Apa Peran Sungai Mekong Bagi Negara Laos

Apa Peran Sungai Mekong Bagi Negara Laos

Republik Demokratik Rakyat Laos

ສາທາລະນະລັດ ປະຊາທິປະໄຕ ປະຊາຊົນລາວ

Sathalanalat Paxathipatai Paxaxon Lao
(Laos)

République démocratique populaire lao
(Prancis)

Bendera Laos

Bendera

{{{coat_alt}}}

Lambang

Semboyan:ສັນຕິພາບ, ເອກະລາດ, ປະຊາທິປະໄຕ, ເອກະພາບ, ວັດທະນະຖາວອນ

Santiphab, Ekalad, Paxathipatai, Ekaphab, Vaddanathavan

(Laos: “Perdamaian, Kemerdekaan, Demokrasi, Persatuan, Kemakmuran”)

Lagu kebangsaan:

ເພງຊາດລາວ

Pheng Xat Lao

(Indonesia: “Himne Nasional Laos”)

Laos (orthographic projection).svg
Perlihatkan Bumi

Location Laos ASEAN.svg
Perlihatkan peta Asean

Flag-map of Laos.svg
Perlihatkan peta Bendera

Lokasi
Laos

(hijau)

di Association of southeast asian nations

(abu-abu tua)  –  [Legenda]

Lokasi Laos
Ibu kota

(dan kota terbesar)

Vientiane



17°58′Northward
102°36′Due east


 / 

17.967°Due north 102.600°East
 /
17.967; 102.600


Bahasa resmi Lao
Bahasa yang diakui
Prancis[ane]
Bahasa yang dituturkan
  • Lao
  • Hmong
  • Khmu
  • Prancis
Kelompok etnik

(2015[2])

  • 53.two% Lao
  • 11% Khmu
  • 9.2% Hmong
  • 3.4% Phouthay
  • 3.1% Tai
  • two.v% Makong
  • two.ii% Katong
  • 2% Lue
  • 1.eight% Akha
  • xi.6% lainnya¹
Agama Buddhisme 64.seven%
Satsana Phi 31.4%
Kekristenan 1.seven%
Islam 0.8%
Lainnya 1.iii%
Demonim Lao
Laotian
Pemerintahan Kesatuan Marxis-Leninis satu partai sosialis republik konstitusional

• Sekjen Partai

dan

Presiden

Thongloun Sisoulith

• Wakil Presiden

Bounthong Chitmany

dan

Pany Yathotou

• Perdana Menteri

Phankham Viphavanh
Legislatif ສະພາແຫ່ງຊາດ
Sapha Heng Xat
Pembentukan

• Kerajaan Lan Xang

1354–1707

• Kejatuhan Lan Xang, Kerajaan Luang Phrabang, Kerajaan Vientiane, Kerajaan Champasak dan Kepangeranan Phuan

1707–1778

• Daerah taklukan Thonburi dan Siam

1778–1893

•  Perang Suksesi

1826–1828

• Indocina Prancis

1893–1949

• Menyatakan kemerdekaan

nineteen Juli 1949

• Kemerdekaan
dari Prancis

22 Oktober 1953

• Perang saudara Laos

9 Nov 1953 – 2 Desember 1975

• Kerajaan Lao people’s democratic republic dihapus

two Desember 1975

• Konstitusi saat ini

xiv Agustus 1991

• Deklarasi ASEAN

23 Juli 1997
Luas

 – Full

237,955 km2
(82)

 – Perairan (%)

2
Populasi

 – Perkiraan 2018

7.061.507[3]
[4]
(104)

 – Sensus Penduduk 2016

7.300.542[5]

 – Kepadatan

26.7/km2
(177)
PDB(KKB) 2018

 – Total

$53.752 miliar[six]

 – Per kapita

$vii,932[6]
PDB(nominal) 2018

 – Total

$18.337 miliar[6]

 – Per kapita

$2,706[6]
Gini(2012)
Steady
 36,4[7]


sedang
IPM(2019)
Steady
 0,613[eight]


sedang
 · 139
Mata uang Kip (₭)

(LAK)
Zona waktu UTC+vii (ICT)
Format tanggal dd/mm/yyyy
Lajur kemudi kanan
Kode telepon +856
Kode ISO 3166 LA
Ranah Internet .la
  1. Termasuk lebih dari 100 kelompok etnis yang lebih kecil.

Laos
(bahasa Lao people’s democratic republic:
ລາວ,
Lāo

[láːw]), secara resmi
Republik Demokratis Rakyat Lao people’s democratic republic
(bahasa Laos:
ສາທາລະນະລັດ ປະຊາທິປະໄຕ ປະຊາຊົນລາວ), adalah sebuah negara yang terkurung daratan di Asia Tenggara, yang berbatasan dengan Myanmar dan Republik Rakyat Tiongkok di sebelah barat laut, Vietnam di timur, Kamboja di selatan, dan Thailand di sebelah barat. Dari abad ke-14 hingga abad ke-xviii, negara ini disebut
Lan Xang
atau “Negeri Seribu Gajah”.[9]

Laos adalah sebuah Negara Republik yang dikelilingi oleh daratan dan terletak di bagian utara Semenanjung Indochina. Laos berasal dari kata Lan Xang yang artinya kerajaan gajah. Negara ini adalah satu-satunya Negara di kawasan Asia Tenggara yang tidak memiliki pantai. Lao people’s democratic republic pernah dijajah oleh Prancis dan memperoleh kemerdekaan pada 22 Oktober 1953 dalam bentuk kerajaan. Sejak two Desember 1975 kerajaan Laos berubah menjadi Republik Laos. Laos adalah salah satu negara komunis dengan kepala pemerintahan berupa presiden yang bernama Thongloun Sisoulith dan dibantu oleh perdana menteri yang bernama Phankam Viphavanh. Jika dilihat dari sudut pandang Geografi Politik, letak wilayah negara Laos yang tidak memiliki wilayah laut atau pantai dikenal dengan sebutan kawasan land-lock. Kondisi ini dianggap kurang menguntungkan dari segi pertahanan dan keamanan, khususnya dari serangan atau invasi bangsa lain. Negara Laos mempunyai lembah sungai subur sehingga banyak menghasilkan tanaman pertanian dan perkebunan, terutama padi, kopi, dan tembakau. Memiliki sumber-sumber tambang mineral, seperti timah, tembaga, emas, dan perak. Wilayahnya didominasi perbukitan dan pegunungan yang tertutup hutan lebat, sehingga menghasilkan kayu sebagai salah satu komoditasnya. Potensi sosial budaya terdiri atas berbagai macam suku bangsa dengan berbagai macam budayanya, masyarakatnya sebagian besar masih patuh pada tradisi, memiliki bahasa nasional, yaitu bahasa Lao. Namun dalam kehidupan sehari-hari, selain bahasa nasionalnya masyarakat juga menggunakan bahasa Thai, Inggris, dan Prancis, memiliki banyak bangunan bersejarah, terutama candi.

Laos merupakan salah satu dari lima negara komunis yang ada di dunia. Luas wilayahnya sekitar 236.800 km2 dengan jumlah penduduk sekitar half-dozen,6 juta jiwa. Bergabung dengan ASEAN sejak tahun 1997, tetapi negara yang terkurung daratan (landlocked country) ini baru membuka diri seluas-luasnya dengan negara lain pada tahun 2004. Langkah pertama yang diambil Lao people’s democratic republic dalam membuka diri adalah menarik modal asing. Lao people’s democratic republic berkali-kali merevisi undang-undang investasi asing, serta mengizinkan perusahaan asing mentransfer keuntungan keluar Lao people’s democratic republic. Investor asing juga diizinkan mendirikan perusahaan dengan modal murni atau patungan. Pemerintah Lao people’s democratic republic bahkan tidak memungut pajak terhadap perusahaan asing untuk lima tahun pertama bisnis di Laos.

Untuk meningkatkan perekonomian, Lao people’s democratic republic menetapkan beberapa zona ekonomi, meningkatkan perdagangan internasional dan meningkatkan kerja sama regional. Mata pencaharian utama penduduk Laos pada sektor pertanian. Hasil pertanian utamanya berupa padi, jagung, tembakau, kapas, kopi dan buah jeruk. Daerah pertanian umumnya berada di daerah dataran rendah terutama di tepi sungai Mekong. Sungai Mekong merupakan urat nadi perekonomian Laos yang dimanfaatkan Laos untuk menghasilkan tenaga
hydroelectric. Tenaga
hydroelectric
yang dihasilkan kemudian dijual oleh Laos ke negara tetangga seperti Vietnam dan Thailand. Pada tahun 2012, pemerintah Lao people’s democratic republic membentuk portal Laos Merchandise Eye yang memberikan informasi terkait impor dan ekspor negara tersebut. Seiring keterbukaan ekonomi yang dilakukannya, perekonomian Laos meningkat sebesar seven,1% dari tahun 2001-2010 dan diharapkan meningkat sebesar 7,vi% dari tahun 2011-2015. Bukan angka yang mustahil jika menilik pertumbuhan Gross Domestic Product (Gdp) Laos pada tahun 2012 mencapai eight,ane%.

Awal sejarah Laos didominasi oleh Kerajaan Nanzhao, yang diteruskan pada abad ke-xiv oleh kerajaan lokal Lan Xang yang berlangsung hingga abad ke-18, setelah Thailand menguasai kerajaan tersebut. Kemudian Prancis menguasai wilayah ini pada abad ke-nineteen dan menggabungkannya ke dalam Indochina Prancis pada 1893. Setelah penjajahan Jepang selama Perang Dunia II, negara ini memerdekakan diri pada 1949 dengan nama Kerajaan Laos di bawah pemerintahan Raja Sisavang Vong.

Keguncangan politik di negara tetangganya Vietnam membuat Laos menghadapi Perang Indochina Kedua yang lebih besar (disebut juga Perang Rahasia) yang menjadi faktor ketidakstabilan yang memicu lahirnya perang saudara dan beberapa kali kudeta. Pada 1975 kaum komunis Pathet Lao yang didukung Uni Soviet dan komunis Vietnam menendang pemerintahan Raja Savang Vatthana dukungan Amerika Serikat dan Prancis. Setelah mengambil alih negara ini, mereka mengganti namanya menjadi
Republik Demokratis Rakyat Laos
yang masih berdiri hingga saat ini. Laos mempererat hubungannya dengan Vietnam dan mengendurkan larangan ekonominya pada akhir dekade 1980-an dan dimasukkan ke dalam ASEAN pada 1997.

Sejarah

[sunting
|
sunting sumber]

Wilayah Laos telah dihuni manusia selama ribuan tahun. Periode pra-sejarah negara ini tidak terlalu banyak diketahui. Diperkirakan bahwa sejumlah kelompok orang yang berbeda menetap di daerah Laos sebelum abad ke-14. Pada saat itu, wilayah Laos dikendalikan oleh Kerajaan Mon dan Kekaisaran Central khmer.

Bangsa Laos modern dianggap memiliki kaitan pada Kerajaan Lan Xang yang berdiri pada pertengahan abad ke-14 dan didirikan oleh Fa Ngum. Sebelum masa tersebut, negara itu sudah dihuni oleh orang Lao, orang Monday, dan kelompok etnis lainnya. Pada abad ke-xvi, Buddhisme Theravada menjadi agama dominan.

Dimulai pada pertengahan abad ke-17, Laos mengalami penurunan kondisi ekonomi dan politik. Pada akhir abad ke-xviii, Laos yang semakin melemah akhirnya ditaklukkan negara tetangga Thailand (Siam). Pada akhir abad ke-nineteen, Prancis yang baru saja menaklukkan Vietnam bernegosiasi dengan Thailand untuk mendapatkan Laos. Pada awal abad ke-20, negara itu sepenuhnya berada di bawah kendali Prancis.

Selama Perang Dunia 2, Jepang menduduki Laos. Setelah perang selesai, bersama dengan Vietnam, Laos lantas menyatakan kemerdekaannya. Prancis merespon dengan mengirimkan tentara dan mengambil kendali wilayah lagi.

Gerakan nasionalis terus memperjuangkan kemerdekaan, sehingga pada tahun 1950 Prancis menyatakan Lao people’s democratic republic mendapatkan otonomi. Pada tahun 1954, Lao people’s democratic republic akhirnya merdeka sepenuhnya sebagai negara monarki konstitusional.

Setelah kemerdekaannya, Laos mengalami periode ketidakstabilan politik. Hal ini diperparah dengan kepentingan Amerika Serikat di wilayah itu yang membutuhkan basis untuk memerangi Vietnam. Tercatat pemerintah koalisi pertama jatuh pada tahun 1958, meskipun pemerintahan pengganti segera terbentuk, tetapi segera jatuh lagi. Lao people’s democratic republic menyatakan netralitas pada tahun 1962, saat terjadi konflik di Vietnam. Namun hal ini tidak menghentikan Amerika Serikat dan Vietnam Utara untuk membangun basis kekuatan di Laos sehingga menghancurkan sikap resmi bangsa untuk tetap netral. Meskipun Laos berusaha mempertahankan demokrasi, ketika AS menarik diri dari wilayah tersebut serta seiring kejatuhan Vietnam Selatan, negara itu diambil alih oleh faksi komunis dengan dukungan militer dari Vietnam Utara.

Pada akhir tahun 1975, raja dipaksa turun tahta dan Communist Lao People’south Autonomous Republic segera dibentuk. Pemerintahan komunis yang didukung Vietnam membuat kondisi ekonomi Lao people’s democratic republic semakin memburuk. Akhirnya, dimulai pada akhir tahun 1980-an, Lao people’s democratic republic mulai lebih membuka ekonominya dan memulai perbaikan ekonomi meskipun berjalan lambat.

Laos adalah negara berdaulat yang memiliki banyak ranjau darat belum meledak hingga ke pedesaan. Pengunjung harus berhati-hati untuk tidak meninggalkan jalur jalan aman dan memperhatikan semua tanda peringatan ranjau darat.

Beberapa atraksi utama Lao people’s democratic republic diantaranya adalah Khone Phapheng, air terjun terbesar di Asia Tenggara, Pha That Luang, sebuah kuil Buddha yang indah, dan gua-gua Pak Ou. Manifestly of Jars juga menjadi tempat yang menarik untuk dikunjungi, terutama oleh arkeolog amatir. Fitur terkenal di Plainly of Jars adalah guci batu besar yang berbobot lebih dari enam ton dan berusia sekitar 2000 tahun. Selain itu, terdapat pula ratusan guci lain yang berserakan di daerah itu dengan kegunaan yang belum diketahui pasti.

Geografi

[sunting
|
sunting sumber]

Negara Lao people’s democratic republic Secara astronomis, wilayah Lao people’s democratic republic terletak antara 14°LU – 22°LU dan antara 100°BT – 108°BT. Luas full wilayah ini mencakup 236,800 km2 dan 2% dari wilayah tersebut adalah berupa perairan.

Adapun secara geografis wilayah Negara Laos memiliki batas batas wilayah sebagai berikut:

  • Sebelah utara: Republik Rakyat Tiongkok
  • Sebelah selatan: Kamboja
  • Sebelah barat: Myanmar dan Thailand
  • Sebelah timur: Vietnam

Sedangkan secara geologis negara Lao people’s democratic republic masih termasuk dalam lempeng eurasia yang menyatukan Asia dengan Eropa.

Berdasarkan letak astronomisnya, Lao people’s democratic republic beriklim tropis dengan suhu rata-rata tahunan antara 26 C-28 C. curah hujan rata-rata a1.500 – 2.500 mm per tahun. Laos memiliki 3 musim. Musim hujan pada bulan Juni-Oktober akibat pengaruh angin musim barat daya. Musim kemarau yang sejuk terjadi pada bulan Nov – Februari karena pengaruh angin musim timur. Pada bulan Maret – Mei terjadi musim pancaroba yang kering.

Lao people’s democratic republic adalah negara yang terhimpit oleh daratan di Asia Tenggara dan diselimuti hutan lebat yang kebanyakan bergunung-gunung, di mana salah satunya yang tertinggi adalah Phou bia dengan ketinggian 2.817 m dari permukaan laut. Lao people’s democratic republic juga memiliki beberapa dataran rendah dan dataran tinggi. Sungai Mekong membentuk sebagian besar dari perbatasannya dengan Thailand, sementara rangkaian pegunungan dari Rantai Annam membentuk sebagian besar perbatasan timurnya dengan Vietnam.

  • Barisan pegunungan lipatan yang membujur dari utara ke selatan dengan puncaknya Gunung Phou Bia (2.820 chiliad)
  • Lereng pegunungan Annam di sebelah timur yang terdiri atas batu-batuan granit berbentuk kristal. Barisan pegunungan kapur terutama di bagian tengah menjadikan pemandangan yang khas di Laos.
  • Plato Bolovens (one.500 m) terdapat di bagian selatan yang merupakan batuan basalt.
  • Lembah Sungai Mekong di bagian barat merupakan daerah yang sangat subur dan menjadi pusat permukiman penduduk. Sungai Mekong mengalir hampir di seluruh wilayah Laos. Sungai Mekong bermuara di Teluk Tonkin sehingga sungai ini memiliki arti penting bagi perekonomian Laos, khususnya bagi sarana transportasi dan irigasi pertanian.

Bentang alam negara Laos bagian utara cukup luas, menyempit di bagian tengah, dan melebar kembali di bagian selatan. Bagian dalam Semenanjung Indochina memiliki topografi yang bergunung – gunung dengan hutan – hutan lebat. Lao people’s democratic republic memiliki barisan pegunungan lipatan yang membujur dari utara ke selatan, yaitu lereng barat Pegunungan Annam, Plato Bolovens, dan daerah lembah Sungai Mekong. Gunung Phou Bia merupakan gunung tertinggi di wilayah Negara Laos dengan tinggi 2.820 meter. Daerah yang berbentuk dataran terdapat di Plato Xiang Khoang.

Wilayah laos terdiri atas:

  • Batuan granit di lereng barat Pegunungan Annam
  • Batuan kapur di barisan pegunungan yang terlatak di Laos tengah
  • Batuan Basalt terdapat di Plato Bolovens (1.500 m). Selain itu Sungai Mekong juga mengalir di wilayah ini.

Iklim Negara Laos adalah tropis dengan suhu rata-rata tahunan 26 °C di utara sampai dengan 28 °C di selatan. Curah hujan di Negara ini sangat bervariasi antara 1.500 mm sampai dengan ii.500 mm per tahun.

Laos memiliki tiga musim yaitu:

  • Musim hujan yang panas, yaitu terjadi pada bulan Juli hingga bulan Oktober
  • Musim kemarau yang sejuk, yaitu terjadi pada bulan Nov hingga bulan Februari
  • Musim Pancaroba yang kering dan panas, yaitu terjadi pada bulan Maret hingga bulan Mei.

Hutan di Negara Laos sangat luas yang meliputi sekitar setengah negeri. jenis hutan tersebut ialah hutan hujan tropis, hutan bambu, dan hutan yang tercampur dengan vegetasi tropis dengan perhitungan Luas wilayah Laos adalah 236.800 km2. Sekitar lxx% wilayah Laos berbentuk pegunungan dan terdapat Gunung Bia setinggi ii.819 meter yang merupakan gunung tertinggi di negara ini. Sekitar 55 persen wilayah ini ditutupi oleh berbagai jenis hutan, Pada dasarnya sebagian besar hutan di Laos adalah tropis, biasanya terdiri dari pohon yang merontokkan daunnya pada musim kemarau. Kurang dari sepertiga hutan-hutan masih hutan fundamental. Namun hutan ini berada dalam bahaya karena penebangan yang berlebihan di sejumlah daerah seperti Selatan dan Tenggara.

Bahaya lainnya datang dalam bentuk pembukaan hutan tradisional menggunakan metode tebang dan bakar oleh suku-suku gunung etnis tertentu, terutama untuk menanam padi bukit tetapi juga jagung atau poppy. Iklim Laos adalah tropis dan dipengaruhi oleh angin musim. Musim penghujan berlangsung dari Mei hingga November, diikuti oleh musim kemarau sejak Dec sampai April. Ibu kota dan kota terbesar di Laos adalah Vientiane, kota-kota besar lain meliputi Luang Prabang, Savannakhet, dan Pakse.

Pada 1993, pemerintah mencanangkan 21% dari wilayah negara sebagai Area Konservasi Keanekaragaman Hayati Nasional (National Biodiversity Conservation Area/NBCA), yang mungkin akan dikembangkan menjadi sebuah taman nasional. Bila telah selesai, maka ia diperkirakan akan menjadi taman nasional terbaik dan terluas di Asia Tenggara.

Sejumlah spesies binatang baru telah ditemukan atau ditemukan kembali di Laos beberapa tahun terakhir. Termasuk di dalamnya kelinci Annam, saola, dan yang terbaru adalah tikus batu Laos atau
kha-nyou.

Politik

[sunting
|
sunting sumber]

Satu-satunya partai politik yang diakui di Lao people’s democratic republic adalah Partai Revolusioner Rakyat Laos (LPRP). Kepala negara adalah seorang presiden yang ditentukan oleh parlemen untuk masa jabatan 5 tahun. Kepala pemerintahan adalah seorang perdana menteri yang ditunjuk oleh presiden dengan persetujuan dari parlemen. Kebijakan pemerintahan ditentukan oleh partai melalui 9 anggota yang sangat berkuasa Politbiro dan 49 anggota Komite Pusat. Keputusan pemerintah yang penting ditentukan Dewan Menteri.

Laos menganut konstitusi baru sejak 1991. Pada tahun berikutnya, pemilu diadakan untuk 85 kursi baru Majelis Nasional yang anggotanya dipilih secara rahasia untuk masa jabatan 5 tahun. Parlemen tunggal ini diperluas sejak pemilu 1997 menjadi 99 anggota, menyetujui semua hukum baru, meskipun presidenlah yang memegang kekuasaan untuk mengeluarkan dekret yang sifatnya mengikat. Pemilu yang terbaru dilaksanakan pada Februari 2002 ketika Majelis Nasional diperluas menjadi 109 anggota.

Sisa-sisa dari kelompok etnis Hmong yang beraliansi dengan Amerika Serikat ketika Perang Vietnam terlibat dalam konflik bersenjata dengan rezim komunis Laos sejak 1975. Sehubungan dengan adanya beberapa laporan tentang penyerahan diri etnis Hmong di media internasional baru-baru ini, konflik ini sepertinya sudah agak mereda. Sebagian besar anggota etnis Hmong berbaur kembali dengan masyarakat secara damai, dan sebagian dari mereka bahkan dilaporkan meraih posisi strategis di dalam pemerintahan negara Lao people’s democratic republic.

Serangan-serangan masih terjadi secara kecil-kecilan di seluruh negeri, tetapi tidak mengarah kepada salah satu gerakan politik. Segala perbedaan pendapat di Laos dimusnahkan, sehingga informasi yang benar sulit didapat.

Pembagian administratif

[sunting
|
sunting sumber]

Laos dibagi menjadi sixteen provinsi (khoueng), 1 kotapraja* (kampheng nakhon), dan 1 daerah khusus** (khetphiset):

  1. Attapu
  2. Bokeo
  3. Borikhamxay
  4. Champassack
  5. Houaphan
  6. Khammouane
  7. Louang Namtha
  8. Louangphabang
  9. Oudomxay
  10. Phongsaly
  11. Saravane
  12. Savannakhet
  13. Vientiane *
  14. Provinsi Vientiane
  15. Xaignabouli
  16. Xaisomboun **
  17. Xekong
  18. Xiangkhoang

Ekonomi

[sunting
|
sunting sumber]

Representasi proporsional dari ekspor Lao people’s democratic republic, 2019

Perkembangan PDB per kapita Lao people’s democratic republic

Pemerintah Laos – salah satu dari sekian negara komunis yang tersisa – memulai melepas kontrol ekonomi dan mengizinkan berdirinya perusahaan swasta pada tahun 1986. Hasilnya, pertumbuhan ekonomi melesat dari sangat rendah menjadi rata-rata 6% per tahun periode 1988-2004 kecuali pada saat krisis finansial Asia yang dimulai pada 1997. Seperti negara berkembang umumnya, kota-kota besarlah yang paling banyak menikmati pertumbuhan ekonomi. Ekonomi di Vientiane, Luang Prabang, Pakxe, dan Savannakhet, mengalami pertumbuhan signifikan beberapa tahun terakhir.

Sebagian besar dari wilayahnya kekurangan infrastruktur memadai. Laos masih belum memiliki jaringan rel kereta api, meskipun adanya rencana membangun rel yang menghubungkan Vientiane dengan Thailand yang dikenal dengan Jembatan Persahabatan Thailand-Laos. Jalan-jalan besar yang meghubungkan pusat-pusat perkotaan, disebut Rute 13, telah diperbaiki secara besar-besaran beberapa tahun terakhir, tetapi desa-desa yang jauh dari jalan-jalan besar hanya dapat diakses melalui jalan tanah yang mungkin tidak dapat dilalui sepanjang tahun. Ada telekomunikasi internal dan eksternal yang terbatas, terutama lewat jalur kabel, tetapi penggunaan telepon genggam/handphone telah menyebar luas di pusat perkotaan. Listrik tidak tersedia di banyak daerah pedesaan atau hanya selama kurun waktu tertentu. Pertanian masih memengaruhi setengah dari PDB dan menyerap 80% dari tenaga kerja yang ada.

Ekonomi Lao people’s democratic republic menerima bantuan dari Imf dan sumber internasional lain serta dari investasi asing baru dalam bidang pemrosesan makanan dan pertambangan, khususnya tembaga dan emas. Pariwisata adalah industri dengan pertumbuhan tercepat di Laos. Pertumbuhan ekonomi umumnya terhambat oleh banyaknya penduduk berpendidikan yang pindah ke luar negeri akibat tidak tersedianya lapangan pekerjaan yang memadai. Pada 2005 penelitian oleh Bank Dunia melaporkan bahwa 37% dari penduduk Laos yang berpendidikan tinggal di luar negeri, menempatkan Lao people’s democratic republic pada tempat ke-v di dunia untuk kasus ini.

Akhir 2004 Laos menormalisasi hubungan dagangnya dengan Amerika Serikat, yang membuat produsen Laos mendapatkan tarif ekspor yang lebih rendah sehingga merangsang pertumbuhan ekonomi mereka dari sektor ekspor.

Pertanian

[sunting
|
sunting sumber]

Pertanian merupakan kegiatan utama di Lao people’s democratic republic utama (41% dari pendapatan negara). Hasilnya berupa: • Padi, Jagung, Tembakau (di dataran Vientiane) • Kopi (Plato Bolovens) • Kapas (di selatan) • Tanaman sampingan seperti pisang, kelapa, pepaya dll (di daerah-daerah lembah Sistem pertanian di Negara Lao people’s democratic republic sangat bergantung pada irigasi dari Sungai Mekong.

Perikanan

[sunting
|
sunting sumber]

Perikanan di negeri ini tidak memiliki arti komersial. Tangkapan ikanya berasal dari Sungai Mekong, yaitu ikan Karper dan ikan Perch. Pusat-pusat penangkapan ikan dinegara Lao people’s democratic republic adalah Vientiane, Pakxan, Savvanakhet, Thakhet, dan Hovayxay.

Kehutanan

[sunting
|
sunting sumber]

Luas Hutan di Laos kira-kira adalah 130.000 km2. Hasil hutan utama adalah kayu jati dan kayu-kayu keras lainya. Selain itu hutan di Negara Laos juga menghasilkan getah, damar, dan minyak Balsem.

Pertambangan

[sunting
|
sunting sumber]

Timah dan Bijih Besi merupakan hasil tambang utama di Laos. Laos juga memiliki sumber-sumber tambang mineral, seperti timah, tembaga, emas, dan perak, tetapi belum dapat dimanfaatkan secara maksimal, oleh karena itu ekonomi Laos menerima bantuan dari IMF dan sumber internasional lain serta dari investasi asing baru dalam bidang pemrosesan pertambangan, khususnya tembaga dan emas.

Perdagangan

[sunting
|
sunting sumber]

Negara Laos mengembangkan sektor perdagangan dengan komoditas ekspor utama berupa hasil pertanian (beras, tembakau, kopi), hasil hutan (kayu mentah, kayu olahan, dan berbagai jenis kerajinan), dan hasil tambang berupa timah. Sementara itu impor utama berupa kendaraan bermotor, mesin, dan besi baja.

Industri

[sunting
|
sunting sumber]

Kawasan hutan di Laos cukup luas dan lebat. Hal ini menjadikan hasil hutan sebagai salah satu bahan baku industri utama. Hasilnya seperti kayu jati, damar, dan kayu keras lainnya. Berbagai bentuk kegiatan industri di Laos yang memanfaatkan sumber daya hutan diantaranya industri pemotongan kayu dan pengolahan kayu. Selain itu, terdapat juga industri pengolahan bahan tambang dan pengolahan makanan

Pariwisata

[sunting
|
sunting sumber]

Pariwisata adalah industri dengan pertumbuhan tercepat di Lao people’s democratic republic. Potensi sumber daya alam yang ada di Lao people’s democratic republic belum dapat dimanfaatkan secara optimal untuk disajikan sebagai objek wisata. Oleh karena itu, pemerintah Laos cenderung mengembangkan wisata budayanya. Dewan Perdagangan dan Pariwisata Eropa menganugerahkan negara Laos sebagai “Tujuan Wisata Terbaik Dunia” tahun 2013 untuk arsitektur dan sejarah.[10]

Luang Prabang dan Vat Phou, keduanya adalah situs Warisan Dunia UNESCO. Festival besar termasuk Tahun Baru Laos dirayakan sekitar xiii-15 April dan melibatkan festival air yang serupa tetapi lebih tenang daripada di Thailand atau di negara-negara Asia Tenggara lainnya.

Transportasi

[sunting
|
sunting sumber]

Wilayahnya kekurangan infrastruktur memadai. Laos masih belum memiliki jaringan rel kereta api, meskipun adanya rencana membangun rel yang menghubungkan Vientiane dengan Thailand yang dikenal dengan Jembatan Persahabatan Thailand-Lao people’s democratic republic. Jalan-jalan besar yang menghubungkan pusat-pusat perkotaan, disebut Rute 13, telah diperbaiki secara besar-besaran beberapa tahun terakhir, tetapi desa-desa yang jauh dari jalan-jalan besar hanya dapat diakses melalui jalan tanah yang mungkin tidak dapat dilalui sepanjang tahun. Ada telekomunikasi internal dan eksternal yang terbatas, terutama lewat jalur kabel, tetapi penggunaan telepon genggam/handphone telah menyebar luas di pusat perkotaan. Alat transportasi di Laos di dominasi oleh transportasi darat.

Udara

[sunting
|
sunting sumber]

Bandar udara internasional utama di Lao people’s democratic republic adalah Bandar Udara Internasional Wattay di Vientiane dan Bandar Udara Internasional Luang Prabang, dengan Bandar Udara Internasional Pakse juga memiliki beberapa penerbangan internasional. Maskapai nasional Laos adalah Lao Airlines. Beberapa maskapai lain yang melayani negara itu termasuk Bangkok Airways, Vietnam Airlines, AirAsia, Thai Airways, dan Cathay Eastern Airlines.

Laos memiliki 52 bandara, sembilan di antaranya telah memiliki landasan pacu beraspal.

Jalanan

[sunting
|
sunting sumber]

Laos terhubung melintasi Sungai Mekong ke Thailand oleh Jembatan Persahabatan Thailand-Laos Pertama dan Kedua. Vientiane terhubung dengan Nong Khai melalui Jembatan Persahabatan Thailand-Lao people’s democratic republic Pertama. Jembatan Persahabatan Thailand-Laos Ketiga mulai dibangun pada Maret 2009 yang menghubungkan Provinsi Nakhon Phanom di timur laut Thailand dan Provinsi Khammouane di Laos dan selesai pada 11 November 2011. Jembatan Persahabatan Thailand-Laos Keempat dibuka pada 11 Desember 2013 yang menghubungkan Kunming ke Bokeo, Laos, dan Chiang Rai. Jembatan ini mengurangi waktu tempuh menjadi lima jam.

Di Lao people’s democratic republic terbentang jalan raya sepanjang total 21.716 kilometer, di mana ix.673.5 kilometer sudah terlapisi aspal, menyisakan 12.042.5 kilometer tak beraspal. Laos menggunakan arah lalu lintas kanan (RHT).

Rel

[sunting
|
sunting sumber]

Laos memiliki dua jalur kereta api: jalur kereta api Boten–Vientiane yang membentang di bagian utara dan tengah Laos, dan jalur kereta api yang menghubungkan Thanaleng dengan jaringan kereta api Thailand yang lebih pendek.

Karena geografi Laos yang mayoritas pegunungan, negara ini tidak memiliki infrastruktur kereta api yang substansial, sehingga transportasi kereta api secara tradisional tidak memainkan peran yang terlalu penting dalam sektor transportasi Laos. Namun hal ini diperkirakan akan berubah setelah dibukanya jalur kereta api Boten–Vientiane.[11]
[12]

Demografi

[sunting
|
sunting sumber]

Luas wilayah Negara 239.800 km2, Lao people’s democratic republic mempunyai penduduk yang tergolong jarang. Pada pertengahan tahun 2004, jumlah penduduk Laos hanya 5,8 juta jiwa, dengan angka kelahiran 36 dan angka kematian thirteen. Rata-rata pertumbuhan penduduk alami Laos adalah 2,3% per tahun. Diperkirakan pada tahun 2025, jumlah penduduk Laos akan mencapai 8,6 juta jiwa. Sedangkan jumlah penduduk pada tahun 2015 adalah mencapai 6,5 juta jiwa[13]

Etnis

[sunting
|
sunting sumber]

Penduduk Laos terdiri dari berbagai etnis, orang Lao hidup di tanah rendah dan dekat sungai. Orang Thai hidup di daratan tinggi, orang non khmer hidup menyebar di wilayah Laos, dan orang Meo (pendatang dari Tiongkok Selatan). Serta Yao hidup di daerah pegunungan yang merupakan pendatang dari Tiongkok Selatan. Pada tahun 1975 pemerintahan Laos berbentuk kerajaan konstitusional. Namun, setelah itu hingga sekarang, pemerintahan Lao people’s democratic republic berbentuk Republik dengan kepala Negara seorang presiden dan kepala pemerintahan dijabat oleh Perdana Menteri.

Pada akhir tahun 2015, penduduk Laos mencapai 6,4 juta jiwa dengan pertumbuhan penduduk alami rata-rata setiap tahun 2,3%. Kepadatan penduduknya adalah 23 jiwa per km2. Angka kelahiran per tahun adalah 36 sedangkan angka kematian per tahun 13 per i.000 penduduk.

Suku bangsa yang paling dominan di Lao people’s democratic republic adalah suku Lao. Berikut adalah persentase penduduk Laos berdasarkan Etnist tahun 2015:[14]

Etnis Populasi
(2015)
Full

(%)
Lao 3.427.665 53.20
Khmou 708.412 eleven.00
Hmong 595.028 9.20
Phouthay 218.108 3.40
Tai 201.576 three.ten
Makong 163.285 ii.50
Katang 144.255 two.20
Lue 126.299 2.00
Akha 112.979 1.80
Etnis Lainnya 749.153 xi.60
Laos 6.492.228 100

Agama

[sunting
|
sunting sumber]

Berdasarkan Sensus tahun 2019, dari vii.105.358 penduduk Lao people’s democratic republic, mayoritas penduduk Laos beragama Buddha dengan jumlah four.601.535 jiwa (60.50%). Penganut agama Kristen ada sekitar 708.585 jiwa (8.80%), yang umumnya dianut dari Etnis Khmou. Dari sensus tahun 2019, xxx.70% penduduk Laos tidak beragama atau mengikuti aliran kepercayaan

Budaya

[sunting
|
sunting sumber]

Wanita Laos mengenakan
sinh

Agama Theravada telah banyak memengaruhi kebudayaan Lao people’s democratic republic. Pengaruhnya dapat terlihat pada bahasa, seni, sastra, Seni tari, dll. Musik Lao people’s democratic republic didominasi oleh alat musik nasionalnya, disebut khaen (sejenis pipa bambu). Sebuah kelompok musik umumnya terdiri dari penyanyi (mor lam) dan seorang pemain khae(mor khaen) bersama pemain rebab dan pemain instrumen lain. Lam saravane adalah jenis musik terpopuler di antara musik-musik Lao people’s democratic republic, tetapi etnis Lao di Thailand telah mengembangkannya menjadi mor lam sing yang menjadi salah satu all-time-selling internasional.

Salah satu bukti penting dari kebudayaan Laos kuno terdapat di Dataran Guci.

Media

[sunting
|
sunting sumber]

Artikel utama: Media Laos

Seluruh surat kabar diterbitkan oleh pemerintah, termasuk 2 surat kabar berbahasa asing:
Vientiane Times
yang berbahasa Inggris dan
Le Rénovateur
yang berbahasa Prancis. Selain itu, Kho San Pathet Lao, kantor berita resmi Republik Demokratis Rakyat Laos, menerbitkan surat kabarnya dalam bahasa Inggris dan Prancis. Warung cyberspace yang melayani para turis umum ditemukan di pusat-pusat kota. Meski begitu, pemerintah menyensor isinya dengan ketat.

Saluran televisi satelit yang menayangkan acara televisi dari Thailand banyak ditemukan di Laos. Banyak dari rakyat Laos dapat mengakses dunia luar melalui program televisi Thailand.

Kuliner

[sunting
|
sunting sumber]

Salah satu contoh makanan khas Lao people’s democratic republic

Tigas besar masakan nasional khas Laos adalah nasi ketan,
larb, dan
som tam
(Laos: ຕຳໝາກຫຸ່ງ,
tam mak hoong). Hidangan Lao yang paling terkenal adalah
larb
(Laos: ລາບ; kadang juga disebut
laab
atau
laap), campuran pedas dari daging atau ikan yang diasinkan yang kadang-kadang mentah (disiapkan seperti
ceviche) dengan berbagai kombinasi bumbu, sayuran, dan rempah-rempah.

Masakan Laos memiliki banyak variasi tiap daerah, sebagian disesuaikan dengan makanan segar lokal di setiap wilayah. Warisan kolonial Prancis masih terlihat jelas di ibu kota Vientiane, di mana baguette (Laos: ເຂົ້າຈີ່) banyak dijual di jalanan dan di restoran Prancis umum dan populer. Baguette pertama kali diperkenalkan ketika Lao people’s democratic republic masih menjadi bagian dari Indochina Prancis.

Lihat pula

[sunting
|
sunting sumber]

  • Kesenian Lao people’s democratic republic
  • Makanan Laos
  • Seni tari dan teater Laos
  • Festival Lao people’s democratic republic
  • Musik Laos
  • Komunikasi di Lao people’s democratic republic
  • Hubungan luar negeri Laos
  • Daftar topik yang berhubungan dengan Laos
  • Daftar perusahaan Laos
  • Militer Lao people’s democratic republic
  • Transportasi di Lao people’s democratic republic

Referensi

[sunting
|
sunting sumber]


  1. ^


    “The Languages spoken in Laos”.
    Studycountry
    . Diakses tanggal
    16 September
    2018
    .





  2. ^

    http://www.cia.gov/library/publications/the-world-factbook/fields/400.html#LA

  3. ^


    Earth Population prospects – Population Partition“.
    population.united nations.org
    (dalam bahasa Inggris). Departemen Urusan Ekonomi dan Sosial Perserikatan Bangsa-Bangsa, Divisi Kependudukan. 2019. Diakses tanggal
    9 November
    2019
    .





  4. ^


    Overall total population” – Globe Population Prospects: The 2019 Revision”
    (xslx).
    population.un.org
    (Data khusus yang diperoleh melalui situs web) (dalam bahasa Inggris). Departemen Urusan Ekonomi dan Sosial Perserikatan Bangsa-Bangsa, Divisi Kependudukan. 2019. Diakses tanggal
    ix November
    2019
    .





  5. ^


    “Archived re-create”. Diarsipkan dari versi asli tanggal 13 November 2016.



  6. ^


    a




    b




    c




    d




    “Globe Economical Outlook Database, April 2018, Laos”. International monetary fund. Apr 2018. Diakses tanggal
    28 April
    2018
    .





  7. ^


    “Gini Index”. World Bank. Diakses tanggal
    two March
    2011
    .





  8. ^


    “Homo Development Indices and Indicators: 2018 Statistical update”
    (PDF). United nations Development Programme. 15 September 2018. Diakses tanggal
    15 September
    2018
    .





  9. ^


    Stuart-Fox, Martin (1998).
    The Lao Kingdom of Lan Xang: Rise and Pass up. White Lotus Printing. hlm. 49. ISBN 974-8434-33-8.





  10. ^


    “EUROPEAN COUNCIL ON TOURISM AND TRADE DELEGATION VISIT TO LAOS-World BEST TOURIST DESTINATION”.
    EUROPEAN COUNCIL ON TOURISM AND Merchandise
    . Diakses tanggal
    2022-07-thirty
    .





  11. ^


    “Transforming Lao PDR from a Land-locked to a State-linked Economy”.
    World Bank
    (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal
    2022-07-thirty
    .





  12. ^


    CNN, By Brian King. “Chinese railway could put Laos on the tourist map”.
    CNN
    (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal
    2022-07-30
    .





  13. ^

    “Results Population and Housing Cencus, 2015”

  14. ^


    “Population and Housing Cencus, 2015
    (PDF). Diarsipkan dari versi asli tanggal 2017-08-21. Diakses tanggal
    2017-10-25
    .





  15. ^

    http://www.lsb.gov.la/lsb/pdf/PHC-ENG-FNAL-Spider web.pdf

Pranala luar

[sunting
|
sunting sumber]

  • (Inggris)
    Laoconnection.com – negara, kebudayaan, info bahasa, galeri, kolom saran
  • (Inggris)
    Laos’ Portal – Direktori situs-situs Laos
  • (Inggris)
    Sticky-Rice.com Diarsipkan 2007-02-11 di Wayback Machine. – Kumpulan foto dan artikel Laos yang terus di-update
  • (Inggris)
    [i]
    [
    pranala nonaktif permanen
    ]


    – Hidroelektrik dam di Lao people’s democratic republic

  • Panduan perjalanan Laos dari Wikivoyage
  • Gnome-globe.svg
    Peta Laos di Wikimedia Atlas
  • Laos di Curlie (dari DMOZ)
  • Primary of State and Cabinet Members Diarsipkan 2020-10-17 di Wayback Machine.
  • Laos di
    CIA World Factbook.
  • State Profile at
    BBC News
  • Lao people’s democratic republic Diarsipkan 2009-02-04 di Wayback Machine. at
    UCB Libraries GovPubs
  • Laos at
    Encyclopædia Britannica
  • Laos at Tageo
Specialist
  • Laos National Tourism Assistants
  • Central Development Forecasts for Laos from International Futures
  • H2o festival – a cultural specialty of Lao people’s democratic republic
    [butuh rujukan]



Apa Peran Sungai Mekong Bagi Negara Laos

Source: https://id.wikipedia.org/wiki/Laos

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.