = “Juni”

Case 7: bln = “Juli”

Instance eight: bln = “Agustus”

Case nine: bln = “September”

Case 11: bln = “Nopember”

Case 12: bln = “Desember”


End Select


Bulan = bln

End Function



Database

Suatu database merupakan koleksi dari informasi yang berhubungan dengan subyek atau fungsi tertentu, seperti menangani nilai-nilai ujian mahasiswa. Jika database anda tidak tersimpan pada komputer, maka anda harus menangani informasi tersebut dari berbagai sumber (berkas) dan mengkoordinir serta mengorganisasinya sendiri.

Dengan menggunakan suatu Sistem Manajemen Database (DBMS) anda dapat menempatkan database anda dalam suatu file, dan mengorganisasikannya menjadi table-tabel, dan mengkoordinir data tersebut menjadi laporan dengan berbagai fasilitas seperti Form, Query, Report.

Mengenal ADO

DAO merupakan suatu Object Data Access Yang berukuran besar meliputi kemampuan Information Definition, Data Manipulation dan Database Maintenance, sedangkan pada ADO, masing-masing fungsi tersebut dipisah menjadi objek tersendiri yaitu ADOX, ADO, dan JRO.

Mengenal ADODB

ADODB merupakan data control yang disediakan Visual Basic vi.0 untuk menggantikan data control yang berbasis DAO.

Salah satu keunggulan ADODB adalah kemampuan mengakses database Access 2000 keatas (dengan menggunakan Microsoft.Jet.OLEDB.4.0), ADODB merupakan suatu jembatan antara user interface anda dengan OLEDB.

OLEDB merupakan suatu himpunan dari Component Objek Model (COM) yang menyediakan akses secara seragam ke berbagai data yang disimpan dalam format yang berbeda.

Percobaan

  1. Buat sebuah project Standard Exe baru

2.

Untuk membuat module dalam projection anda dapat menggunakan perintah
Projection, Add Module.

Sesaat setelah anda menambahkan module, maka Jendela Project Explorer akan nampak Module1

Untuk melakukan koding, anda dapat melakukan double klik pada module tersebut

iii.

Untuk mengoneksikan database dengan ADODB anda harus mereferensi kan dengan cara klik
Project, References.

Kemudian pilih
Microsoft ActiveX Information Objects ii.vii Library

4.

Membuat database dengan Access, diberi nama data.mdb. kemudian masukan database tersebut didalam binder projection Visual Basic anda.

Kemudian membuat tabular array dengan klik Create table in Pattern View

Kemudian buat table seperti berikut :

Dengan ketentuan :

Field Proper name

Data Blazon

nrp(PK)

Text(8)

Nama

Text(20)

Alamat

Text(20)

Tabel tersebut diberi nama
tmahasiswa
dan keluar dari program Access

v.

Kembali kedalam Visual Basic, kemudian mengoneksikan database yang baru dibuat dengan Visual Basic dengan menggunakan ADODB. Double klik pada
Module1

, dan ketikan koding tersebut pada
module1

Pick Explicit

Public Cn Equally New ADODB.Connexion

Public Rs As New ADODB.Recordset

Public Const Dbasefile = “data.mdb”

Public Sub buka()


If Cn.State = adStateOpen And then Cn.Shut


Cn.Way = adModeReadWrite


Cn.Open “Provider=Microsoft.jet.OLEDB.4.0; Data Source=” + _


App.Path + “\” + Dbasefile

Stop Sub

Public Sub eksekusiSQL(SQLstr As String)




Cn.Execute SQLstr

End Sub

Public Sub OpenRecordset(SQLstr Every bit Cord)


If Rs.Country = adStateOpen So Rs.Shut


Rs.Open up SQLstr, Cn, adOpenKeyset, adLockOptimistic, adCmdText

Terminate Sub

Public Sub tutup()


If Rs.State = adStateOpen And then Rs.Close


Set Rs.ActiveConnection = Naught


Ready Rs = Nothing


If Cn.Land = adStateOpen Then Cn.Close


Set Cn = Nada

End Sub


half dozen.

Buat Form seperti dibawah ini

7.

Membuka database, double klik pada grade (masuk pada effect Form_load())

Individual Sub Form_Load()




buka
‘Diambil dari procedure yang ada di module

Cease Sub

viii.

Double klik pada
cmdsimpan
untuk mengisi koding simpan information

Private Sub cmdsimpan_Click()


eksekusiSQL “INSERT INTO tmahasiswa values (‘” & _


txtnrp.Text & “‘, ” & _


“‘” & txtnama.Text & “‘, ” & _


“‘” & txtalamat.Text & “‘);”

Cease Sub

9.

Double klik pada
cmdcari
untuk mengisi koding cari information

Private Sub cmdcari_Click()


OpenRecordset “SELECT nama,alamat from tmahasiswa ” & _



where nrp = ‘” & txtnrp.Text & “‘”


If Not Rs.EOF Then


txtnama.Text = Rs.Fields!nama


txtalamat.Text = Rs.Fields!alamat


Else


MsgBox “Maaf data tidak ada!”, vbInformation, “Perhatian!”


End If

End Sub


10.

Double klik pada
cmdhapus
untuk mengisi koding hapus information

Private Sub cmdhapus_Click()




eksekusiSQL “Delete from tmahasiswa ” & _



where nrp = ‘” & txtnrp.Text & “‘;”

End Sub

xi.

Double klik pada
cmdedit
untuk mengisi koding edit data

Private Sub cmdedit_Click()


eksekusiSQL “Update tmahasiswa ” & _



gear up nama = ‘” & txtnama.Text & “‘, ” & _



alamat = ‘” & txtalamat.Text & “‘” & _



where nrp = ‘” & txtnrp.Text & “‘;”

End Sub


12.

Double klik pada
cmdlaporan

untuk mengisi koding laporan information

Private Sub cmdlaporan_Click()




Form2.Show

End Sub


xiii.

Buat Form2 seperti dibawah ini

Dengan cara :

Tambahkan komponen dengan cara tekan
Ctrl+T
kemudian pilih
Microsoft Windows Common Controls half-dozen.0 (SP6).
Pilih
Listview
di bagian Card toolbox.

14.

Kemudian tambahkan koding di Form2 dibagian event Load.

Private Sub Form_Load()

Dim ch As ColumnHeader, lv As ListItem


ListView1.View = lvwReport


Set ch = ListView1.ColumnHeaders.Add together(, , “NRP”, 1300)


Set ch = ListView1.ColumnHeaders.Add(, , “Nama”, 2000)


Prepare ch = ListView1.ColumnHeaders.Add(, , “Alamat”, 2000)


ListView1.GridLines = True


ListView1.Enabled = True


OpenRecordset “Select * from tmahasiswa;”


If Not Rs.EOF So


Do Until Rs.EOF


Ready LV = ListView1.ListItems.Add(, , Rs.Fields!nrp)



LV.SubItems(ane) = Rs.Fields!nama


LV.SubItems(2) = Rs.Fields!alamat


Rs.MoveNext


Loop


Cease If

Finish Sub


Latihan

  1. Tambahkan field di database dan program anda :
    1. Tempat/Tanggal Lahir
    2. Kota
    3. No Telp
  1. Sempurnakan program yang sudah ada tersebut, seperti mengosongkan isi form (Clear Form).

Laporan

  1. Tuliskan kegunaan dari adodb
  2. Cari di cyberspace tentang connection string pada ado, dan buatkan connection stringnya untuk bisa menghubungkan database dengan mysql (yang telah menggunakan myodbc).
  3. Buat koneksi diatas dengan menggunakan ADODC.
  4. Buatlah summary untuk percobaan dan latihan yang telah dilakukan.
  5. Buat kesimpulan untuk praktikum kali ini.

MODUL Vi

Tujuan :

Agar mahasiswa dapat menggunakan :

  1. Menggunakan module
  2. Menggunakan ADODB (menambahkan referens)
  3. Menggunakan method openconnection,openrecordset
  4. Membuat entry information dan laporan sederhana

Persiapan :

Menjalankan program Visual Bones, mengikuti Percobaan yang diberikan sesuai dengan urutannya.
Mengerjakan Latihan-latihan yang diberikan.

Pekerjaan :

Membuat sebuah Form dan module, merubah property, dan mengetikkan sedikit program

Hasil :

Sebuah program sederhana, untuk mengkoneksikan database dengan Visual Basic module

Pre Test

  1. Apakah saudara telah mengenal Visual Basic module
  2. Apakah saudara pernah menggunakan ADODB
  3. Apakah saudara mengoneksi database dengan method OpenConnection, openrecordset
  4. Apakah saudara pernah membuat entry data dan laporan sederhana

Teori

Module pada Visual Basic

Visual Bones menyediakan module yang dapat digunakan untuk memuat fungsi, subrutin, konstanta, variabel dan ciptaan yang akan disediakan bagi seluruh project.

Deklarasi Variabel pada Module

Pada module anda dapat mendeklarasikan variabel dengan awalan
DIM, Private,
maupun
PUBLIC, dimana awalan
DIM
dan
Private
anda membentuk variabel Module Level (Hanya berlaku didalam pemakaian module bersangkutan), sedangkan awalan
PUBLIC
akan menghasilkan variabel Global yang akan berfungsi bagi keseluruhan Programme.

Contoh :

Dim A as Integer
‘Variabel A adalah modul level

Private B as Integer
‘Variabel B adalah modul level

Public C as Integer
‘Variabel C dapat digunakan program


‘keseluruhan

Deklarasi Fungsi dan Sub

Sub dan function yang dideklarasikan dalam suatu module bersifat global bagi keseluruhan program, kecuali kalau diawali dengan awalan
PRIVATE.

Contoh :

Sub Tengah(x)




10.top = (Screen.Height – x.pinnacle) / ii

End Sub

Mengenal Process

Procedure digunakan untuk memadatkan tugas-tugas berulang ataupun proses yang digunakan bersama, seperti perhitungan yang sering dilakukan, text dan manipulasi kontrol, serta operasi database.

Ada beberapa jenis procedure yang digunakan dalam Visual Basic

1.

Sub Process yang tidak mengembalikan nilai

ii.

Function Procedure yang mengembalikan nilai

3.

Property Procedure yang dapat mengembalikan nilai dan diisi nilai yang mengacu pada suatu objek.

Sub Process

Syntax penulisan Sub Process

[Private|Public][Static] Sub
nama_procedure(argumen)



Pernyataan-pernyataan

End Sub

Setiap kali procedure dipanggil, maka pernyataan-pernyataan yang berada di antara Sub dan End Sub akan dijalankan.

Argumen pada process adalah nilai yang akan dilewatkan saat pemanggilan procedure.

Contoh :

Sub Tengah(x)




ten.Top = (Screen.Height – x.pinnacle) / two


x.Left = (Screen.Width – x.Width) / 2

End Sub

Private Sub Form_Load()




Call Tengah(Me)

End Sub

Function Process

Pada Visual Basic telah tersedia berbagai fungsi bawaan seperti Sqr, Cos, dan Chr, tetapi fungsi-fungsi yang tersedia tersebut bersifat umum dan kadang-kadang
tidak memenuhi
kebutuhan programmer, untuk keperluan tersebut anda dapat menciptakan fungsi-fungsi sendiri yang dikenal dengan Function Procedure.

Syntax penulisan Function Process

[Private|Public][Static] Function
nama_procedure(argumen) [As type]



Pernyataan-pernyataan

End Role

Ada tiga perbedaan antara function dan procedure

one.

Umumnya anda dapat memanggil suatu office dengan mengikut nama office sisi kanan dari argument atau ekspresi.

2.

Function memiliki type data seperti suatu variabel. Ini menentukan type yang dari nilai yang di kembalikan

three.

Nilai kembali dimasukkan ke nama office itu sendirinya, dan suatu function dapat menjadi bagian dari suatu ekspresi
yang panjang.

Contoh :

Function Bulan(x equally Engagement) as string

Dim bln as cord


Select Case Month(x)




Case 1: bln = “Januari”




Example 2: bln = “Februari”




Example 3: bln = “Maret”




Example 4: bln = “Apr”




Case 5: bln = “Mei”




Instance half-dozen: bln = “Juni”

Case vii: bln = “Juli”

Case 8: bln = “Agustus”

Case nine: bln = “September”

Case xi: bln = “Nopember”

Case 12: bln = “Desember”


End Select


Bulan = bln

End Part



Database

Suatu database merupakan koleksi dari informasi yang berhubungan dengan subyek atau fungsi tertentu, seperti menangani nilai-nilai ujian mahasiswa. Jika database anda tidak tersimpan pada komputer, maka anda harus menangani informasi tersebut dari berbagai sumber (berkas) dan mengkoordinir serta mengorganisasinya sendiri.

Dengan menggunakan suatu Sistem Manajemen Database (DBMS) anda dapat menempatkan database anda dalam suatu file, dan mengorganisasikannya menjadi table-tabel, dan mengkoordinir information tersebut menjadi laporan dengan berbagai fasilitas seperti Class, Query, Study.

Mengenal ADO

DAO merupakan suatu Object Data Access Yang berukuran besar meliputi kemampuan Data Definition, Information Manipulation dan Database Maintenance, sedangkan pada ADO, masing-masing fungsi tersebut dipisah menjadi objek tersendiri yaitu ADOX, ADO, dan JRO.

Mengenal ADODB

ADODB merupakan data command yang disediakan Visual Basic half-dozen.0 untuk menggantikan data control yang berbasis DAO.

Salah satu keunggulan ADODB adalah kemampuan mengakses database Access 2000 keatas (dengan menggunakan Microsoft.Jet.OLEDB.4.0), ADODB merupakan suatu jembatan antara user interface anda dengan OLEDB.

OLEDB merupakan suatu himpunan dari Component Objek Model (COM) yang menyediakan akses secara seragam ke berbagai data yang disimpan dalam format yang berbeda.

Percobaan

  1. Buat sebuah project Standard Exe baru

ii.

Untuk membuat module dalam projection anda dapat menggunakan perintah
Projection, Add Module.

Sesaat setelah anda menambahkan module, maka Jendela Projection Explorer akan nampak Module1

Untuk melakukan koding, anda dapat melakukan double klik pada module tersebut

iii.

Untuk mengoneksikan database dengan ADODB anda harus mereferensi kan dengan cara klik
Projection, References.

Kemudian pilih
Microsoft ActiveX Information Objects 2.vii Library

four.

Membuat database dengan Access, diberi nama data.mdb. kemudian masukan database tersebut didalam binder project Visual Basic anda.

Kemudian membuat table dengan klik Create table in Design View

Kemudian buat table seperti berikut :

Dengan ketentuan :

Field Name

Data Blazon

nrp(PK)

Text(8)

Nama

Text(twenty)

Alamat

Text(20)

Tabel tersebut diberi nama
tmahasiswa
dan keluar dari programme Access

5.

Kembali kedalam Visual Bones, kemudian mengoneksikan database yang baru dibuat dengan Visual Bones dengan menggunakan ADODB. Double klik pada
Module1

, dan ketikan koding tersebut pada
module1

Selection Explicit

Public Cn As New ADODB.Connexion

Public Rs As New ADODB.Recordset

Public Const Dbasefile = “data.mdb”

Public Sub buka()


If Cn.State = adStateOpen Then Cn.Close


Cn.Mode = adModeReadWrite


Cn.Open “Provider=Microsoft.jet.OLEDB.four.0;Information Source=”+ _


App.Path + “\” + Dbasefile

End Sub

Public Sub eksekusiSQL(SQLstr As String)




Cn.Execute SQLstr

End Sub

Public Sub OpenRecordset(SQLstr Every bit String)


If Rs.Land = adStateOpen Then Rs.Close


Rs.Open SQLstr, Cn, adOpenKeyset, adLockOptimistic, adCmdText

Terminate Sub

Public Sub tutup()


If Rs.State = adStateOpen Then Rs.Shut


Set Rs.ActiveConnection = Nix


Fix Rs = Nothing


If Cn.Country = adStateOpen Then Cn.Close


Set Cn = Aught

Terminate Sub


half-dozen.

Buat Form seperti dibawah ini

vii.

Membuka database, double klik pada form (masuk pada issue Form_load())

Private Sub Form_Load()




buka
‘Diambil dari process yang ada di module

Stop Sub

8.

Double klik pada
cmdsimpan
untuk mengisi koding simpan data

Private Sub cmdsimpan_Click()


eksekusiSQL “INSERT INTO tmahasiswa values (‘” & _


txtnrp.Text & “‘, ” & _


“‘” & txtnama.Text & “‘, ” & _


“‘” & txtalamat.Text & “‘);”

End Sub

9.

Double klik pada
cmdcari
untuk mengisi koding cari data

Individual Sub cmdcari_Click()


OpenRecordset “SELECT nama,alamat from tmahasiswa ” & _



where nrp = ‘” & txtnrp.Text & “‘”


If Non Rs.EOF Then


txtnama.Text = Rs.Fields!nama


txtalamat.Text = Rs.Fields!alamat


Else


MsgBox “Maaf data tidak ada!”, vbInformation, “Perhatian!”


End If

End Sub


10.

Double klik pada
cmdhapus
untuk mengisi koding hapus data

Private Sub cmdhapus_Click()




eksekusiSQL “Delete from tmahasiswa ” & _



where nrp = ‘” & txtnrp.Text & “‘;”

Terminate Sub

11.

Double klik pada
cmdedit
untuk mengisi koding edit data

Private Sub cmdedit_Click()


eksekusiSQL “Update tmahasiswa ” & _



set nama = ‘” & txtnama.Text & “‘, ” & _



alamat = ‘” & txtalamat.Text & “‘” & _



where nrp = ‘” & txtnrp.Text & “‘;”

Cease Sub


12.

Double klik pada
cmdlaporan

untuk mengisi koding laporan data

Private Sub cmdlaporan_Click()




Form2.Show

End Sub


13.

Buat Form2 seperti dibawah ini

Dengan cara :

Tambahkan komponen dengan cara tekan
Ctrl+T
kemudian pilih
Microsoft Windows Common Controls 6.0 (SP6).
Pilih
Listview
di bagian Carte du jour toolbox.

14.

Kemudian tambahkan koding di Form2 dibagian event Load.

Private Sub Form_Load()

Dim ch As ColumnHeader, lv As ListItem


ListView1.View = lvwReport


Set ch = ListView1.ColumnHeaders.Add(, , “NRP”, 1300)


Set ch = ListView1.ColumnHeaders.Add(, , “Nama”, 2000)


Set ch = ListView1.ColumnHeaders.Add(, , “Alamat”, 2000)


ListView1.GridLines = Truthful


ListView1.Enabled = Truthful


OpenRecordset “Select * from tmahasiswa;”


If Not Rs.EOF Then


Exercise Until Rs.EOF


Set LV = ListView1.ListItems.Add(, , Rs.Fields!nrp)


LV.SubItems(1) = Rs.Fields!nama


LV.SubItems(two) = Rs.Fields!alamat


Rs.MoveNext


Loop


Terminate If

End Sub


Latihan

  1. Tambahkan field di database dan program anda :

a.

Tempat/Tanggal Lahir

b.

Kota

c.

No Telp

  1. Sempurnakan program yang sudah ada tersebut, seperti mengosongkan isi course (Articulate Form).

Laporan

  1. Tuliskan kegunaan dari adodb
  2. Cari di internet tentang connexion cord pada ado, dan buatkan connection stringnya untuk bisa menghubungkan database dengan mysql (yang telah menggunakan myodbc).
  3. Buat koneksi diatas dengan menggunakan ADODC.
  4. Buatlah summary untuk percobaan dan latihan yang telah dilakukan.
  5. Buat kesimpulan untuk praktikum kali ini.

MODUL VII

Tujuan :

Agar mahasiswa dapat menggunakan :

  1. Menggunakan MDIForm
  2. Membuat menu
  3. Membuat laporan

Persiapan :

Menjalankan programme Visual Basic, mengikuti Percobaan yang diberikan sesuai dengan urutannya.
Mengerjakan Latihan-latihan yang diberikan.

Pekerjaan :

Membuat sebuah MDIForm dan menu, membuat laporan dengan data environment, dan mengetikkan sedikit plan

Hasil :

Sebuah program sederhana, dengan menggunakan MDIForm

Pre Test

  1. Apakah saudara telah mengenal Visual Basic MDIForm
  2. Apakah saudara pernah menggunakan bill of fare
  3. Apakah menggabungkan plan-program anda dengan menggunakan MDIForm dan menu

Teori

MDIForm

Pada Visual Basic, anda dapat mengembangkan aplikasi dengan interface sebagai berikut :



*



SDI (Unmarried Document Interface)



*



MDI (Multiple Document Interface)

Pada aplikasi SDI, setiap form merupakan course-form yang berdiri sendiri, Aplikasi SDI pada windows terdapat pada aplikasi seperti Notepad, WordPad dan Paint.

Sedangkan aplikasi seperti Microsoft Word menggunakan MDI, yaitu terdiri dari suatu MDIForm, dan didalamnya merupakan form-form anak (MDIchild).

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam penggunaan MDIForm adalah :

Didalam satu project hanya dapat terdiri dari satu MDIForm

Anda tidak dapat menempatkan kontrol-kontrol secara langsung pada MDIForm, kecuali kontrol yang memiliki properti Alignment, atau menempatkannya diatas kontainer seperti Picturebox.

Anda tidak dapat menggunakan metode pengambaran (Impress, Line, Circle, dan PSet) seperti pada form umumnya.

Percobaan

ane.

Buka plan modul Vi.

two.

Membuat suatu MDI grade

Dari menu
Insert, Pilih
Add MDI Form. (Suatu aplikasi hanya dapat terdiri dari satu MDI course)

iii.

Membuat suatu Class menjadi MDI Child

Dari properti Form tersebut, ubah nilai properti MDI Child-nya menjadi True.

4.

Menentukan StartUp Objek

Pada Menu
Tools, pilih Command Options, pilih Tab Projection, Tentukan
StartUp Object
ke MDI class yang telah ditambahkan.

Karakteristik dari MDI Form :

a.

Semua kid class tidak dapat dipindahkan keluar dari MDI Course.

b.

Ketika suatu child form diminimize, akan menjadi icon dibawah MDI Form.

c.

Anda dapat menentukan apakah child form secara otomatis ditampilkan atau tidak dengan menggunakan properti AutoShowChildren pada MDIForm.

d.

Jika pada child form ada menu, maka bill of fare akan ditampilkan pada MDIform menu.

Pada MDIform anda tidak dapat menempatkan kontrol-kontrol visible yang tidak mendukung alignment, kecuali kalau anda menempatkannya kedalam suatu kontainer seperti Picturebox, dan Toolbar. Sedangkan kontrol non-visible seperti Timer dan CommonDialog box dapat ditempatkan diatas MDIForm.

five.

Pembuatan card pada Visual Basic dapat dilakukan dengan bantuan Menu Editor yang terdapat pada Bill of fare Tools.

Pada dasarnya setiap item menu memiliki Explanation dan sebuah Nama. Anda dapat membentuk Kunci Akses dengan menggunakan tanda & (ampersand) pada Caption dari carte tersebut. Untuk membuat menu anda cukup mengetikan Caption dan Name, selanjutnya klik pada Next, dan ketikkan menu yang berikutnya, sampai selesai. Selanjutnya adalah menbuat Sub Carte dengan melakukan klik pada panah kanan dan sebaliknya. Anda dapat membuat sampai 5 Sub Menu (6 kalau termasuk Menu Utama).

6.

Pada contoh diatas akan menghasilkan carte du jour sebagai berikut :

7.

Anda dapat menggunakan tanda – (karakter hypen) untuk membuat garis pemisah antar menu pada Caption.

Sehingga akan menghasilkan menu sebagai berikut :

8.

Pada Visual Basic, anda dapat membuat menu pop up dengan memanfaatkan menu Editor untuk mendefinisikan nama kelompok carte du jour Pop Up beserta Sub Menunya, dan menonaktifkan option Visible dari kelompok menu tersebut.

Kemudian lakukan koding pada Event MouseDown pada MDIform


Individual Sub MDIForm_MouseDown(Button As Integer, Shift As Integer, 10 Every bit Single, Y As Unmarried)

If Button And vbRightButton Then



PopupMenu mnAtur

Finish If


End Sub

Sehingga kalau dilakukan klik kanan pada form akan menanpilkan suatu Pop Upwardly card yang berupa Sub Menu dari mnuAtur.

ix.

Koding lengkap yang ada didalam MDIForm.


Private Sub MDIForm_MouseDown(Button Every bit Integer, Shift As Integer, 10 As Single, Y As Single)

If Button And vbRightButton And then



PopupMenu mnAtur

End If


Cease Sub


Individual Sub mnentry_Click()







Form1.Prove


End Sub


Private Sub mnlaporan_Click()







Form2.Show


Cease Sub


Individual Sub mnuTileHorizontally_Click()







Adjust vbTileHorizontal


End Sub


Private Sub mnuTileVertically_Click()







Suit vbTileVertical


End Sub


Private Sub mnuCascade_Click()







Arrange vbCascade


Finish Sub

10.

Membuat Data Written report dengan Data Environtment.

Tambahkan Data Study dan Information Environtment didalam carte
Projection.

Sehingga muncul form untuk
Data Environtment

Dan
Data Report

xi.

Kemudian koneksi kan
Data Environtment
pada information yang telah dibuat pada modul VI, dengan cara klik kanan pada
Connection1
, pilih
properties, pilih
Microsoft Jet 4.0 OLE DB Provider, tekan tombol
Next, kemudian browse databasenya yang di pilih. Kemudian tekan tombol
Ok.

12.

Klik kanan pada
Connetion1, kemudian pilih
add Control. Klik kanan pada
Command1, kemudian pada
Database Object
pilih
Table, dan
Object Name
pilih table yang telah dibuat. Misalnya
tmahasiswa. Kemudian tekan tombol
Ok. Didalam
Command1
akan muncul fieldnya yang akan di consign kedalam Data Written report.

13.

Drag dan Drop Command1 ke dalam DataReport1 di bagian Particular atau Section1. dan akan tampak hasil seperti ini

Dan rubah
DataSource = DataEnvirontment1
dan
DataMember = Command1
didalam properties
DataReport1.

14.

Apabila di jalankan akan seperti ini

Latihan

  1. Sempurnakan programme diatas, dengan menambahkan carte untuk membuka laporan Data Study.
  2. Susunlah dengan rapi untuk mendesain DataReport.

Laporan

  1. Tuliskan kegunaan dari Information Environtment dan Data Report.
  2. Carilah di internet bagaimana menggunakan Information Environtment dan Data Report dengan cara koding.
  3. Buatlah summary untuk percobaan dan latihan yang telah dilakukan.
  4. Buat kesimpulan untuk praktikum kali ini.

Dalam Koding Visual Basic Perintah Untuk Menampilkan Sebuah Pesan Adalah

Source: https://remasjo.blogspot.com/2011/08/modul-visual-basic.html

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.