Apa Yang Dimaksud Dengan Sumber Daya Ekonomi

Apa Yang Dimaksud Dengan Sumber Daya Ekonomi

Lihat Foto

Ilustrasi lahan pertanian.

KOMPAS.com
– Kegiatan ekonomi masyarakat merupakan kegiatan yang dilakukan masyarakat. Berbagai jenis kegiatan ekonomi dilakukan masyarakat untuk memperoleh barang dan jasa.

Dengan kegiatan ekonomi tersebut untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Dalam kegiatan ekonomi terdiri dari kegiatan produksi dan konsumsi.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBB), produksi adalah proses mengeluarkan hasil atau penghasilan.

Sementara konsumsi adalah pemakaian barang hasil produksi (bahan pakaian, makanan, dan sebagainya).

Menurut businees dictionary, kegiatan ekonomi adalah tindakan yang melibatkan produksi, distribusi dan konsumsi barang dan jasa di semua tingkatan dalam masyarakat.

Baca juga: Apa Itu Kegiatan Ekonomi?

Jenis kegiatan ekonomi masyarakat

Di Indonesia kegiatan ekonomi masyarakat beragam. Ada yang bersifat agraris dan non agraris.

Berikut jenis-jenis kegiatan ekonomi masyarakat:

Pertanian

Pertanian merupakan kegiatan produksi yang menggunakan tanah sebagai faktor utama. Hasilnya tersebut adalah bahan makanan.

Hasil yang diperoleh itu seperti padi, jagung, kacang, kedelai, sagu, atau umbi-umbian. Pertanian banyak menjadi mata pencaharian bagi masyarakat di Republic of indonesia.

Perkebunan

Dikutip situs Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan (Litbang Pertanian), perkebunan adalah segala kegiatan yang mengusahakan tanaman tertentu pada tanah atau media tumbuh lainnya dalam ekosistem yang sesuai.

Kemudian mengolah dan memasarkan barang dan jasa hasil tanaman tersebut. Lahan perkebunan adalah lahan usaha pertanian yang luas.

Biasanya terletak di daerah tropis atau subtropis. Di mana digunakan untuk menghasilkan komoditas perdagangan (pertanian) dalam skala besar dan dipasarkan ke tempat yang jauh, bukan untuk konsumsi lokal.

Hasil perkebunan itu seperti kayu, atau rotan.

Baca juga: Siapa saja Pelaku Kegiatan Ekonomi?

Peternakan

Peternakan merupakan kegiatan usaha dengan cara memelihara hewan, kemudian mengambil hasilnya dan dijual. Hasil peternakan itu seperti telur ayam, daging ayam, daging kambing,  tau susu susu sapi.

Perikanan

Perikanan merupakan kegiatan yang berhubungan dengan pengelolaan dan pemanfaatan ikan. Perikanan dapat dikelompokan seperti penangkapan ikan, pembudidayaan ikan, dan pertambakan.

Perdagangan

Perdagangan merupakan kegiatan usaha yang menyalurkan barang produksi dari produsen ke konsumen.  Barang yang dijual berbeda-beda, bisa hasil dari pertanian, perikanan, atau perkebunan.

Perindustrian

Menurut KBBI, Perindustrian adalah urusan atau segara sesuatu yang bertalian dengan industri. Industri adalah kegiatan usaha yang mengolah barang-barang mentah menjadi barang setengah jadi maupun barang jadi.

Baca juga: Ibu Kota Pindah ke Borneo Timur, Anies: Kegiatan Ekonomi Akan Tetap di Jakarta

Biasanya mereka mengolah dalam jumlah yang besar. Kemudian dijualan sendiri atau lewat perantara.

Pertambangan

Lihat Foto

ANTARA FOTO/Jojon

Kendaraan truk melakukan aktivitas pengangkutan ore nikel ke kapal tongkang di salah satu perusahaan pertambangan di Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, Rabu (6/11/2019).

Dikutip situs Badan Pusat Statistik (BPS), pertambangan adalah suatu kegiatan pengambilan endapan bahan galian berharga dan bernilai ekonomis dari dalam kulit bumi.

Baik secara mekanis maupun manual pada permukaan bumi, di bawah permukaan bumi, dan di bawah permukaan air.

Hasil kegiatan pertambangan itu seperti, minyak, gas bumi, batubara, pasir besi, bijih timah, maupun bijih emas.

Jasa

Jasa merupakan kegiatan yang memberikan layanan atau jasa. Contohnya seperti transportasi atau pariwisata. Di mana dipromosikan ke daerah luar.

Dapatkan update
berita pilihan
dan
breaking news
setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Jenis-jenis Kegiatan Ekonomi
– Dalam kehidupan sehari-hari perekonomian tak bisa dihindari oleh semua masyarakat, mulai dari membeli bahan makanan pokok, membeli pakaian, membeli alat tulis untuk sekolah, membeli seragam sekolah, dan lain-lain. Dengan kata lain, untuk memenuhi kebutuhan hidup setiap manusia selalu berhubungan dengan kegiatan ekonomi.

Kegiatan ekonomi harus dilakukan oleh semua anggota masyarakat, mulai dari masyarakat biasa hingga pemerintah. Bahkan, kegiatan ekonomi harus dijaga dengan baik supaya roda perekonomian terus berputar. Roda ekonomi yang terus berputar dengan baik bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Apa itu kegiatan ekonomi? Grameds, kegiatan ekonomi perlu untuk kita kenali supaya kita dapat berperan dalam menjaga perputaran roda perekonomian negara. Simak penjelasan tentang kegiatan ekonomi berikut ini.

Pengertian Kegiatan Ekonomi

Entah kita sadar atau tidak bahwa setiap aktivitas yang kita lakukan selalu berkaitan dengan kegiatan ekonomi. Aktivitas dari bangun tidur di pagi hari, lalu melanjutkan aktivitas bekerja atau belajar, lalu tidur di malam hari semua kegiatan itu termasuk ke dalam kegiatan ekonomi, mengapa begitu? Hal ini dikarenakan setiap manusia untuk bertahan hidup membutuhkan berbagai macam kebutuhan yang harus terpenuhi.

Kebutuhan hidup manusia ini sangat beragam, mulai dari makanan, pakaian kerja atau pakaian main, bahan bakar untuk transportasi, hingga tempat tinggal. Dalam memenuhi semua kebutuhan hidup itu, maka dibutuhkan transaksi jual beli antara pedagang dan pembeli. Dari transaksi itulah kegiatan ekonomi bisa terjadi.

Setiap kebutuhan hidup manusia berbeda-beda, maka kegiatan ekonomi yang dilakukan juga berbeda-beda. Dengan kata lain, setiap manusia melakukan kegiatan ekonomi dengan tujuan yang berbeda-beda dan disesuaikan dengan kebutuhan hidupnya.

Maka dari itu, kegiatan ekonomi adalah suatu kegiatan yang dilakukan oleh manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

Sementara itu, kegiatan ekonomi berdasarkan Business Dictionary adalah tindakan yang melibatkan produksi, distribusi, dan konsumsi barang dan jasa di semua tingkatan masyarakat.

Jadi, bisa dikatakan bahwa kegiatan ekonomi bukan hanya menyangkut tentang individu saja, tetapi menyangkut banyak hal termasuk menjaga roda perekonomian. Oleh sebab itu, sudah semestinya kalau orang-orang yang melakukan kegiatan ekonomi harus saling menjaga supaya setiap anggota masyarakat bisa hidup semakin sejahtera.

Baca juga: Pengertian Kegiatan Ekonomi

Pelaku Kegiatan Ekonomi

Dalam melaksanakan kegiatan ekonomi pastinya membutuhkan pelaku. Tanpa adanya pelaku, maka kegiatan ekonomi tidak akan berjalan dengan maksimal.

i. Rumah tangga keluarga

2. Perusahaan

3. Negara

4. Masyarakat

5. Koperasi

Jenis-Jenis Kegiatan Ekonomi

Dalam kehidupan masyarakat, kegiatan ekonomi memiliki beberapa jenis, yaitu kegiatan ekonomi konsumsi, kegiatan ekonomi produksi, dan kegiatan ekonomi distribusi.

1. Kegiatan Ekonomi Konsumsi

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) konsumsi adalah pemakaian barang hasil produksi (bahan pakaian, makanan, dan sebagainya). Kegiatan ekonomi konsumsi adalah suatu kegiatan yang di mana kita sedang memakai atau menggunakan suatu produk atau jasa yang sudah diproduksi oleh produsen. Dalam hal ini, barang atau jasa yang digunakan oleh setiap manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya dan setiap manusia akan disebut sebagai pembeli atau konsumen.

Kebutuhan hidup setiap orang biasanya akan selalu sama. Oleh karena itu, seorang konsumen akan mengonsumsi barang-barangnya secara berulang-ulang, kecuali ada kebutuhan hidup yang baru. Misalnya, rumah, pakaian (kantor, sekolah, rumah), makanan dan minuman, buku sekolah, dan lain-lain.

Hal yang perlu digarisbawahi dalam kegiatan ekonomi konsumsi adalah seorang konsumen belum tentu menjadi seorang produsen, tetapi seorang produsen sudah bisa dipastikan bahwa ia seorang konsumen. Hal ini dikarenakan seorang produsen akan menjadi konsumen ketika membeli bahan-bahan utama proses produksi. Misalnya, produsen tahu akan membeli kedelai terbaik supaya tahu yang diproduksi baik juga.

Semakin besar tingkat konsumsi pada suatu masyarakat, maka dapat menandakan bahwa masyarakat tersebut sedang mengalami kemakmuran atau kesejahteraan.

Pada dasarnya, setiap manusia ketika melakukan kegiatan konsumsi sangat disesuaikan dengan kebutuhan hidupnya, maka kegiatan konsumsi antara konsumen yang satu dengan konsumen lainnya juga berbeda.

Selain itu, ada beberapa faktor yang dapat memengaruhi tingkat konsumsi seseorang, yaitu pendapatan, harga, kebiasaan, selera, dan barang pengganti.

a. Pendapatan

Pendapatan adalah suatu hasil kerja yang didapatkan melalui pekerjaan atau tugas-tugas yang telah diselesaikan. Pendapatan ini bisa berupa upah (karyawan), sewa (ruko atau rumah yang dikontrakkan atau disewakan), dan laba (pengusaha yang meraih untung).

Jika dilihat dari bentuknya, maka pendapatan yang diterima oleh setiap orang berbeda-beda, sehingga kegiatan konsumsi setiap orang akan berbeda-beda juga. Misalnya, kebutuhan seorang pengusaha akan berbeda dengan kebutuhan seorang karyawan.

b. Harga

Sudah bukan hal asing lagi jika faktor harga sangat memengaruhi kegiatan konsumsi. Bahkan, bagi sebagian orang dalam membeli sesuatu perlu melihat faktor harga. Selain itu, faktor harga bisa menentukan target pasar dari suatu produksi barang atau jasa.

Suatu barang atau jasa yang mengalami kenaikan harga bisa menyebabkan suatu permintaan dari konsumen akan turun. Sedangkan suatu barang atau jasa yang mengalami penurunan harga bisa meningkatkan permintaan dari konsumen. Misalnya, ketika harga kedelai naik, maka harga tahu dan tempe akan ikut naik, tetapi pembeli tahu dan tempe akan berkurang.

Maka dari itu, ketika suatu produksi mengalami penurunan harga, sebaiknya konsumsi ditingkatkan. Sedangkan ketika harga naik, maka konsumsi perlu dikurangi.

c. Kebiasaan

Kebiasaan hidup seseorang bisa dipengaruhi oleh banyak faktor, mulai dari gaya hidup, lingkungan sekitar, dan kebutuhan hidupnya. Kebiasaan hidup ini bisa dikatakan bahwa dapat memengaruhi tingkat konsumsi yang berbeda-beda. Misalnya kebiasaan hidup hemat dan kebiasaan hidup boros.

Seseorang yang memiliki kebiasaan hidup boros akan meningkatkan kegiatan konsumsi. Sedangkan seseorang dengan kebiasaan hidup hemat, kegiatan konsumsi stabil atau bahkan cenderung rendah.

d. Selera

Selera individu satu dengan individu lainnya berbeda-beda. Selera yang berbeda-beda ini biasanya diakibatkan karena faktor psikologis seseorang yang bisa berubah kapan saja. Selera yang dimiliki oleh setiap orang akan memengaruhi tingkat konsumsi. Misalnya seseorang yang memiliki hobi membaca buku akan selalu berusaha untuk mencari buku-buku baru yang menarik.

Jadi, bisa disimpulkan bahwa selera seseorang akan menentukan apakah tingkat konsumsi semakin tinggi atau semakin rendah terutama yang berkaitan dengan barang dan jasa. Semakin tinggi selera individu pada suatu hal, maka tingkat konsumsi akan semakin meningkat. Sementara itu, jika semakin rendah seleran individu pada suatu hal, maka tingkat konsumsi akan semakin rendah.

due east. Barang Pengganti

Sudah bukan hal asing lagi jika ada suatu kenaikan harga pada suatu barang, maka seseorang akan menggantinya dengan barang yang lebih murah. Terjadinya hal seperti ini disebabkan karena seseorang akan mengonsumsi barang yang sesuai dengan pendapatannya.

Adanya barang pengganti ini akan memengaruhi tingkat konsumsi pada suatu barang. Singkatnya, semakin banyak orang yang memakai barang substitusi, maka semakin berkurang jumlah konsumsi barang yang disubstitusi.

two. Kegiatan Ekonomi Produksi

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, produksi adalah proses mengeluarkan hasil, penghasilan, atau pembuatan suatu barang. Oleh sebab itu, produksi dapat diartikan sebagai sebuah kegiatan yang dapat meningkatkan suatu ekonomi dengan cara membuat hasil produksi agar kebutuhan hidup manusia dapat terpenuhi.

Dalam melakukan kegiatan ekonomi produksi pasti membutuhkan pengorbanan berupa pengeluaran dana supaya dapat menghasilkan atau menciptakan barang atau jasa yang berkualitas. Barang atau jasa yang berkualitas bisa menarik perhatian konsumen supaya membeli barang atau jasa tersebut.

Sementara itu, dalam kegiatan ekonomi produksi ada yang namanya produsen Produsen biasanya ditujukan kepada orang, badan usaha, atau organisasi yang dapat menciptakan suatu barang atau jasa yang dapat digunakan oleh konsumen.

Jika kamu sudah bisa menghasilkan suatu produksi sendiri, baik barang atau jasa, maka kamu sudah bisa dikatakan sebagai seorang produsen. Misalnya ada seseorang yang sudah bisa memproduksi makanan roti yang kemudian dijual kepada teman-temannya.


Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Tingkat Produksi

Kegiatan ekonomi produksi tidak bisa dilepaskan dari yang namanya faktor-faktor produksi. Faktor-faktor produksi bisa memengaruhi naik turunnya tingkat produksi, seperti sumber daya manusia, sumber daya alam, dan sumber daya modal.

a. Sumber Daya Manusia

Dalam memproduksi barang atau jasa, tidak bisa dilepaskan dari yang namanya tenaga kerja manusia. Tenaga kerja manusia adalah kegiatan manusia yang berhubungan dengan proses produksi agar menciptakan barang atau jasa yang berkualitas. Oleh karena itu, dalam memproduksi barang atau jasa, sebaiknya menggunakan sumber daya manusia yang berkualitas.

Berdasarkan kualitasnya, sumber daya manusia dapat dikelompokkan menjadi tiga, yaitu:

1). Tenaga kerja terdidik (
skilled labour
)

Tenaga kerja terdidik adalah tenaga kerja yang mendapatkan ilmunya atau keahliannya melalui pendidikan formal atau nonformal. Misalnya psikolog, dokter, akuntan, pengacara, peneliti, dan guru.

two). Tenaga kerja terlatih (
trained labour
)

Tenaga kerja terlatih adalah tenaga kerja yang mendapatkan ilmu atau keahliannya dari hasil latihan dan pengalaman selama bekerja. Misalnya supir, teknisi, koki, montir, dan lain-lain.

iii). Tenaga kerja tak terdidik dan tak terlatih (
unskilled and untrained labour
)

Tenaga kerja tak terdidik dan tak terlatih adalah tenaga kerja yang hanya mengandalkan kemampuan jasmani dan kekuatan rohani. Misalnya kuli panggul, tukang sapu, buruh tani, pemulung, dan lain-lain.

b. Sumber Daya Alam

Tidak bisa dipungkiri bahwa sumber daya alam adalah faktor alami yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia dan menjadi faktor dari kegiatan ekonomi produksi. Dengan kata lain, kondisi alam yang baik dan berkualitas akan menghasilkan suatu produk yang baik dan berkualitas juga.

Sudah banyak barang yang dihasilkan dari sumber daya alam, mulai dari tanga, udara, air, hingga hasil tambang. Semua sumber daya alam tersebut dapat meningkatkan ekonomi masyarakat, tetapi di sisi lain bisa membuat kondisi alam menjadi rusak. Jadi, kita harus bijak dalam menggunakan sumber daya alam.

1). Sumber daya alam tanah

Sumber daya alam tanah biasanya digunakan untuk pertanian, perkebunan, bangunan pabrik, tempat tinggal, dan pembuatan jalan. Dari sumber daya alam tanah akan menghasilkan produk-produk, seperti kentang, beras, buah-buahan, perumahan, jalan tol, dan sebagainya.

2). Sumber daya alam udara

Sumber daya alam udara sangat berkaitan dengan penerbangan terutama saat membaca arah angin. Sedangkan dalam bidang pertanian, sumber daya alam udara sangat bermanfaat untuk menyesuaikan tanaman apa yang cocok ditanam di suatu wilayah.

3). Sumber daya alam air

Sumber daya alam air sering digunakan untuk menghasilkan suatu produksi, seperti pengangkutan, irigasi, dan tenaga listrik. Tenaga listrik dari sumber daya alam air sangat bermanfaat bagi kehidupan masyarakat terutama masyarakat yang belum menerima pasokan listrik.

4). Sumber Daya Modal

Dalam meningkatkan jumlah produksi dan meningkatkan kualitas produksi selalu dibutuhkan yang namanya modal. Oleh sebab itu, modal menjadi faktor dari kegiatan produksi. Misalnya seorang petani yang membutuhkan cangkul, pupuk, dan bibit untuk menghasilkan suatu produk. Dalam proses produksi, modal bisa berupa peralatan dan bahan-bahan.

Berdasarkan kegunaannya, modal dibagi menjadi dua, yaitu modal lancar dan modal tetap. Modal lancar adalah modal yang berupa barang-barang yang bisa dipakai lebih dari satu kali produksi. Misalnya tanah, mesin pabrik, gedung, dan lain-lain.

Sementara itu, modal lancar adalah modal yang berupa barang-barang yang hanya bisa dipakai satu kali dalam sekali proses produksi. Misalnya bahan bakar minyak.

Berdasarkan bentuknya, modal dibagi menjadi dua, yaitu modal konkret dan modal abstrak. Modal konkret adalah modal yang terlihat saat melakukan produksi. Contohnya berupa mesin, gedung, dan bahan baku. Sedangkan modal abstrak adalah modal yang tidak terlihat saat melakukan produksi. Contohnya berupa pengetahuan, keahlian, merek produk, dan pengetahuan.

5). Sumber Daya Pengusaha

Sumber daya pengusaha bisa dikatakan sebagai kewirausahaan. Faktor produksi yang berasal dari kewirausahaan berupa seseorang yang sudah ahli dalam menyusun kerja sama antara produksi alam, modal, dan tenaga kerja. Singkatnya, pengusaha adalah seseorang yang sudah mampu mengendalikan semua faktor kegiatan ekonomi produksi terutama dalam meningkatkan jumlah dan kualitas produk.

three. Kegiatan Ekonomi Distribusi

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, distribusi berarti penyaluran, pembagian, atau pengiriman keperluan sehari-hari kepada beberapa orang atau tempat. Singkatnya, distribusi adalah suatu kegiatan yang bertujuan untuk menyalurkan barang atau jasa dari produsen ke konsumen.

Kegiatan ekonomi distribusi biasanya dilakukan oleh lembaga atau perorangan tergantung dari kebutuhan dari setiap produsen. Lembaga atau perorangan yang melakukan kegiatan distribusi dikenal sebagai distributor.

Biasanya kegiatan distribusi yang dilakukan oleh distributor sangat beragam, seperti perdagangan, pengangkutan, dan penyimpanan.

Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Tingkat Distribusi


a. Faktor pasar

Faktor pasar sangat memengaruhi saluran distribusi terutama yang disebabkan oleh pola pembelian konsumen.


b. Faktor barang

Faktor barang sangat mempertimbangkan dari segi barang yang dilihat berdasarkan besar dan berat barang, standar barang, unit barang, barang mudah rusak atau tidak, dan cara pengemasan barang.


c. Faktor perusahaan

Faktor perusahaan sangat mempertimbangkan berbagai hal, seperti sumber dana, pelayanan yang diberikan, dan manajemen perusahaan dalam mengelola perusahaan.


d. Faktor kebiasaan dalam melakukan pembelian

Faktor kebiasaan ini sangat mempertimbangkan pembiayaan dari pengiriman barang, volume penjualan, dan kebijaksanaan produsen.

Tujuan Kegiatan Ekonomi

1. Kegiatan Ekonomi Konsumsi

Ada beberapa tujuan yang terdapat dalam kegiatan ekonomi konsumsi, yaitu:

i. Memberikan kepuasan terhadap diri sendiri

2. Menghabiskan nilai guna pada suatu barang secara bertahap

three. Menghabiskan nilai guna suatu barang sekaligus

2. Kegiatan Ekonomi Produksi

Dalam melakukan kegiatan ekonomi produksi tentunya ada tujuannya. Berikut tujuan-tujuan dari produksi

1. Menghasilkan atau menciptakan barang atau jasa yang bermanfaat bagi konsumen

two. Meningkatkan kualitas suatu barang atau jasa

3. Meningkatkan keuntungan suatu usaha supaya perusahaan dapat berkembang

4. Meningkatkan kesejahteraan masyarakat

5. Dapat membuka lapangan pekerjaan

3. Kegiatan Ekonomi Distribusi

Kegiatan ekonomi distribusi memiliki beberapa tujuan di antaranya:

1. Menyalurkan barang yang berasal dari produsen kepada konsumen dengan selamat

two. Dapat memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap suatu barang

3. Menjamin kontinuitas produksi

4. Hasil produksi dapat digunakan oleh konsumen dengan baik

Contoh Kegiatan Ekonomi

1. Kegiatan ekonomi di bidang perkebunan

Kegiatan ekonomi di bidang perkebunan biasanya berhubungan dengan kegiatan tanam menanam. Dari kegiatan tersebut akan menghasilkan suatu barang yang dapat dijual kepada konsumen. Misalnya kebun mangga, kebun sawit, dan lain-lain.

two. Kegiatan ekonomi di bidang pertanian

Kegiatan ekonomi di bidang pertanian pada umumnya tidak bisa dilepaskan dari faktor tanah. Kondisi tanah yang baik akan menghasilkan hasil produksi yang baik juga. Misalnya kentang, wortel, padi, dan lain-lain.

3. Kegiatan ekonomi di bidang industri

Kegiatan ekonomi yang bergerak di bidang industri biasanya berupa kegiatan usaha yang dilakukan oleh perorangan atau lembaga yang mengolah bahan baku menjadi barang jadi atau barang setengah jadi. Misalnya perusahaan roti.

four. Kegiatan ekonomi di bidang jasa

Kegiatan ekonomi yang bergerak di bidang jasa sangat berkaitan dengan sebuah pelayanan. Misalnya perhotelan, perbankan, asuransi, dan jasa transportasi.


Kesimpulan

Kegiatan ekonomi sangat bergantung terhadap banyak hal, mulai dari sumber daya, kondisi pasar, kondisi barang, dan letak geografis. Selain itu, kegiatan ekonomi baru akan bergerak jika para pelakunya sudah melaksanakan fungsi dan perannya secara baik. Hal terpenting dari kegiatan ekonomi adalah dapat menjalankan roda perekonomian.

Baca juga:

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien

Apa Yang Dimaksud Dengan Sumber Daya Ekonomi

Source: https://apadimaksud.com/sebutkan-4-aktivitas-ekonomi-beserta-sumber-daya-alam-yang-sesuai-yang-dimiliki-indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.