Balasan Ucapan Minal Aidin Wal Faizin

Balasan Ucapan Minal Aidin Wal Faizin

Ucapan bahasa Arab tersebut adalah doa yang berarti: mudah-mudahan Allah menerima (amal ibadah) kita dan kalian.

Hari Raya Idul Fitri 2022 – Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S

TRIBUNNEWSSULTRA.COM –
Sebagian umat Islam sering mengucapkan atau menerima ucapan Taqabbalallahu Minna Wa Minkum saat Idul Fitri.

Ucapan bahasa Arab tersebut adalah doa yang berarti: Mudah-mudahan Allah menerima (amal ibadah) kita dan kalian.

Kemudian, apa jawaban yang pas untuk ucapan tersebut?

Simak penjelasan di bawah ini!

Ternyata, jika ada yang memberikan doa taqabbalallahu minna wa minkum, kita bisa menjawabnya dengan “minna wa minkum taqobbal ya karim.”

Arti kalimat tersebut kurang lebih, “Ya Allah Yang Maha Mulia terimalah amal kami.”

Sementara itu, berikut ucapan selamat Idul Fitri yang memakai doa dalam bahasa Arab:

ane. Taqabbalallahu Minna Wa Minkum Arab Pendek

Versi yang pertama adalah yang paling mudah untuk diucapkan karena pendek dan sudah familier kita dengar saat Lebaran.

تَقَبَّلَ اللَّهُ مِنَّا وَمِنْكُمْ

Taqabbalallahu minna wa minkum

Arti: Mudah-mudahan Allah menerima (amal ibadah) kita dan kalian.

Karena diucapkan selepas Ramadhan, tentu saja maksudnya berharap agar amal ibadah kita dan orang yang kita ajak bicara selama bulan Ramadhan diterima oleh Allah.

2. Taqobbalallohu Minna Wa Minkum Wataqobbal Ya Karim

Untuk versi yang agak panjang, ada juga yang menambahkan dengan mengucapkan doa lengkap.

تَقَبَّلَ اللَّهُ مِنَّا وَمِنْكُمْ وَ تَقَبَّلْ ياَ كَرِيْمُ

Taqabbalallahu minna wa minkum wa taqabbal ya kariim.

Artinya: Mudah-mudahan Allah menerima amal ibadah kita dan kamu semua, dan terimalah ya (Allah) yang maha Mulia.

iii. Taqabbalallahu Minna Wa Minkum Shiyamana Washiyamakum

تَقَبَّلَ اللَّهُ مِنَّا وَمِنْكُمْ صِيَامَنَا وَصِيَامَكُمْ

Taqabbalallahu minna wa minkum shiyamana washiyamakum

Artinya: Semoga Allah menerima kita dan kamu semua, puasa kita dan puasa kamu semua.”

4. Versi Ucapan Selamat Idul Fitri yang Panjang dan Lengkap

Ada juga yang menggunakan lafadz doa lebih panjang lagi.

تَقَبَّلَ اللَّهُ مِنَّا وَمِنْكُمْ تَقَبَّلْ ياَ كَرِيْمُ وَجَعَلَنَا اللهُ وَاِيَّاكُمْ مِنَ الْعَاءِدِيْنَ وَالْفَائِزِيْنَ

Taqabbalallaahi minnaa wa minkum taqabbal yaa kariim, wa ja’alanaallaahu wa iyyaakum minal ‘aaidin wal faaiziin

Atau versi yang paling panjang:

تَقَبَّلَ اللَّهُ مِنَّا وَمِنْكُمْ تَقَبَّلْ ياَ كَرِيْمُ وَجَعَلَنَا اللهُ وَاِيَّاكُمْ مِنَ الْعَاءِدِيْنَ وَالْفَائِزِيْنَ وَالْمَقْبُوْلِيْنَ كُلُّ عاَمٍ وَأَنْتُمْ بِخَيْرٍ

Taqabbalallaahi minnaa wa minkum taqabbal yaa kariim, wa ja’alanaallaahu wa iyyaakum minal ‘aaidin wal faaiziin wal maqbuulin kullu ‘aamin wa antum bi khair

Artinya: Semoga Allah menerima (amal ibadah) kami dan kamu, Wahai Allah Yang Maha Mulia, terimalah!

Dan semoga Allah menjadikan kami dan kamu termasuk orang-orang yang kembali dan orang-orang yang menang serta diterima (amal ibadah).

Setiap tahun semoga kamu semua senantiasa dalam kebaikan.”

Selain itu, ada juga yang menggunakan versi lain, yaitu taqabbalallahu minna wa minkum shiyamana wa shiyamakum kullu aam wa antum bikhair.

Arti Minal Aidin Wal Faizin yang Sebenarnya

Selain kalimat doa Taqabbalallahu minna wa minkum, ada satu ucapan lain yang lazim disampaikan saat Lebaran.

Tak lain kalimat Minal Aidin Wal Faaiziin yang kemudian diikuti kalimat mohon maaf lahir batin.

Banyak orang yang mengira, arti minal aidin wal faizin adalah mohon maaf lahir batin. Padahal tidak demikian.

Dosen Fakultas Ilmu Tarbiyah UIN Raden Mas Said Surakarta, Khasan Ibaidillah mengatakan, ucapan Maaf Lahir Batin yang diikuti dengan Minal Aidin Wal Faaiziin membuat sebagian orang mengira Minal Aidin Wal Faaiziin bermakna permintaan maaf.

“Menjelang Lebaran sering banyak mendapat kiriman pesan Minal Aidzin Wal Faidzin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.”

“Ini bagi sebagian orang mungkin akan berpandangan bisa jadi Mohon Maaf Lahir dan Batin adalah arti dari Minal Aidzin Wal Faidzin.”

“Nah mungkin ini ya kekurang tepatan dari ucapan Bahasa Arab kemudian kata sambung atau kalimat sambung yang digunakan.”

“Seolah-olah semakna, padahal berbeda,” kata Khasan dikutip dari Plan Oase di kanal YouTube Tribunnews.com.

Khasan menerangkan, di masa sahabat Nabi, ucapan selamat Idul Fitri diikuti dengan doa.

Adapun doa yang sering diucapkan yakni taqobalallahu minna wa minkum taqobbal ya karim.

Kemudian ucapan tersebut disambung dengan wa ja’alanaallaahu wa iyyaakum minal ‘aaidin wal faaiziin.

“Pada zaman sahabat itu memang yang lebih banyak diucapkan adalah mendoakan.”

“Sering disebutkan bahwa Taqobalallahu minna wa minkum taqobbal ya karim. Ini sebenarnya yang sering.”

“Kemudian disambung wa ja’alanaallaahu wa iyyaakum minal ‘aaidin wal faaiziin. Nah inilah kata panjangnya yang sebenarnya kalau kita tarik,” sambungnya.

Khasan melanjutkan, taqobalallahu minna wa minkum taqobbal ya karim adalah bentuk doa.

Dalam doa itu, kita mendoakan orang yang disebutkan atau yang didoakan itu.

“Taqobalallahu minna wa minkum taqobbal ya karim. Ini adalah bentuk doa di mana kita mendoakan orang yang kita sebutkan atau yang kita doakan itu.”

“Semoga amal baiknya diterima oleh Allah dan Yang Maha Karim.”

“Kemudian ja’alanaallaahu wa iyyaakum minal ‘aaidin wal faaiziin, ini adalah doa semoga kita semuanya dijadikan menjadi orang-orang yang minal ‘aaidina, orang-orang yang kembali kepada kebaikan.”

“Kembali kepada kesucian, kembali kepada fitrah. Dan wal faaiziin, itu menjadi bagian orang-orang yang beruntung,” tutur Khasan.

Jadi dapat disimpulkan bahwa ucapan minal aidin wal faizin berarti doa agar kita menjadi bagian orang-orang yang kembali kepada hal-hal yang baik, kepada kesucian dan menjadi orang yang beruntung.

“Maka sebenarnya kalau kita tarik dari minal ‘aaidin wal faaiziin ini adalah doa agar kita menjadi bagian orang-orang yang kembali kepada hal-hal yang baik.”

“Kembali menjadi orang yang lebih baik, kembali kepada kesucian, kembali kepada fitrah kita, dan semoga kita menjadi orang-orang yang beruntung di kemudian hari.”

“Makanya memang ucapan ini dengan kata sambung yang sering dipakai, seolah-olah artinya adalah mohon maaf lahir dan batin,” kata dia.

(Tribunnews.com/Sri Juliati/Faryyanida Putwiliani)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Jawaban Taqabbalallahu Minna Wa Minkum sebagai Ucapan Selamat Lebaran 2022

Balasan ucapan idul fitri minal aidin wal faizin

Gambar :
Cara Menjawab Ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1442 H atau 2021. /Pixabay/Mucahityldiz

MENGINGATKAN KEMBALI BAGAIMANA UCAPAN IDUL FITRI YANG  SESUAI SUNNAH ?

~~~~~~~~~~~

Oleh : Ust. Dr. Syafiq Riza Basalamah, M.A.

Sehubungan dengan akan datangnya Idul Fitri, sering kita dengar tersebar ucapan:

“MOHON MAAF LAHIR & BATHIN ”

Seolah-olah saat Idul Fitri hanya khusus untuk minta maaf.

Sungguh sebuah kekeliruan, karena Idul Fitri bukanlah waktu khusus untuk saling maaf memaafkan.

Memaafkan bisa kapan saja tidak terpaku dihari Idul Fitri…

Demikian Rasulullah shallallahu alaihi wasallam mengajarkan kita.

Tidak ada satu ayat Qur’an ataupun suatu Hadits yang menunjukan keharusan mengucapkan “Mohon Maaf Lahir dan Batin” disaat-saat Idul Fitri.

Satu lagi, saat Idul Fitri, yakni mengucapan :
“MINAL ‘AIDIN WAL FAIZIN”.

Arti dari ucapan tersebut adalah :
“Kita kembali dan meraih kemenangan”

KITA MAU KEMBALI KEMANA?
Apa pada ketaatan atau kemaksiatan?

Meraih kemenangan?
Kemenangan apa?

Apakah kita menang melawan bulan Ramadhan sehingga kita bisa kembali berbuat keburukan?

Satu hal lagi yang mestik dipahami, setiap kali ada yang mengucapkan
“ Minal ‘Aidin wal Faizin ”

Lantas diikuti dengan kalimat,
“ Mohon Maaf Lahir dan Batin ”.

Karena mungkin kita mengira artinya adalah kalimat selanjutnya.

Ini sungguh KELIRU luar biasa…

Coba saja sampaikan kalimat itu pada saudara-saudara seiman kita di Pakistan, Turki, Saudi Arabia atau negara-negara lain….

PASTI PADA BINGUNG….

Sebagaimana diterangkan di atas, dari sisi makna kalimat ini keliru sehingga sudah sepantasnya kita HINDARI.

Ucapan yang lebih baik dan dicontohkan langsung oleh para sahabat Rasulullah shallallahu alaihi wasallam , yaitu :

? “TAQOBBALALLAHU MINNA WA MINKUM”
(Semoga Allah menerima amalku dan amal kalian).

Jadi lebih baik, ucapan di SMS /BBM / WA,, kita :

? “Selamat Idul Fitri. Taqobbalallahu minna wa minkum “

Barakallahu Fiikum

Kewajiban kita hanya men-syiar kan selebihnya kembalikan kepada masing-masing.. Karena kita tdk bisa memberi hidayah kpd orang lain hanya Allah lah yg bisa memberi hidayah kepada hamba NYA yg IA kehendaki [⋅}

Semoga bermanfaat….

UCAPAN BALASAN SELAMAT IDUL FITRI

Sesuai dengan salah satu surat Al-Quran An-Nisa ayat 86 yang artinya:

” Apabila kamu diberi penghormatan dengan sesuatu penghormatan, maka balaslah penghormatan itu dengan yang lebih baik dari padanya, atau balaslah penghormatan itu (dengan yang serupa). Sesungguhnya Allah memperhitungankan segala sesuatu”.

Ucapan :Taqabbalallah Minna Wa Minkum

Balasan: Taqabbalallah Minna Wa Minkum (Semoga Allah menerima ibadah puasa dari kami dan darimu)

Atau dibalas dengan kalimat Allahumma Aamiin Minna Wa Minkum (Amin Ya Allah, semoga Allah menerima ibadah puasa dari kami dan darimu). Ini sesuai dengan pendapat Zainal Fikri Ibrahim melalui youtubenya.

Balasan Ucapan Minal Aidin Wal Faizin

Source: https://idkuu.com/balasan-ucapan-idul-fitri-minal-aidin-wal-faizin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.