Cara Menyulam Bunga Dari Benang Wol


Unduh PDF


Unduh PDF

Berminat menyulam? Seandainya ya, riuk suatu varietas jahitan nan teristiadat Dia pelajari merupakan tusuk silang. Ini adalah teknik mengerawang lintas budaya yang kuno yang juga dikenal andai

counted cross-stitch

ataupun tusuk silang yang dihitung. Gambar-rajah di bawah ini akan menunjukkan cara seperti dikerjakan di atas kanvas plastik dengan benang sulam buat membantu Sira mengenal tekniknya.

  1. 1

    Pilihlah kain.
    Meskipun sembelih simpang mengacu pada cara menciptakan pola sulaman, dan enggak kain tertentu, namun terserah kain yang pelahap digunakan untuk tusuk cagak yaitu perca yang dikenal laksana kain Aida (strimin). Material ini memiliki
    grid
    atau boks-kotak yang jarang/jauh jaraknya sehingga berbuat jahitan tusuk simpang menjadi mudah. Kain Aida terhidang dalam bilang ukuran yang mengacu pada besaran runjam cagak yang bisa dibuat dalam matra 6,25 cm2. Pilihannya biasanya antara 11, 14, 18, dan 28.

    • Mulai merekam dengan perca Aida 11 maupun 14 tusuk paling mudah dilakukan karena ukuran ruangnya lebih besar buat membuat tusuk silang. Makin banyak total tusuknya, bertambah kecil ukuran cucuk silangnya.
    • Jika tidak ingin menggunakan kain Aida bagi tetak silang, pilihan lain yang populer adalah kejai linen alias reja
      fiddler. Semata-mata sahaja, kedua kain ini tidak memiliki urat kayu yang sepan luas seperti kain Aida bagi penyulam pemula.[1]
  2. 2

    Pilih benang.
    Potong cabang adalah kegiatan menyulam yang menyenangkan karena menawarkan kebebasan untuk penyulam, terutama dalam pilihan warna utas. Benang suji biasanya digunakan untuk menjahit tusuk silang dan tersedia dalam ratusan warna.

    • Tiap “lawe” lungsin suji terdiri dari 6 helai benang, tetapi hanya 1-3 helai yang digunakan untuk sekali menyulam tusuk silang.
    • Benang bordir tersedia n domestik warna-warna nan tidak mengilap, dandan-warni, dan metalik. Dua tipe lawai buncit kian musykil digunakan dan harganya beberapa kali lipat kian mahal daripada tipe utas tidak mengilap.
    • Apabila jarang menyulam pancung cagak dengan kenur, Anda bisa menunggangi benang berlilin alias menggunakan sedikit lilin lebah untuk melapisi benang sebelum mulai menyulam. Lapisan lilin akan melincirkan Anda memasukkan utas ke privat penyemat dan menyimpulkannya di ujung jahitan.[2]
  3. 3

    Pilih sebuah pola.
    Menyulam runjam silang yakni sesederhana menyesuaikan satu arketipe pada boks-kotak kerumahtanggaan karet. Diskriminatif pola dari gerendel atau internet, dan kumpulkan makao sulam dengan warna-corak sesuai hipotetis tersebut.

    • Sebagai pemula, Sira mudahmudahan mungkin memulai dengan tusuk silang yang sederhana. Carilah pola berdimensi kecil yang lain memiliki terlalu banyak detail dan semata-mata menggunakan 3-7 warna saja.
    • Jika bukan gemar komplet yang mutakadim cak semau, Anda boleh menunggangi pola bikinan sendiri menggunakan gambar yang Anda membeda-bedakan dengan program komputer, alias kertas kotak-kotak.
  4. 4

    Gunakan cincin bordir (ram).
    Ram adalah cincin ganda yang terbuat dari plastik, logam, atau kayu, kerjakan mengamankan posisi tikam silang ketika merekam. Lamun Anda bisa menekat tanpa perlengkapan ini, ram akan sangat mendukung, dan harganya pula tidak mahal. Menggunakan ram kecil lebih mudah semoga kainnya tidak bergerak, tetapi harus sering dipindah-pindah. Sementara itu, ram yang makin ki akbar tak terlalu kuat menggenggam kain tetapi tidak perlu berlebih sayang dipindahkan.

  1. 1

    Membeda-bedakan sebuah tulangtulangan.
    Gambar apa cuma bisa dibuat menjadi abstrak tusuk silang, tetapi gambar primitif dengan rencana yang jelas yaitu pilihan terbaik. Membeda-bedakan foto alias rangka yang sahaja memiliki tekor warna dan sedikit detail.

  2. 2

    Sesuaikan kerangka.
    Anda perlu memotong dan memperbesar gambar hingga hanya fokus puas satu penggalan tulang beragangan aslinya. Apabila Anda menggunakan program penyuntingan foto, gunakan fitur “posterize” untuk memungkirkan rencana ke n domestik bentuk-rangka yang jelas batasnya. Silih bagan menjadi hitam putih sebelum dicetak sehingga memintal warna sesuai nilainya menjadi lebih mudah.

  3. 3

    Jiplak gambar.
    Cetak rencana dan siapkan kertas kotak-kotak. Letakkan kertas kotak-kotak di atas hasil cetakan dan jiplak garis luar rancangan-rencana bagan. Cobalah untuk mewatasi jumlah detail yang Anda jiplak.

  4. 4

    Pilih warna.
    Setelah rancangan dan rajah-bentuknya terjiplak, diskriminatif 3-7 gambar kerjakan tusuk cagak. Gunakan pensil corak yang sesuai dengan rona yang Anda pilih untuk tiap tulangtulangan, dengan fokus pada pola
    grid
    dan meninggalkan garis melengkung.[3]

  5. 5

    Gunakan program komputer jinjing.
    Apabila menulis pola dengan tangan sulit cak bagi Beliau, coba gunakan program komputer yang mudah untuk mengubah rencana favorit Anda menjadi pola sembelih silang. Programa seperti “Pic 2 Pat” kontributif Anda memilih matra kamil, besaran rona, dan jumlah detail yang dimasukkan internal komplet.[4]

  1. 1

    Potong cemping dan lawai.
    Ukuran kain tergantung puas dimensi kamil yang Ia gunakan. Tiap boks boncel sreg reja pancung cabang adalah representasi berasal satu jahitan (alias satu lembaga ‘x’), dan akan dihitung mendatar untuk mendapatkan ukuran pastinya. Potong kenur sulam selingkung 90 cm kerjakan start menyuji.

    • Benang sulam lazimnya terdiri dari enam helai benang dalam satu untaian, saja biasanya hanya suatu helai yang diperlukan untuk cucuk silang. Perlahan tarik suatu helai benang dari satu untaian dan gunakan satu helai benang untuk mengerjakan tiap fragmen dari konseptual.
    • Sejumlah pola bisa jadi memerlukan kian dari satu helai rayon bakal sekali digunakan, jadi pastikan untuk mengecek pola Beliau terlebih dahulu sebelum menggunakan sehelai tali.
    • Apabila Anda kehabisan benang, jangan remang! Salah satu hal hebat intern pancung silang adalah Sira tidak bisa mengaram di mana Anda memulai/mengakhiri jahitan apabila Anda melihatnya bersumber depan. Potong saja lawe tambahan dan mulai kembali bersumber tempat terakhir menyulam.
  2. 2

    Masukkan lembar ke dalam penusuk.
    Ambil satu helai lembar sulam dan buatlah simpul di ujungnya. Basahi episode tengah simpul utas (dengan jilat maupun memperalat air) buat memudahkan menjaringkan benang ke dalam jarum. Kemudian tarik simpul, menyisakan dua ujung ekor (salah suatu ujung harus silam pendek) menjurus lubang penyemat pada sebelah yang berlawanan.

  3. 3

    Mulailah merekam pancung cagak.
    Hitung pada pola Ia jumlah boks bagi tusuk silang permulaan (rata-rata hunjam cabang yang di tengah), dan masukkan jarum dari belakang karet. Tarik benang hingga sangat, menyisakan simpul di bagian bawahnya. Kemudian silangkan rayon secara diagonal ke atas atau ke bawah, dan tarik jarum melalui simpul di bawahnya buat menghasilkan bentuk jangkar yang stabil lakukan tusuk silang.

    • Enggak kelainan apabila Anda memulai tusuk silang menjadi bentuk ‘////’ atau ‘\\\\’ selama Anda konsisten menggunakan pola ini untuk seluruh proyek Anda.
    • Dengan tiap tetak yang Beliau untuk, jahit tali di atas lawe yang longgar di belakang tiras untuk menyelesaikan tiras tusuk silang Kamu. Anju ini juga akan mengurangi probabilitas potong silang Anda magfirah karena terdorong.[5]
  4. 4

    Teruskan membuat penggal silang.
    Gunakan pola ‘x’ nan sama, kerjakan dari tengah terus keluar sampai Anda menyelesaikan pola. Setiap Anda kehabisan kenur, untuk simpul di belakang kain, dan cucuk benang baru lagi.

  5. 5

    Selesaikan potong silang.
    Detik Anda telah mengamankan pola dan sudah lalu menambahkan jahitan tepian nan bersifat opsional, buat simpul di bawah kain. Buat simpul sederhana di belakang reja, dan potong tahi kenur.[6]

  6. 6

    Cuci kejai sulaman.
    Tangan kita secara alami kotor dan berminyak, dan tentunya menciptakan menjadikan kerawangan kembali menjadi kotor. Mencuci tangan demap-sering boleh membantu meminimalkan berak pada kain, namun kotoran pada ram hampir tidak bisa dihindari. Cuci sulaman dengan hati-hati menggunakan tangan dengan sabun dan air dan biarkan tandus sendiri setelah selesai dicuci.

  1. 1

    Bakal tusuk seperempat silang.
    Pancung seperempat silang yaitu sesuai namanya, ¼ bersumber susuk ‘X’ dalam hunjam silang. Dia boleh menggunakan cucuk ini bakal membuat garis lengkung dan banyak detail. Bagi membuat tusuk ¼ simpang, jahit dari sudut satu kotak cenderung ke tengah kotak. Tusuk ini akan menghasilkan satu kaki berpangkal bentuk “X”.

  2. 2

    Bagi tusuk simpang tiga perempat.
    Tusuk ini juga gegares digunakan bagi menciptakan detail dalam pola. Tusuk ini dibuat dengan setengah cagak (satu cucuk diagonal komplit) dan tusuk seperempat silang. Akhirnya adalah “X” dengan tiga kaki bukannya empat.

  3. 3

    Ciptakan tusuk pantat.
    Lakukan menghasilkan garis lis nan solid di sekitar kerancang, gunakan satu makao benang rekam (biasanya warna hitam) dan jahit runjam belakang di selingkung garis asing paradigma. Untuk membuat tusuk belakang, buat secara vertikal dan horizontal (lain menciptakan bentuk potong ‘/’ atau ‘\’ tapi, bentuk penggal ‘|’ atau ‘_’) di selingkung buram komplet. Tarik jarum di atas kotak, dan pun berpangkal sumber akar, ulang pola ini sampai Dia menyelesaikan garis bingkai.

  4. 4

    Kerjakan simpul prancis.
    Biarpun ini bukan tusuk silang baku, namun bisa digunakan untuk menciptakan tutul boncel dalam sulaman. Untuk membuat simpul prancis, tarik utas menerobos kain. Gulungkan penusuk Anda di sekeliling lungsin 2-3 mana tahu dekat sumber akar kancah masuk benang. Masukkan penusuk ke birit kain dekat gaung asalnya, sederum menahan simpul. Tarik jarum sampai seluruh sisa benang di pantat kain bakal mengamankan simpul prancis.[7]

  • Ketika ada beberapa runjam dengan warna yang sama dalam satu baris, buat tusuk cabang sekudung untuk baris itu terlebih sangat (////), kemudian kembali dan selesaikan semua menjadi cabang (XXXX). Cara ini akan menghemat waktu, menghemat lungsin, dan menjadikan sulaman Beliau memiliki tampilan yang segeh.
  • Moga cucuk-tusuk terlihat selalu sama, untuk semua bagian dasar simpang condong ke arah nan sekufu, misalnya, berangkat pancung di kiri atas dan kemudian ke kanan radiks.
  • Pastikan Anda melihat teoretis hendaknya lain terjadi kesalahan. Apabila Anda pelik mengingat hitungan, bagi salinan komplet untuk saat menyulam, dan warnai dengan spidol atau pensil warna sehabis peti terisi bacok silang.
  • Banyak pola nan tersedia percuma di internet. Beliau kembali bisa menemukan organ lunak untuk mendesain pola sendiri, seperti PCStitch atau EasyCross.
  • Anda bisa melacak tali dengan meletakkannya internal gelondongan karton atau plastik yang banyak dijual, alias gunakan ring benang, tas benang, maupun bahkan plastik bersegel untuk menggudangkan tiap dandan. Memperbedakan cara yang sejadi buat titipan nan medium Anda bikin, dan apabila Anda suka sulaman tusuk sillang, berbelanjalah dan temukan pendirian yang sepakat untuk Engkau.

Peringatan

  • Hati-hati jangan sebatas sikat rambut jarum.

Tentang wikiHow ini

Pekarangan ini sudah lalu diakses sebanyak 375.299 kali.

Apakah artikel ini kontributif Anda?

Cara Menyulam Bunga Dari Benang Wol

Source: https://id.wikihow.com/Menyulam-Tusuk-Silang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *